FKIP UWGMFKIP UWGM
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini dalam pembentukan kecerdasan sosial di masa depan. Namun, masih banyak anak usia dini yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan konflik secara positif. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada peserta didik kelompok B di RA Al-Hidayah Pronojiwo, peneliti mengemas kegiatan permainan tradisional dalam bentuk Pekan Dolanan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan. Kegiatan Pekan Dolanan dirancang secara terstruktur dan menyenangkan melalui berbagai permainan tradisional yang menekankan aspek kolaborasi dan keterlibatan aktif anak. Hasil penelitian yang dilakukan di RA Al-Hidayah Pronojiwo menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan interaksi sosial anak. Data kuantitatif mencatat peningkatan dari 37,5% pada pra tindakan menjadi 81,3% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Pekan Dolanan merupakan pendekatan pedagogis yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial pada anak usia dini.
Kegiatan Pekan Dolanan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak kelompok B di RA Al-Hidayah Pronojiwo.Data penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan sosial anak dari 37,5% menjadi 81,3% setelah pelaksanaan dua siklus kegiatan.Pendekatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai edukatif yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas Pekan Dolanan dalam konteks budaya dan lingkungan yang berbeda, untuk melihat apakah pendekatan ini tetap relevan dan efektif di berbagai setting. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi permainan tradisional yang lebih inovatif dan menarik, yang dapat meningkatkan keterlibatan anak dan memaksimalkan potensi pembelajaran sosial mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung kegiatan Pekan Dolanan di sekolah, serta bagaimana kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat memperkuat dampak positif dari program ini terhadap perkembangan sosial anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang holistik dan kontekstual untuk anak usia dini, serta memperkaya khazanah pengetahuan tentang pentingnya permainan tradisional dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial anak.
- Meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial melalui kegiatan pekan dolanan pada peserta didik kelompok... doi.org/10.24903/jw.v10i2.2160Meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial melalui kegiatan pekan dolanan pada peserta didik kelompok doi 10 24903 jw v10i2 2160
- Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perkembangan Mental Remaja | TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling... doi.org/10.21093/tj.v3i2.6481Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perkembangan Mental Remaja TAUJIHAT Jurnal Bimbingan Konseling doi 10 21093 tj v3i2 6481
- Vol 4, No 1 (2024). vol doi https alathfal v4i1 table contents articles peran kurikulum perencanaan pendidikan... doi.org/10.24952/alathfal.v4i1Vol 4 No 1 2024 vol doi https alathfal v4i1 table contents articles peran kurikulum perencanaan pendidikan doi 10 24952 alathfal v4i1
| File size | 367.43 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINTAKENGONIAINTAKENGON Hasil observasi menunjukkan peningkatan dari 14% (18 anak) pada siklus II dibandingkan pre-aksi dan siklus I. Ini membuktikan bahwa model story tellingHasil observasi menunjukkan peningkatan dari 14% (18 anak) pada siklus II dibandingkan pre-aksi dan siklus I. Ini membuktikan bahwa model story telling
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Sampel penelitian berjumlah 30 anak, terdiri dari 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol yang diambil dengan teknik sampling jenuh. TeknikSampel penelitian berjumlah 30 anak, terdiri dari 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik
UNIPEMUNIPEM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana membatik Tie-dye dapat membantu perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini di tamanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana membatik Tie-dye dapat membantu perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini di taman
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Selain itu, anak juga menunjukkan kemampuan untuk menceritakan hasil gambarnya, meskipun masih menggunakan kalimat sederhana. Dengan bimbingan yang tepatSelain itu, anak juga menunjukkan kemampuan untuk menceritakan hasil gambarnya, meskipun masih menggunakan kalimat sederhana. Dengan bimbingan yang tepat
YAYASANCECYAYASANCEC Penelitian berlangsung selama satu bulan dengan pendekatan kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi,Penelitian berlangsung selama satu bulan dengan pendekatan kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi,
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Subjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok B2 PAUD Pelita Kasih yang berjumlah 15 anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian TindakanSubjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok B2 PAUD Pelita Kasih yang berjumlah 15 anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, adapun subyek dalam penelitian ini yaitu anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Lekok. BerdasarkanPenelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, adapun subyek dalam penelitian ini yaitu anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Lekok. Berdasarkan
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Hasil persentase ketuntasan yang diraih anak pada siklus I yatu 50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Dengan demikian penggunaan media puzzleHasil persentase ketuntasan yang diraih anak pada siklus I yatu 50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Dengan demikian penggunaan media puzzle
Useful /
UNIPEMUNIPEM Antusiasme tinggi peserta menunjukkan potensi besar podcast sebagai media digital untuk membuka peluang usaha. Kolaborasi antar pemangku kepentingan terbuktiAntusiasme tinggi peserta menunjukkan potensi besar podcast sebagai media digital untuk membuka peluang usaha. Kolaborasi antar pemangku kepentingan terbukti
WESTSCIENCESWESTSCIENCES ZUMAZ Collection, sebagai salah satu pelaku UMKM konveksi yang telah bertahan lintas generasi sejak tahun 1970-an, menunjukkan ketahanan dan potensi besarZUMAZ Collection, sebagai salah satu pelaku UMKM konveksi yang telah bertahan lintas generasi sejak tahun 1970-an, menunjukkan ketahanan dan potensi besar
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Sumber data yang didapatkan yakni dari guru kelas kelompok B dan siswa kelompok B sebagai subyek penelitian. Dalam penelitian ini teknik yang digunakanSumber data yang didapatkan yakni dari guru kelas kelompok B dan siswa kelompok B sebagai subyek penelitian. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Setelah dilakukan kegiatan pada siklus pertama, peningkatan kemampuan motorik halus anak bertambah sebanyak 4 anak dengan taraf 25%, dan pada siklus IISetelah dilakukan kegiatan pada siklus pertama, peningkatan kemampuan motorik halus anak bertambah sebanyak 4 anak dengan taraf 25%, dan pada siklus II