UKIMUKIM
ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaPenelitian ini dilakukan dalam konteks religius salah satu suku adat Maluku yang berada di Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini berfokus pada perubahan sosial dalam pola spiritual masyarakat Naulu setelah memeluk agama samawi, Islam, dan Kristen. Menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui penelitian lapangan dan kajian literatur, penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan memahami fenomena perubahan sosial dalam pola keagamaan Suku Naulu setelah memeluk agama samawi serta menganalisisnya dengan pendekatan ilmiah untuk dijelaskan sebagai temuan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran agama samawi telah mengubah pola kepercayaan dan kehidupan masyarakat. Terdapat proses pertumbuhan dan perkembangan budaya baru, cara hidup baru, pola pikir baru dalam menghargai berbagai nilai, termasuk pengaruh uang, barang, pendidikan, dan politik pemerintah yang kuat. Namun, masyarakat Naulu tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional, seperti hidup sederhana, memakai kain yang diikat di kepala, dan hidup bergantung pada hutan dan tanah adat sebagai cara hidup yang sejati dan mendasar. Mereka tetap berpegang teguh pada keyakinan tradisional bahwa tanah dan hutan merupakan kosmos dari masyarakat Naulu yang asli. Di dalam hutan dan tanah adatlah mereka menjaga integritas kehidupan Suku Naulu yang selalu terhubung dengan leluhur mereka. Temuan inilah yang kami sebut sebagai keterkaitan antara agama samawi dan kosmologi lokal masyarakat Naulu, yang harus dilestarikan sebagai cara religius yang kontekstual.
Kehadiran agama samawi telah mengubah pola kepercayaan dan kehidupan masyarakat Naulu, membawa budaya, cara hidup, dan pola pikir baru yang dipengaruhi oleh uang, pendidikan, dan politik pemerintah.Namun, masyarakat Naulu tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional, terutama keterikatan mereka terhadap hutan dan tanah adat sebagai bagian dari kosmologi leluhur.Integrasi antara agama samawi dan kepercayaan lokal menciptakan bentuk religiositas baru yang kontekstual dan perlu dilestarikan.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana generasi muda Naulu memaknai integrasi antara ajaran agama samawi dengan praktik kepercayaan tradisional dalam kehidupan sehari-hari, untuk memahami dinamika identitas religius di tengah arus modernisasi. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam bentuk-bentuk ritual adat yang telah disesuaikan dengan ajaran Islam atau Kristen, serta dampaknya terhadap kelestarian hutan dan sistem kepercayaan leluhur, guna mengeksplorasi apakah adaptasi tersebut memperkuat atau melemahkan kedua sistem nilai. Ketiga, diperlukan studi mengenai peran perempuan dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional dan keagamaan dalam keluarga Naulu, terutama dalam konteks perubahan sosial dan akses terhadap pendidikan, untuk melihat bagaimana perubahan gender memengaruhi transformasi budaya dan spiritual di komunitas tersebut. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan gambaran holistik tentang keberlangsungan budaya Naulu di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. Penelitian-penelitian tersebut juga dapat menjadi dasar bagi kebijakan pelestarian budaya yang inklusif dan sensitif secara religius. Dengan memahami makna dalam praktik sehari-hari, kita bisa lebih menghargai keragaman dan kekayaan spiritual masyarakat adat. Selain itu, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menyusun program pendidikan multikultural berbasis lokal. Pendekatan yang partisipatif akan memastikan keberlanjutan pengetahuan tradisional. Partisipasi aktif masyarakat dalam penelitian sangat penting. Temuan baru dapat mendukung advokasi hak-hak masyarakat adat. Pada akhirnya, penelitian lanjutan harus berkontribusi pada penguatan identitas dan martabat komunitas Naulu.
| File size | 1.99 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Kedua kultivar ini tergolong dalam tipe sagu berduri yang dibedakan berdasarkan diameter batang, tinggi, empulur dan ukuran daun, warna empulur serta yangKedua kultivar ini tergolong dalam tipe sagu berduri yang dibedakan berdasarkan diameter batang, tinggi, empulur dan ukuran daun, warna empulur serta yang
IRPIIRPI Potensi sektor peternakan, khususnya di Pulau Sumbawa, menjadi sentra utama pengembangan ternak sapi untuk mendukung program NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB-BSS)Potensi sektor peternakan, khususnya di Pulau Sumbawa, menjadi sentra utama pengembangan ternak sapi untuk mendukung program NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB-BSS)
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan publik di Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, dengan menyoroti peran kearifan lokal dalamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan publik di Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, dengan menyoroti peran kearifan lokal dalam
SALNESIASALNESIA Sistem Informasi Desa (SiDesa) dibentuk untuk mempermudah pengelolaan data, pelayanan administrasi dan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.Sistem Informasi Desa (SiDesa) dibentuk untuk mempermudah pengelolaan data, pelayanan administrasi dan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
KEMENSOSKEMENSOS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem peringatan dini (SPD) berbasis masyarakat yang dikembangkan di daerah rawan bencana. Secara spesifik,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem peringatan dini (SPD) berbasis masyarakat yang dikembangkan di daerah rawan bencana. Secara spesifik,
USAHIDUSAHID Kampung Adat Cirendeu sebagai salah satu Daya Tarik Wisata yang terdapat di Kota Cimahi menjadi satu-satunya kampung adat yang menerapkan konsep desa wisataKampung Adat Cirendeu sebagai salah satu Daya Tarik Wisata yang terdapat di Kota Cimahi menjadi satu-satunya kampung adat yang menerapkan konsep desa wisata
APTKLHIAPTKLHI Pertimbangan nilai penting berguna untuk memberikan tolok ukur bagi strategi domestikasi dan pengembangan pemanfaatan buah-buahan hutan pada komunitasPertimbangan nilai penting berguna untuk memberikan tolok ukur bagi strategi domestikasi dan pengembangan pemanfaatan buah-buahan hutan pada komunitas
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Oleh karena itu, model pembangunan yang optimal harus memprioritaskan peningkatan daya tarik serta kapasitas sumber daya manusia lokal untuk memastikanOleh karena itu, model pembangunan yang optimal harus memprioritaskan peningkatan daya tarik serta kapasitas sumber daya manusia lokal untuk memastikan
Useful /
IRPIIRPI A key challenge lies in mapping areas with poor populations, which are often difficult to identify. This research employed qualitative and quantitativeA key challenge lies in mapping areas with poor populations, which are often difficult to identify. This research employed qualitative and quantitative
UKIMUKIM Spiritualitas ini tidak didasarkan pada rutinitas tugas gereja, tetapi pada pengalaman cinta penyembuhan dan perbaruan Tuhan. Seperti yang ditekankan olehSpiritualitas ini tidak didasarkan pada rutinitas tugas gereja, tetapi pada pengalaman cinta penyembuhan dan perbaruan Tuhan. Seperti yang ditekankan oleh
UKIMUKIM This research examines the participation of Generation Z in the Eucharist and its implications for fostering peace within the context of the ProtestantThis research examines the participation of Generation Z in the Eucharist and its implications for fostering peace within the context of the Protestant
UKIMUKIM This message underscores the necessity of integrating social justice into theological understanding and practical action, particularly in contexts likeThis message underscores the necessity of integrating social justice into theological understanding and practical action, particularly in contexts like