DRIYARKARADRIYARKARA
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAArtikel ini menganalisis kisah pertemuan Paulus dan Lidia (Kis. 16:13-15) sebagai contoh praktik pertukaran hadiah timbal balik. Penelitian menggunakan pendekatan ilmu sosial dengan menerapkan repertoar pertukaran hadiah dari dunia Yunani-Romawi kuno untuk menginterpretasikan teks Alkitab. Dari repertoar yang tersedia, konsep χάρις dipilih sebagai kerangka analisis karena menggambarkan pertukaran yang melibatkan pemberian dan penerimaan dengan rasa syukur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertukaran hadiah antara Paulus dan Lidia menegaskan prinsip resiprositas namun tidak bersifat eksploitasi, karena berlangsung dalam konteks grac kristus. Kesimpulan menegaskan bahwa pertukaran tersebut memperkuat hubungan sebagai saudara seiman dalam Kristus, serta menegaskan pentingnya memberi dan menerima dengan rasa syukur dalam komunitas Kristen awal.
Pertukaran hadiah antara Paulus dan Lidia menegaskan prinsip resiprositas dalam konteks grac kristus, memperkuat hubungan saudara seiman, serta menegaskan pentingnya memberi dan menerima dengan rasa syukur dalam komunitas Kristen awal.
Saran penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan (1) membandingkan pola pertukaran hadiah antara Paulus dan Lidia dengan contoh lain dalam Perjanjian Baru, seperti pertukaran raja-raja atau patron-klien, untuk melihat konsistensi konsep agradia dalam konteks kultural berbeda; (2) menganalisis dampak sosial ekonomi pertukaran hadiah di antara komunitas Kristen awal, dengan meneliti catatan arkeologis dan dokumentasi liturgi untuk melihat seberapa luas mekanisme ini berfungsi dalam memperkuat jaringan sosial; dan (3) melakukan studi lintas disiplin antara teologi, antropologi ekonomi, dan studi gender untuk menjelaskan bagaimana konsep grac mempengaruhi dinamika status dan identitas perempuan dalam komunitas Kristen awal, sehingga dapat memperkaya pemahaman tentang peran perempuan sebagai aktor pertukaran sosial dan spiritual.
- Paul’s Intentional ‘Thankless Thanks’ in Philippians 4.10-20 * - David Briones, 2011.... doi.org/10.1177/0142064X11415319PaulAos Intentional AoThankless ThanksAo in Philippians 4 10 20 David Briones 2011 doi 10 1177 0142064X11415319
- Spiritual generosity: Biblical hospitality in the story of Lydia (Acts 16:14–16, 40) - Jody B.... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0091829618794942Spiritual generosity Biblical hospitality in the story of Lydia Acts 16 14Ae16 40 Jody B journals sagepub doi 10 1177 0091829618794942
- Cut from the same cloth: A study of female patrons in Luke–Acts and the Roman Empire - Amanda C.... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0034637317705104Cut from the same cloth A study of female patrons in LukeAeActs and the Roman Empire Amanda C journals sagepub doi 10 1177 0034637317705104
- DOI Name 10.25278 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 33z crossref email support... doi.org/10.25278DOI Name 10 25278 Values doi name values index type timestamp data hs serv 33z crossref email support doi 10 25278
| File size | 625.56 KB |
| Pages | 32 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUJAUNUJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kepemimpinan transformasional perempuan mencakup idealized influence dengan teladan feminis berbasis nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kepemimpinan transformasional perempuan mencakup idealized influence dengan teladan feminis berbasis nilai
UMTSUMTS Paradigma mengenai perempuan hanya berkaitan dengan urusan sumur, kasur, dan dapur telah berubah menjadi perempuan dapat ikut terlibat dalam ranah publikParadigma mengenai perempuan hanya berkaitan dengan urusan sumur, kasur, dan dapur telah berubah menjadi perempuan dapat ikut terlibat dalam ranah publik
UKIMUKIM Di dalam hutan dan tanah adatlah mereka menjaga integritas kehidupan Suku Naulu yang selalu terhubung dengan leluhur mereka. Temuan inilah yang kami sebutDi dalam hutan dan tanah adatlah mereka menjaga integritas kehidupan Suku Naulu yang selalu terhubung dengan leluhur mereka. Temuan inilah yang kami sebut
SARI MUTIARASARI MUTIARA Harapan kami, masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka untuk mencegah dan mengatasi banjir. Pemberdayaan masyarakat telah meningkatkanHarapan kami, masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mereka untuk mencegah dan mengatasi banjir. Pemberdayaan masyarakat telah meningkatkan
DINUSDINUS Sistem ini didasarkan pada aliran pemikiran Konfusianisme. Hal ini kemudian memengaruhi nilai-nilai, aturan, filosofi, hubungan, dan cara hidup masyarakatSistem ini didasarkan pada aliran pemikiran Konfusianisme. Hal ini kemudian memengaruhi nilai-nilai, aturan, filosofi, hubungan, dan cara hidup masyarakat
UBTUBT Usaha budidaya kepiting bakau berpotensi untuk dikembangkan menjadi beberapa kegiatan, seperti pembesaran, penggemukan, dan budidaya kepiting soka. DenganUsaha budidaya kepiting bakau berpotensi untuk dikembangkan menjadi beberapa kegiatan, seperti pembesaran, penggemukan, dan budidaya kepiting soka. Dengan
DPRDPR Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah kredit usaha rakyat (KUR) yang hingga saat ini telah berjalan selama lebih dari sepuluh tahun. Tujuan dariSalah satu bentuk dukungan pemerintah adalah kredit usaha rakyat (KUR) yang hingga saat ini telah berjalan selama lebih dari sepuluh tahun. Tujuan dari
DPRDPR Penanggulangan kemiskinan melalui strategi keuangan inklusif efektif meningkatkan ekonomi, kapasitas dan peran perempuan dalam menyejahterakan keluarga.Penanggulangan kemiskinan melalui strategi keuangan inklusif efektif meningkatkan ekonomi, kapasitas dan peran perempuan dalam menyejahterakan keluarga.
Useful /
UNUJAUNUJA Implikasi penelitian ini memperluas pemahaman tentang penerapan strategi citra merek dalam membangun citra institusi, serta peran jejaring publik dalamImplikasi penelitian ini memperluas pemahaman tentang penerapan strategi citra merek dalam membangun citra institusi, serta peran jejaring publik dalam
PUBLINEPUBLINE Jika dikembangkan secara tepat dan bertanggung jawab, IoT berpotensi menciptakan kehidupan serba terkoneksi yang aman, efisien, dan inklusif. Oleh karenaJika dikembangkan secara tepat dan bertanggung jawab, IoT berpotensi menciptakan kehidupan serba terkoneksi yang aman, efisien, dan inklusif. Oleh karena
DRIYARKARADRIYARKARA Sebagai sebuah proyek formatif, kebaikan umum tidak mungkin dicapai melalui refleksi soliter melainkan hanya melalui penalaran etis secara kolektif danSebagai sebuah proyek formatif, kebaikan umum tidak mungkin dicapai melalui refleksi soliter melainkan hanya melalui penalaran etis secara kolektif dan
DRIYARKARADRIYARKARA Hal ini menunjukkan bahwa pandangan MacIntyre tidak mengarah pada relativisme moral, melainkan menekankan universalitas kebajikan dan rasionalitas praktisHal ini menunjukkan bahwa pandangan MacIntyre tidak mengarah pada relativisme moral, melainkan menekankan universalitas kebajikan dan rasionalitas praktis