DRIYARKARADRIYARKARA
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAMatteo Ricci adalah salah seorang misionaris Kristen terpenting di Tiongkok, karena membuat terobosan berupa metode akomodasi yang akan menjadi paradigma kultural yang memengaruhi sejarah relasi antara Tiongkok dan Barat. Pengaruh Ricci terhadap kebudayaan Tiongkok sangat dalam karena ia memperkenalkan astronomi, matematika, kartografi, dan bidang ilmu lainnya. Ia membantu penyebaran Kristianitas di Tiongkok lewat jalan ilmu pengetahuan serta lewat dialog berdasarkan persahabatan tulus. Artikel ini mendiskusikan karya Ricci yang menandai sejarah evangelisasi di Tiongkok dengan menyoroti kontribusinya dalam bidang sains dan dengan menelisik metode akomodasi beserta spiritualitas penginjilannya yang berakar pada perjumpaan interkultural yang membuahkan transformasi mendalam dalam kehidupan pribadinya. Mengingat Gereja Katolik telah secara resmi mengakui keutamaan-keutamaan heroik Matteo Ricci serta telah memulai proses kanonisasinya, penting kiranya merefleksikan kontribusi misionaris Yesuit ini dalam hal dialog antara Tiongkok dan Barat.
Matteo Ricci menjadi contoh penting dalam inkulturasi dan evangelisasi Tiongkok.Sebagai promotor akomodasi, ia dapat dianggap sebagai pendahulu Konsili Vatikan II dan tokoh penting bagi misi Kristen serta sejarah hubungan lintas budaya dengan Tiongkok.Empat ratus tahun setelah kematianya, karya dan misinya tetap menjadi warisan berharga bagi kehadiran Kristen di Tiongkok, yang masih dipelajari dan dikembangkan hingga kini.Estimasi Ricci terhadap kebudayaan Tiongkok melalui pengungkapan Tuhan—sebagaimana Ricci percaya—merupakan contoh besar bagi inkulturasi modern dan sikap Gereja terhadap semua budaya dan agama.Upaya Ricci untuk meningkatkan dialog dengan kebudayaan dan agama Tiongkok—terutama Konfusianisme—menjadi inspirasi dan contoh bagi teologi agama modern serta dialog antaragama, meskipun beberapa pandangan saat ini tidak selaras dengan pendekatan Gereja terhadap agama lain, terutama setelah Konsili Vatikan II.
1. Menganalisis efektivitas strategi akomodasi Ricci dalam misi lintas budaya modern dengan fokus pada adaptasi pesan agama dalam konteks budaya lokal. 2. Menjelajahi pengaruh filsafat Konfusianisme terhadap interpretasi teologis Ricci dan bagaimana hal ini memengaruhi pendekatan inkulturasi Kristen di Tiongkok. 3. Meneliti peran karya Ricci dalam membentuk dialog antaragama kontemporer antara Kristen dan agama-agama Timur, dengan mengeksplorasi potensi kolaborasi kreatif antara tradisi keagamaan yang berbeda untuk memperkuat pemahaman saling.
| File size | 322.01 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
DRIYARKARADRIYARKARA Berpikir merupakan dialog batin yang meneliti dan meluruhkan keyakinan yang tidak ditanyakan, sehingga memberikan ruang bagi pembentukan nilai moral. KetiadaanBerpikir merupakan dialog batin yang meneliti dan meluruhkan keyakinan yang tidak ditanyakan, sehingga memberikan ruang bagi pembentukan nilai moral. Ketiadaan
DRIYARKARADRIYARKARA Lewat pendekatan fenomenologis ia memandang manusia sebagai makhluk yang mampu membuat permulaan baru, kemampuan yang disebutnya natalitas. Berbeda dariLewat pendekatan fenomenologis ia memandang manusia sebagai makhluk yang mampu membuat permulaan baru, kemampuan yang disebutnya natalitas. Berbeda dari
DRIYARKARADRIYARKARA Penelitian ini menunjukkan bahwa diskursus teologis mengenai kepribadian digital menuntut fondasi yang lebih kokoh daripada sekadar pendekatan fungsionalPenelitian ini menunjukkan bahwa diskursus teologis mengenai kepribadian digital menuntut fondasi yang lebih kokoh daripada sekadar pendekatan fungsional
DRIYARKARADRIYARKARA Ditemukan bahwa penerapan hermeneutika Ricoeur menurut Zimmerman dapat memetakan dinamika linguistik dari perayaan liturgi yang memungkinkan tranformasiDitemukan bahwa penerapan hermeneutika Ricoeur menurut Zimmerman dapat memetakan dinamika linguistik dari perayaan liturgi yang memungkinkan tranformasi
DRIYARKARADRIYARKARA Through his phenomenological examination of experiences such as nausea, fatigue, pain, and aging, Levinas exposes the ever-present threat of the “ilThrough his phenomenological examination of experiences such as nausea, fatigue, pain, and aging, Levinas exposes the ever-present threat of the “il
DRIYARKARADRIYARKARA Tujuan makalah ini adalah untuk merespons tantangan relativis yang diajukan terhadap pandangan Alasdair MacIntyre tentang rasionalitas praktis. MakalahTujuan makalah ini adalah untuk merespons tantangan relativis yang diajukan terhadap pandangan Alasdair MacIntyre tentang rasionalitas praktis. Makalah
DRIYARKARADRIYARKARA Dengan 566 responden, hasil menunjukkan bahwa 74,2 % menerima pribadi homoseksual namun menolak hubungan seksual sesama jenis, 14,5 % menerima keduaDengan 566 responden, hasil menunjukkan bahwa 74,2 % menerima pribadi homoseksual namun menolak hubungan seksual sesama jenis, 14,5 % menerima kedua
DRIYARKARADRIYARKARA Pendekatan progresif ini membuat otoritas guru dipertanyakan, karena dianggap terlalu tradisional dan tidak relevan lagi. Artikel ini ingin menelusuriPendekatan progresif ini membuat otoritas guru dipertanyakan, karena dianggap terlalu tradisional dan tidak relevan lagi. Artikel ini ingin menelusuri
Useful /
DRIYARKARADRIYARKARA This research has outlined Michael Sandels communitarianism as an alternative answer to the question. For Sandel, the crisis is rooted in the practiceThis research has outlined Michael Sandels communitarianism as an alternative answer to the question. For Sandel, the crisis is rooted in the practice
DRIYARKARADRIYARKARA Levinas menempatkan pemertanyaan ini pada gagasan metafisika seperti hasrat terhadap Yang Tak Terbatas yang membawa kepada rasa tanggung jawab terhadapLevinas menempatkan pemertanyaan ini pada gagasan metafisika seperti hasrat terhadap Yang Tak Terbatas yang membawa kepada rasa tanggung jawab terhadap
DRIYARKARADRIYARKARA Hasil analisis menunjukkan bahwa pertukaran hadiah antara Paulus dan Lidia menegaskan prinsip resiprositas namun tidak bersifat eksploitasi, karena berlangsungHasil analisis menunjukkan bahwa pertukaran hadiah antara Paulus dan Lidia menegaskan prinsip resiprositas namun tidak bersifat eksploitasi, karena berlangsung
DRIYARKARADRIYARKARA Artikel ini bertujuan menjelaskan kesamaan proporsional dan cara memahami ketidaksamaan perlakuan yang muncul dalam teori keadilan Aristoteles. Salah satuArtikel ini bertujuan menjelaskan kesamaan proporsional dan cara memahami ketidaksamaan perlakuan yang muncul dalam teori keadilan Aristoteles. Salah satu