UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalIdeologi negara Pancasila memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, dalam konteks modernisasi, pemaknaan nilai-nilai Pancasila kerap bersifat normatif dan belum sepenuhnya dikaitkan dengan kearifan lokal masyarakat adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal masyarakat Dayak dalam membentuk identitas dan karakter nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang membahas budaya Dayak, struktur sosial, ritual, serta keterkaitannya dengan lima sila Pancasila. Hasil analisis menunjukkan bahwa spiritualitas masyarakat Dayak yang menghormati keseimbangan alam memiliki kesesuaian dengan nilai Pancasila pada sila Ketuhanan dan Kemanusiaan. Selain itu, praktik handep, kerja sama komunal, serta mekanisme distribusi sumber daya yang adil mencerminkan prinsip keadilan sosial yang telah diwariskan secara turun-temurun. Temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Dayak dapat berperan sebagai dasar kontekstual dalam memperkuat Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa serta memperkokoh identitas nasional di tengah tantangan modernisasi.
Kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak, seperti spiritualitas yang berorientasi pada keseimbangan alam, musyawarah adat, gotong royong, serta mekanisme keadilan berbasis pemulihan sosial, memiliki kesesuaian yang kuat dengan nilai-nilai Pancasila.Kesesuaian tersebut dapat dipahami melalui dimensi filosofis, historis, dan yuridis, sehingga memperlihatkan bahwa Pancasila dapat dipandang tidak terlepas dari nilai-nilai lokal Nusantara yang telah hidup dan berkembang dalam praktik sosial masyarakat adat.Secara teoritis, kajian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai Pancasila dengan menempatkan kearifan lokal Dayak sebagai sumber nilai yang relevan dalam pembentukan identitas dan karakter bangsa.Temuan ini menujukkan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar normatif negara, tetapi juga sebagai ideologi yang hidup dan kontekstual, yang tercermin dalam nilai-nilai yang dipraktikkan oleh masyarakat adat.Dari sisi praktis, hasil kajian ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal ke dalam pendidikan karakter serta kebijakan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika modernisasi.
Untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa di tengah tantangan modernisasi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan pendidikan karakter yang mengintegrasikan kearifan lokal Dayak secara kontekstual. Selain itu, diperlukan kebijakan yang lebih berpihak pada perlindungan masyarakat adat dan wilayah adat sebagai bagian dari pelestarian identitas nasional. Penelitian empiris atau studi lapangan yang lebih mendalam juga dapat dilakukan untuk memperkaya perspektif mengenai hubungan antara kearifan lokal dan ideologi Pancasila, serta strategi-strategi konkret dalam mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter generasi muda.
| File size | 313.72 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISUNKRIS Pemerintah mengharapkan agar bantuan sosial Covid-19 dapat tersalurkan dengan benar dan terarah, sehingga terwujudnya sila ke-5 Pancasila, yaitu KeadilanPemerintah mengharapkan agar bantuan sosial Covid-19 dapat tersalurkan dengan benar dan terarah, sehingga terwujudnya sila ke-5 Pancasila, yaitu Keadilan
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Mekanisme kajian kritis ini dapat diambil dari semangat filsafat Al-Hikmah Al-Mutaalliyah yang digagas filsuf Muslim bernama Mulla Sadra. Cara filsuf tersebutMekanisme kajian kritis ini dapat diambil dari semangat filsafat Al-Hikmah Al-Mutaalliyah yang digagas filsuf Muslim bernama Mulla Sadra. Cara filsuf tersebut
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Di era Revolusi Industri 4. 0, diharapkan notaris dapat merespons digitalisasi tanpa mengesampingkan tanggung jawab dan tugas profesi. Notaris tetap bertanggungDi era Revolusi Industri 4. 0, diharapkan notaris dapat merespons digitalisasi tanpa mengesampingkan tanggung jawab dan tugas profesi. Notaris tetap bertanggung
UINSUNAUINSUNA Investasi strategis, kemitraan multisektoral, dan kebijakan pendukung krusial untuk menerapkan kurikulum kompetensi secara berkelanjutan. Pendekatan kolaboratifInvestasi strategis, kemitraan multisektoral, dan kebijakan pendukung krusial untuk menerapkan kurikulum kompetensi secara berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif
UNAIUNAI Dengan merujuk pada teolog-teolog utama seperti Gustavo Gutiérrez, Leonardo Boff, dan Jon Sobrino, penelitian ini menganalisis penggunaan narasi alkitabiah—khususnyaDengan merujuk pada teolog-teolog utama seperti Gustavo Gutiérrez, Leonardo Boff, dan Jon Sobrino, penelitian ini menganalisis penggunaan narasi alkitabiah—khususnya
UNDWIUNDWI Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menggali berbagai teori dan hasil penelitian terkait. Temuan utamaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menggali berbagai teori dan hasil penelitian terkait. Temuan utama
AMSIRAMSIR Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif yuridis dengan analisis peraturan dan literatur untuk menilai bagaimana sistem hukum Indonesia meresponsPenelitian ini menggunakan pendekatan normatif yuridis dengan analisis peraturan dan literatur untuk menilai bagaimana sistem hukum Indonesia merespons
UNSURUNSUR Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, untuk dapatPasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, untuk dapat
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, buku, dan artikelMetode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, buku, dan artikel
UMGUMG Penelitian ini mengadopsi Metode Soft Systems (SSM) untuk mengembangkan model kolaboratif bank sampah berkelanjutan. Melalui wawancara, observasi, danPenelitian ini mengadopsi Metode Soft Systems (SSM) untuk mengembangkan model kolaboratif bank sampah berkelanjutan. Melalui wawancara, observasi, dan
UNSURUNSUR Dalam Pasal 18 ayat (1) peraturan ini, rehabilitasi mencakup tiga jenis. rehabilitasi psikiatri untuk pemulihan mental, rehabilitasi sosial untuk kembalinyaDalam Pasal 18 ayat (1) peraturan ini, rehabilitasi mencakup tiga jenis. rehabilitasi psikiatri untuk pemulihan mental, rehabilitasi sosial untuk kembalinya
UNSURUNSUR Faktor utama masyarakat belum memiliki legalitas formal adalah minimnya pemahaman tentang proses pengurusan dan tempat untuk mendaftar. Setelah kegiatan,Faktor utama masyarakat belum memiliki legalitas formal adalah minimnya pemahaman tentang proses pengurusan dan tempat untuk mendaftar. Setelah kegiatan,