DRIYARKARADRIYARKARA
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAAkibat konsep ununcumbered-self dalam antropologi filsafat liberalisme, peran komunitas dalam mengkonstruksi identitas individu pada masyarakat modern kian merosot. Michael Sandel mengajukan kritik fundamental terhadap konsep liberalisme tersebut. Menurutnya, antropologi filsafat liberal adalah akar tirani meritokrasi, krisis solidaritas, dan polarisasi sosial dalam berbagai masyarakat demokratis hari ini. Penelitian ini bertujuan menggunakan perspektif filsafat komunitarian Sandel untuk menganalisis lebih lanjut tentang reimajinasi identitas dalam masyarakat kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif, yaitu lewat review literatur dan analisis kritis, penelitian ini menunjukkan bahwa setiap individu dapat mewujudkan kebebasannya hanya dalam suatu komunitas yang memiliki nilai bersama dan komitmen pada kebaikan umum. Sebagai sebuah proyek formatif, kebaikan umum tidak mungkin dicapai melalui refleksi soliter melainkan hanya melalui penalaran etis secara kolektif dan tindakan bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa multiply-situated self dan komunitas adalah fondasi moral dari budaya kerja sama dan solidaritas dalam setiap masyarakat demokratis dan plural, termasuk Indonesia.
Amid the increasing individual freedom and autonomy in modern society today, democracy has degenerated.This research has outlined Michael Sandels communitarianism as an alternative answer to the question.For Sandel, the crisis is rooted in the practice of the procedural republic, namely a government and political system with liberalism as its public philosophy.Under the dominance of liberalism principles in politics and public life, modern individuals have abandoned the communal solidarity, the principle of sharing in self-government, and deliberation of the common good.Therefore, Sandel promotes the concept of revitalization of public discourse, namely reviewing the fundamental premises of liberalism, especially the premise of the unencumbered-self.The idea of the unencumbered-self undermines the reasoning of democracy, citizenship, and the common good as the products of deliberation and intersubjective relations.Modern society needs to revive an alternative concept of the self namely the multiply-situated self.Multiply-situated self is a self with the capability to negotiate between overlapping values in a plural society.Multiply-situated self recognizes that the common good as the formative goal of a community is formed through deliberation and intersubjective relationship with others.In line with the concept of multiply-situated self, the community has important roles, both for individuals and for realizing shared goals.By resisting the tyranny of market and meritocracy, the constitutive community can empower citizenship, social and moral bonds, and solidarity as important values in democracy.It can be concluded that Sandels view of multiply-situated self and the role of community is significant in understanding our existence in a fluid and plural society today.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, penelitian tentang bagaimana konsep multiply-situated self dapat memperkuat praktik demokrasi dan menanggapi tantangan politik saat ini. Kedua, penelitian tentang bagaimana komunitas dapat mengatasi krisis demokrasi. Ketiga, penelitian tentang bagaimana komunitas dapat memfasilitasi dialog dan negosiasi antara berbagai nilai dan pandangan hidup yang tumpang tindih dalam masyarakat plural.
- Justice for Community: Political Perspective of Michael Sandel’s Communitarianism... doi.org/10.21787/jbp.12.2020.43-52Justice for Community Political Perspective of Michael SandelyCEs Communitarianism doi 10 21787 jbp 12 2020 43 52
- DOI Name 10.9734 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref desc 00z scid... doi.org/10.9734DOI Name 10 9734 Values doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref desc 00z scid doi 10 9734
| File size | 443.36 KB |
| Pages | 31 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADALYALFITHRAHMAHADALYALFITHRAH Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterkaitan antara manusia dan agama dalam kehidupan sosial merupakan hubungan yang sangat erat dan multidimensional.Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterkaitan antara manusia dan agama dalam kehidupan sosial merupakan hubungan yang sangat erat dan multidimensional.
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Dakwah di era digital harus mampu mengarahkan tren agar tetap berlandaskan nilai-nilai Islam yang substansial. Pendekatan yang dapat digunakan meliputiDakwah di era digital harus mampu mengarahkan tren agar tetap berlandaskan nilai-nilai Islam yang substansial. Pendekatan yang dapat digunakan meliputi
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Makalah ini adalah hasil dari kajian literatur (pustaka) tentang istilah-istilah yang berkonotasi dengan pendidikan dalam al-Quran dan al-Sunnah, yaituMakalah ini adalah hasil dari kajian literatur (pustaka) tentang istilah-istilah yang berkonotasi dengan pendidikan dalam al-Quran dan al-Sunnah, yaitu
UIIDALWAUIIDALWA Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna niat dalam pernikahan berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW serta implikasinya terhadap ketahanan rumahPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna niat dalam pernikahan berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW serta implikasinya terhadap ketahanan rumah
IAIQHIAIQH Larangan tersebut berfungsi sebagai pembeda identitas gender, pengendalian diri dari kemewahan, serta simbol etika sosial dan spiritualitas laki-laki Muslim.Larangan tersebut berfungsi sebagai pembeda identitas gender, pengendalian diri dari kemewahan, serta simbol etika sosial dan spiritualitas laki-laki Muslim.
STAITARUNASTAITARUNA Gaya komunikasi agama berubah menjadi lebih informal, audiovisual dan intertaining. Masjid sebagai pusat sosial-spiritual mengalami pergeseran dari pusatGaya komunikasi agama berubah menjadi lebih informal, audiovisual dan intertaining. Masjid sebagai pusat sosial-spiritual mengalami pergeseran dari pusat
STAITARUNASTAITARUNA Dikenai dengan kondisi tersebut, penerapan nilai spiritualitas salat menurut Imam al‑Ghazali—seperti khusyu, hadirnya hati, dan pengendalian diri—merupakanDikenai dengan kondisi tersebut, penerapan nilai spiritualitas salat menurut Imam al‑Ghazali—seperti khusyu, hadirnya hati, dan pengendalian diri—merupakan
PPS IBRAHIMYPPS IBRAHIMY Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menitipkan putra/putrinya belajar pendidikan agama di pondok pesantren. Selain itu,Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menitipkan putra/putrinya belajar pendidikan agama di pondok pesantren. Selain itu,
Useful /
DRIYARKARADRIYARKARA Di sini kita melihat bahwa politik adalah ekspresi kemanusiaan kita sebagai mahluk sosial. Artinya, kualitas politik ditentukan oleh kualitas kemanusiaanDi sini kita melihat bahwa politik adalah ekspresi kemanusiaan kita sebagai mahluk sosial. Artinya, kualitas politik ditentukan oleh kualitas kemanusiaan
STAITARUNASTAITARUNA Filsafat pendidikan berperan penting dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan yang bersifat kompleks dan multidimensional. Berbagai masalah pendidikanFilsafat pendidikan berperan penting dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan yang bersifat kompleks dan multidimensional. Berbagai masalah pendidikan
STAITARUNASTAITARUNA 26/2002, Surat Edaran BI No. 14/7/DPbS/2012, serta ketentuan akad syariah. Kajian ini berfokus pada keabsahan penggunaan struktur multiakad (qardh, rahn,26/2002, Surat Edaran BI No. 14/7/DPbS/2012, serta ketentuan akad syariah. Kajian ini berfokus pada keabsahan penggunaan struktur multiakad (qardh, rahn,
STAITARUNASTAITARUNA Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan kebijakan dan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sambil menjaga integritasImplikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan kebijakan dan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sambil menjaga integritas