UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalTujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil dari implementasi Program Pendidikan Berbasis Kesadaran (consciousness based education) dalam membentuk karakter siswa di SMA Negeri Bali Mandara, menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan Program CBE dalam membentuk karakter siswa di SMA Negeri Bali Mandara, serta mendeskripsikan solusi alternatif yang dirancang mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan Program CBE , sehingga mampu memperkuat dampak positif dan meminimalisasi dampak negatif terhadap pembentukan karakter siswa di SMA Negeri Bali Mandara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam proses analisis data secara kualitatif menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Hubermen yaitu langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan melalui Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan Program Pendidikan Berbasis Kesadaran (Consciousness-Based Education) telah terlaksana sejak tahun 2012. Dalam mendukung keberhasilan program ini terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu Transcendental Meditation dan Kesamaptaan yang telah berhasil diterapkan hingga sekarang dalam membentuk karakter peserta didik terkhusus kelas X di SMAN Bali Mandara, selain itu terdapat faktor-faktor bahwa Program Consciousness-Based Education didukung komitmen sekolah, sarana memadai, dan pendampingan intensif, program menghadapi hambatan berupa adaptasi awal peserta didik, keterbatasan konsentrasi, dan kepadatan jadwal. Dalam menghadapi hambatan tersebut terdapat solusi alternatif yang telah dirancang dan dijalankan berupa orientasi awal, penataan jadwal, dan penguatan pendampingan yang telah terbukti dalam meningkatkan efektivitas pembentukan karakter peserta didik kelas X di SMAN Bali Mandara. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi satuan pendidikan, khususnya sekolah berasrama, dalam mengimplementasikan Program Pendidikan Berbasis Kesadaran (Consciousness-Based Education) untuk memperkuat pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa.
Program Consciousness-Based Education (CBE) di SMA Negeri Bali Mandara telah dilaksanakan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan berasrama.Program ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan kesadaran diri, seperti Transcendental Meditation ™, TM Sidhi, Yogic Flying, kesamaptaan, serta kegiatan pembiasaan lainnya yang mendukung pembentukan karakter siswa.Hasil implementasi Program CBE menunjukkan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek disiplin, tanggung jawab, pengendalian diri, dan kesadaran sosial.Meskipun pada siswa kelas X masih ditemukan kendala dalam proses adaptasi dan konsistensi penerapan nilai karakter, program ini secara bertahap mampu membentuk karakter siswa secara holistik melalui pengalaman langsung dan pembiasaan berkelanjutan.Keberhasilan pelaksanaan Program CBE didukung oleh komitmen pimpinan sekolah, peran aktif guru dan pembina asrama, sistem boarding school yang kondusif, serta budaya sekolah yang berorientasi pada kesadaran diri.
Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji Program Consciousness-Based Education dengan pendekatan yang lebih beragam, seperti metode campuran (mixed methods) yang mengombinasikan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian lanjutan juga dapat difokuskan pada pengukuran dampak kuantitatif CBE terhadap variabel karakter tertentu, seperti tingkat disiplin, tanggung jawab, atau pengendalian diri siswa, menggunakan instrumen skala sikap atau angket terstandar. Selain itu, penelitian komparatif antarjenjang kelas atau antar sekolah berasrama dan non-berasrama juga dapat dilakukan untuk memperoleh gambaran efektivitas Program CBE secara lebih luas dan objektif.
| File size | 369.51 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
DIGINUSDIGINUS Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha dan pekerja produksi, lalu dianalisisMetode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha dan pekerja produksi, lalu dianalisis
JELEJELE Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi yang dilakukan terhadap kemampuan siswa untuk berpikir kreatif melalui penerapan PjBL yang diterapkan pada mataBerdasarkan hasil penelitian dan evaluasi yang dilakukan terhadap kemampuan siswa untuk berpikir kreatif melalui penerapan PjBL yang diterapkan pada mata
YAYASANBHZYAYASANBHZ Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan, yang berdampak positif terhadap pemahaman materi pelajaran. OlehHasil analisis menunjukkan bahwa siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan, yang berdampak positif terhadap pemahaman materi pelajaran. Oleh
UNRAMUNRAM Kebijakan ini mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah, namun perlu diimbangi pengelolaanKebijakan ini mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah, namun perlu diimbangi pengelolaan
UNRAMUNRAM Penelitian dilakukan di SD Negeri 060809 Medan Kota dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. AnalisisPenelitian dilakukan di SD Negeri 060809 Medan Kota dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis
UNRAMUNRAM Ketika anak-anak dilindungi secara berlebihan, mereka mungkin tidak memiliki kesempatan untuk belajar menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan sendiri.Ketika anak-anak dilindungi secara berlebihan, mereka mungkin tidak memiliki kesempatan untuk belajar menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan sendiri.
UNIGAUNIGA Populasi penelitian terdiri 1. 962 mustahik/orang pada 42 kecamatan di seluruh Kabupaten Garut dengan teknik penarikan sampel non probability samplingPopulasi penelitian terdiri 1. 962 mustahik/orang pada 42 kecamatan di seluruh Kabupaten Garut dengan teknik penarikan sampel non probability sampling
UMMAUMMA Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Keristen Pelita Kasih Makassar melaluiPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Keristen Pelita Kasih Makassar melalui
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Secara nyata, penggunaan gawai yang berlebihan merusak tatanan manajemen waktu mahasiswa, memicu kebiasaan menunda-nunda tugas akademik (prokrastinasiSecara nyata, penggunaan gawai yang berlebihan merusak tatanan manajemen waktu mahasiswa, memicu kebiasaan menunda-nunda tugas akademik (prokrastinasi
UNDIKSHAUNDIKSHA Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, buku, dan artikelMetode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, buku, dan artikel
UNRAMUNRAM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan. Tantangan utama yang dihadapi dalam tingkat dasar adalah kurangnya pendidikan kewirausahaan di pengalamanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan. Tantangan utama yang dihadapi dalam tingkat dasar adalah kurangnya pendidikan kewirausahaan di pengalaman
UNRAMUNRAM Uji t‑pasangan menunjukkan nilai signifikan (sig = 0,001), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan akhir menunjukkanUji t‑pasangan menunjukkan nilai signifikan (sig = 0,001), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan akhir menunjukkan