STAITARUNASTAITARUNA

Jurnal KeislamanJurnal Keislaman

Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan lima dimensi batiniah manusia—jasmani, ruh, qalbu, nafsu, dan akal—secara terpadu dalam perspektif tasawuf sebagai respons terhadap krisis spiritual modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dan pendekatan filosofis-sufistik. Data diperoleh dari literatur tasawuf kontemporer, khususnya karya Syekh Muhammad Fathurahman, serta buku dan artikel jurnal relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi tersebut membentuk sistem saling memengaruhi; ketidakseimbangan pada satu dimensi dapat mengganggu harmoni spiritual. Integrasi seimbang melalui praktik dzikir, tazkiyatun nafs, tafakkur, dan bimbingan ruhani menjadi fondasi pembentukan insan kamil yang merealisasikan potensi spiritual secara utuh. Penelitian ini memperkaya kajian tasawuf integratif dan menawarkan kerangka konseptual untuk mengatasi problem spiritual manusia modern.

Penelitian ini menemukan bahwa lima dimensi batiniah manusia—jasmani, ruh, qalbu, nafsu, dan akal—membentuk satu sistem yang saling memengaruhi dan tidak dapat dipisahkan.Setiap dimensi memiliki fungsi unik namun bekerja secara sinergis untuk menciptakan keseimbangan spiritual.Ketidakseimbangan pada satu dimensi dapat mengganggu keseluruhan harmoni batin, sedangkan integrasi yang selaras mampu membimbing manusia menuju derajat insan kamil, yakni manusia paripurna dalam pandangan tasawuf.

Untuk penelitian selanjutnya, diperlukan kajian lapangan guna menguji penerapan model integrasi lima dimensi batiniah ini pada berbagai konteks, seperti lembaga pendidikan, pesantren, komunitas dakwah, atau kelompok pembinaan masyarakat. Penelitian berikutnya juga dapat mengeksplorasi strategi praktis pembinaan ruhani yang terstruktur melalui metode tazkiyatun nafs—meliputi tahap takhalli, tahalli, dan tajalli—dengan pendampingan pembimbing spiritual (mursyid), sehingga konsep ini dapat menghasilkan panduan praktis yang relevan dengan tantangan spiritual modern.

  1. Dimensi Tarbiyyah Rūhiyyah dalam Ilmu Tasawuf | Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam.... journal.idrisiyyah.ac.id/index.php/hikamia/article/view/5Dimensi Tarbiyyah Rhiyyah dalam Ilmu Tasawuf Hikamia Jurnal Pemikiran Tasawuf dan Peradaban Islam journalrisiyyah ac index php hikamia article view 5
  2. Relevansi Pendidikan Jasmani dengan Tujuan Pendidikan Islam dalam Membentuk Individu yang Seimbang Secara... jurnal.staialjamibjm.ac.id/index.php/AL_GHAZALI/article/view/194Relevansi Pendidikan Jasmani dengan Tujuan Pendidikan Islam dalam Membentuk Individu yang Seimbang Secara jurnal staialjamibjm ac index php AL GHAZALI article view 194
  3. Tasawuf Sebagai Terapi Menemukan Makna Spiritual dalam Hidup Modern | Ameena Journal. tasawuf terapi... ejournal.ymal.or.id/index.php/aij/article/view/40Tasawuf Sebagai Terapi Menemukan Makna Spiritual dalam Hidup Modern Ameena Journal tasawuf terapi ejournal ymal index php aij article view 40
  4. Interelasi Dimensi Bathiniyyah Manusia Dalam Tasawuf: (Kajian Mengenai Keterkaitan Jasmani, Ruh, Qalbu,... doi.org/10.54298/jk.v8i2.446Interelasi Dimensi Bathiniyyah Manusia Dalam Tasawuf Kajian Mengenai Keterkaitan Jasmani Ruh Qalbu doi 10 54298 jk v8i2 446
  1. #guru pai#guru pai
  2. #perbankan syariah#perbankan syariah
Read online
File size688.87 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2Z6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test