DRIYARKARADRIYARKARA

DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA

Makalah ini mempertanyakan sejauh mana penerapan hermeneutika Ricoeur menurut Joyce Ann Zimmerman bisa menjadi metode bagi Teologi Liturgi untuk memahamai proses komunikasi iman dalam Liturgi di era postmodern. Dengan adanya kebutuhan untuk memperdalam dialog interdisipliner antara liturgi dan cabang-cabang ilmu lainnya, makalah ini bertujuan memperuncing titik temu antara Teologi Liturgi dan hermeneutika demi aplikasi yang lebih relevan bagi umat di masa kini. Metodologi yang digunakan dalam makalah ini adalah studi pustaka dengan mendialogkan pemikiran Zimmerman dengan pemikir-pemikir lainnya yang berfokus pada penerapan hermeneutika di bidang Teologi Liturgi.

Ditemukan bahwa penerapan hermeneutika Ricoeur menurut Zimmerman dapat memetakan dinamika linguistik dari perayaan liturgi yang memungkinkan tranformasi seluruh narasi pengalaman hidup mereka menjadi narasi iman.Meski demikian, menurut penulis metode ini perlu dilengkapi dengan hermeneutika tindakan dialogal liturgis konkret dengan misteri ilahi sebagai pemicu transformasi pengalaman mistik dalam liturgi yang lebih mendalam, menuju ke etika sosial.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah mengembangkan metode hermeneutika Ricoeur dengan menerapkan perspektif postmodern dalam memahami ritual liturgi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana hermeneutika dapat digunakan untuk menganalisis struktur ritual liturgi dan bagaimana ritual tersebut dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan dialogis dengan misteri ilahi. Selain itu, penelitian ini juga dapat menyelidiki bagaimana hermeneutika dapat membantu memetakan dinamika linguistik dalam ritual liturgi dan bagaimana hal ini dapat memfasilitasi transformasi pengalaman spiritual individu dalam konteks budaya dan era tertentu.

Read online
File size384.82 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test