STAITARUNASTAITARUNA
Jurnal KeislamanJurnal KeislamanPenelitian ini bertujuan untuk mengulik lebih dalam tentang klasterisasi masyarakat dalam pemahaman terhadap Islam. Klasterisasi atau penggolongan masyarakat dalam penelitiannya Clifford Geertz terdahulu, sebagai acuan awal memandang perkembangan jaman sampai saat ini. Klasterisasi ini jika dilihat seksama ternyata masih kental terasa di masyarakat modern saat ini. Sehingga penulis mencoba mendeteksi kembali dari penelitian terdahulu terhadap gejala yang terjadi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literatur Review (SLR). Yang menjadi literatur utama yaitu hasil penelitian Clifford Geertz dalam bukunya The Religion of Java. Dengan mereview buku tersebut penulis menemukan klasterisasi atau penggolongan masyarakat di Jawa Timur tentang pemahaman terhadap Islam dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu: (1). kaum abangan, (2). kaum santri, dan (3). kaum priyayi. Dengan melihat klasterisasi masyarakat tersebut menurut perspektif Clifford Geertz, yang kemudian dijadikan teori dasar melihat masyarakat modern saat ini, ternyata masih tidak ada perubahan. Dalam masyarakat secara tidak langsung masih terasa klaterisasi ini. Masih ada kelompok yang menjadi obyek dakwah sebagai kaum abangan, ada kelompok santri sebagai pendakwah dan juga kaum priyayi ataupun para pejabat. Yang mana mulai dari tempat duduk akan dibuat berbeda, baik kualitas maupun posisinya. Kemudian dari ada area tertentu yang hanya boleh diakses oleh kalangan tertentu. Berangkat dari teori ini kita bisa juga membaca pergeseran nilai sosial-spiritual masyarakat Jawa modern ini. Khususnya tentang tradisi slametan, pengajian, dan masjid yang merupakan sentral tradisi yang sudah ada di masyarakat Jawa dari jaman dulu. Dari penelitian ini dapat disimpulkan yaitu terjadi beberapa pergeseran nilai dalam tradisi slametan yaitu Pergeseran dari nilai komunal-simbolik menuju fungsional-praktis. Makna simbolik budaya mulai luntur. Dalam tradisi pengajian umum sebagai sarana pembelajaran keagamaan secara umum mengalami pergeseran dari nilai tatap muka-karismatik ke digital-informatif. Gaya komunikasi agama berubah menjadi lebih informal, audiovisual dan intertaining. Masjid sebagai pusat sosial-spiritual mengalami pergeseran dari pusat sosial-spiritual kolektif ke simbol spiritual-formal. Anak muda mulai menjauh dari aktifitas fisik keagamaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa pergeseran nilai dalam tradisi slametan, yaitu pergeseran dari nilai komunal-simbolik menuju fungsional-praktis.Selain itu, dalam tradisi pengajian umum, terdapat pergeseran dari nilai tatap muka-karismatik ke digital-informatif, dengan gaya komunikasi agama yang menjadi lebih informal, audiovisual, dan menghibur.Terakhir, peran masjid sebagai pusat sosial-spiritual mengalami pergeseran dari pusat sosial-spiritual kolektif menjadi simbol spiritual-formal, yang berdampak pada penurunan partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan keagamaan fisik.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran nilai dalam tradisi slametan, dengan fokus pada bagaimana nilai-nilai praktis dan fungsional menjadi lebih dominan daripada nilai-nilai simbolis. Hal ini dapat dilakukan melalui studi etnografis mendalam yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari penggunaan media digital terhadap penyebaran ajaran agama dan bagaimana hal ini memengaruhi interaksi sosial-spiritual dalam pengajian. Studi ini dapat mencakup analisis konten media sosial dan wawancara dengan tokoh agama dan generasi muda untuk memahami persepsi dan preferensi mereka terhadap metode pembelajaran agama yang digital. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan di masjid, dengan mempertimbangkan perubahan gaya hidup dan minat mereka. Penelitian ini dapat melibatkan survei, diskusi kelompok terfokus, dan eksperimen program-program keagamaan yang inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan harapan generasi muda.
| File size | 720.52 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ADAIKEPRIADAIKEPRI Meski demikian, ditemukan berbagai tantangan dalam implementasi seperti minimnya perencanaan terintegrasi, rendahnya partisipasi siswa, dan keterbatasanMeski demikian, ditemukan berbagai tantangan dalam implementasi seperti minimnya perencanaan terintegrasi, rendahnya partisipasi siswa, dan keterbatasan
MPUKUTURANMPUKUTURAN Dalam konteks ini, Kota Lama Surabaya, yang diresmikan sebagai kawasan wisata sejarah dan budaya pada 3 Juli 2024, menjadi fokus penelitian ini. RevitalisasiDalam konteks ini, Kota Lama Surabaya, yang diresmikan sebagai kawasan wisata sejarah dan budaya pada 3 Juli 2024, menjadi fokus penelitian ini. Revitalisasi
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya promosi pariwisata berkelanjutan memerlukan strategi pengelolaan yang berakar pada kearifan lokal serta inisiatifPenelitian ini menyimpulkan bahwa upaya promosi pariwisata berkelanjutan memerlukan strategi pengelolaan yang berakar pada kearifan lokal serta inisiatif
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Proses ini tidak hanya melibatkan aspek normatif atau legal-formal, tetapi juga dipengaruhi secara kuat oleh berbagai faktor-faktor sosial, politik, kultural,Proses ini tidak hanya melibatkan aspek normatif atau legal-formal, tetapi juga dipengaruhi secara kuat oleh berbagai faktor-faktor sosial, politik, kultural,
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Hal ini ditandai dengan adanya keterbukaan komunikasi, rasa empati yang ditunjukkan oleh pembina, sikap mendukung dalam proses pembelajaran, suasana positifHal ini ditandai dengan adanya keterbukaan komunikasi, rasa empati yang ditunjukkan oleh pembina, sikap mendukung dalam proses pembelajaran, suasana positif
UPBUPB Store atmosphere, social media marketing dan gaya hidup secara bersamaan berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali di CW coffee Tanjung Sari sebesarStore atmosphere, social media marketing dan gaya hidup secara bersamaan berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali di CW coffee Tanjung Sari sebesar
LSPRLSPR 4) Efektivitas dari komunikasi politik Nasrul yaitu mendapat dukungan berupa pemberian suara pada pemilu legislatif dengan perolehan 986 suara di dapil4) Efektivitas dari komunikasi politik Nasrul yaitu mendapat dukungan berupa pemberian suara pada pemilu legislatif dengan perolehan 986 suara di dapil
UNIGRESUNIGRES Perbedaan mendasar antara hukum pidana dan hukum Islam terletak pada definisi dan cakupan perzinaan, di mana hukum Islam menganggap semua hubungan seksualPerbedaan mendasar antara hukum pidana dan hukum Islam terletak pada definisi dan cakupan perzinaan, di mana hukum Islam menganggap semua hubungan seksual
Useful /
YLIIYLII Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai S-Score Bank Muamalat Indonesia selama periode 2020-2024 konsisten berada di atas nilai ambang batas 0,862, yangHasil analisis menunjukkan bahwa nilai S-Score Bank Muamalat Indonesia selama periode 2020-2024 konsisten berada di atas nilai ambang batas 0,862, yang
YLIIYLII Survei terhadap 20 UMKM mengindikasikan 60% responden setuju bahwa aplikasi Si APIK mempermudah pencatatan keuangan secara sistematis, namun kendala sepertiSurvei terhadap 20 UMKM mengindikasikan 60% responden setuju bahwa aplikasi Si APIK mempermudah pencatatan keuangan secara sistematis, namun kendala seperti
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Bentuk konflik yang teridentifikasi meliputi ancaman, penyerangan, dan pengucilan sosial, yang diselesaikan melalui mediasi pihak ketiga dan sering berujungBentuk konflik yang teridentifikasi meliputi ancaman, penyerangan, dan pengucilan sosial, yang diselesaikan melalui mediasi pihak ketiga dan sering berujung
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Temuan ini menunjukkan bahwa kedua format sama-sama berkontribusi pada hasil belajar, dengan buku cetak memiliki keterkaitan yang sedikit lebih kuat. MeskipunTemuan ini menunjukkan bahwa kedua format sama-sama berkontribusi pada hasil belajar, dengan buku cetak memiliki keterkaitan yang sedikit lebih kuat. Meskipun