169169
AWILARASAWILARASKolotok, yang awalnya digunakan sebagai penanda ternak di sawah, semakin terpinggirkan seiring dengan perkembangan teknologi modern. Hilangnya bunyi kolotok tidak hanya menghapus suasana dinamis persawahan, tetapi juga mengikis identitas budaya agraris masyarakat Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi dan inovasi kolotok menjadi instrumen musik bambu baru melalui komposisi Kolotouch. Metode yang digunakan meliputi observasi, eksperimen organologi, pengukuran akustik, dan aplikasi teori teks dan konteks Pande Made Sukerta. Hasilnya adalah modifikasi kolotok menjadi Kolbam, dengan bentuk tabung bambu yang menghasilkan timbre khas sesuai ukuran rongga, serta integrasi ke dalam repertoar musik bambu modern. Karya ini membuktikan bahwa inovasi instrumen lokal dapat menghidupkan kembali nilai budaya agraris sekaligus memperkaya ekspresi musik kontemporer.
Transformasi kolotok menjadi Kolbam menunjukkan bahwa inovasi organologi dapat menjadi strategi efektif untuk menjaga keberlanjutan nilai budaya agraris di tengah perubahan sosial dan teknologi modern.Modifikasi bentuk, bahan, dan karakter akustik Kolbam tidak hanya mempertahankan bunyi identitas kolotok tradisional, tetapi juga membuka peluang pengembangan repertoar musik bambu kontemporer yang dinamis, ekspresif, dan eksperimental.Proses penciptaan karya Kolotouch membuktikan bahwa pendekatan teks dan konteks (Sukerta, 2011) dapat diimplementasikan secara komprehensif melalui eksplorasi, improvisasi, dan garap yang melibatkan pemain sebagai subjek kreatif.Dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti bambu Gigantochloa atter, Kolbam menjadi simbol revitalisasi organologi yang berakar pada kearifan lokal, tetapi relevan dalam ranah musik modern.Hasil eksperimen organologi, pengukuran akustik, dan penerapan Kolbam dalam ansambel musik bambu menegaskan pentingnya inovasi instrumen lokal sebagai bagian dari upaya pelestarian, pengembangan, dan regenerasi budaya bunyi di era kontemporer.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh inovasi instrumen lokal terhadap pelestarian budaya bunyi dan pengembangan musik kontemporer. Selain itu, dapat dieksplorasi potensi kolaborasi antara seniman musik tradisional dan kontemporer dalam menciptakan karya musik yang menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dengan idiom musikal modern. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada dampak sosial dan budaya dari inovasi instrumen lokal, seperti Kolbam, dalam konteks revitalisasi identitas dan kearifan lokal.
| File size | 620.97 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
169169 Hasilnya menunjukan bahwa film ini menunjukan bahwa semua konflik dalam kehidupan disajikan menjadi satu dan dikemas sebaik mungkin. Film ini telah menarikHasilnya menunjukan bahwa film ini menunjukan bahwa semua konflik dalam kehidupan disajikan menjadi satu dan dikemas sebaik mungkin. Film ini telah menarik
169169 Tinjauan sosiologis memperkenalkan tiga pendekatan utama untuk menjelaskan representasi pada kebudayaan—reflektif, intentional, dan konstruktivis. FilmTinjauan sosiologis memperkenalkan tiga pendekatan utama untuk menjelaskan representasi pada kebudayaan—reflektif, intentional, dan konstruktivis. Film
OJSOJS Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran ansambel musik sederhana efektif meningkatkan kerja sama siswa karena memberikan pengalaman konkret berkolaborasiPenelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran ansambel musik sederhana efektif meningkatkan kerja sama siswa karena memberikan pengalaman konkret berkolaborasi
169169 Kesenian Beluk merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Beluk merupakan seni vokal tanpa instrumen masyarakat Sunda yang memiliki ciriKesenian Beluk merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Beluk merupakan seni vokal tanpa instrumen masyarakat Sunda yang memiliki ciri
169169 Penelitian ini berupaya untuk menganalisa dan menelaah tentang instrumen angklung gantung sebagai instrumen musik yang dapat memenuhi tujuan komposisiPenelitian ini berupaya untuk menganalisa dan menelaah tentang instrumen angklung gantung sebagai instrumen musik yang dapat memenuhi tujuan komposisi
169169 Fokus karya adalah Over Range yang terdapat dalam vokal Nandong, Over Range disini yaitu merupakan suatu unsur vokal yang dipaksa hingga melewati batasFokus karya adalah Over Range yang terdapat dalam vokal Nandong, Over Range disini yaitu merupakan suatu unsur vokal yang dipaksa hingga melewati batas
169169 Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur, dengan pencarian sumber dari database akademik seperti Google Scholar, menggunakan kata kunci SisingaanMetode yang digunakan adalah tinjauan literatur, dengan pencarian sumber dari database akademik seperti Google Scholar, menggunakan kata kunci Sisingaan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Pelaku utama dari transmisi kelentangan ialah para pemusiknya, sedangkan kontennya yang utama adalah kelentangan itu sendiri sebagai praktik musikal. KelentanganPelaku utama dari transmisi kelentangan ialah para pemusiknya, sedangkan kontennya yang utama adalah kelentangan itu sendiri sebagai praktik musikal. Kelentangan
Useful /
169169 Tujuan pelaksanaan untuk memeriahkan hari raya Idul Fitri, dilakukan selama tiga sampai empat malam berturut-turut oleh kaum laki-laki berusia 15 sampaiTujuan pelaksanaan untuk memeriahkan hari raya Idul Fitri, dilakukan selama tiga sampai empat malam berturut-turut oleh kaum laki-laki berusia 15 sampai
169169 Strategi ini digunakan untuk melegitimasi dominasinya terhadap kelas di bawahnya dalam konteks arena sosial. Relasi kekuasaan ini bekerja secara halusStrategi ini digunakan untuk melegitimasi dominasinya terhadap kelas di bawahnya dalam konteks arena sosial. Relasi kekuasaan ini bekerja secara halus
UMAUMA Analisis menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurusan akta kelahiran meningkat seiring usia produktif dan tingkat pendidikan,Analisis menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurusan akta kelahiran meningkat seiring usia produktif dan tingkat pendidikan,
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Secara tekstual data dianalisis berdasarkan konsep estetika yang meliputi harmoni dan orkestrasi yang menyangkut penyajian formasi instrumen. Konsep iniSecara tekstual data dianalisis berdasarkan konsep estetika yang meliputi harmoni dan orkestrasi yang menyangkut penyajian formasi instrumen. Konsep ini