DRIYARKARADRIYARKARA
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAPerkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang mampu meniru fungsi kognitif dan afektif manusia, memunculkan pertanyaan mendasar: apakah entitas digital dapat dikategorikan sebagai person dengan martabat setara manusia? Penelitian ini bertujuan melakukan pembacaan ulang konsep jiwa sebagai substantia dalam kerangka antropologi Kristologis John Calvin, guna memberikan landasan teologis yang kokoh dalam diskursus imago Dei di era kecerdasan buatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan terhadap karya-karya utama Calvin—Institutes of the Christian Religion, Psychopannychia, dan tafsiran Alkitab—serta pendekatan teologi sistematik dan dialog dengan isu teknologi kontemporer.
Penelitian ini menunjukkan bahwa diskursus teologis mengenai kepribadian digital menuntut fondasi yang lebih kokoh daripada sekadar pendekatan fungsional atau atribusional.Melalui pembacaan ulang antropologi Kristologis John Calvin, dipastikan bahwa personhood sejati berakar pada jiwa sebagai substantia incorporea—entitas spiritual ciptaan Allah yang menjadi propria sedes imaginis Dei.Entitas digital, meskipun mampu mensimulasikan kecerdasan, emosi, dan relasi, tetaplah artefak tanpa jiwa dan tidak mungkin menjadi peserta dalam ekonomi keselamatan Allah.
Pertama, lakukan studi empiris tentang bagaimana komunitas gereja mengimplementasikan pengakuan sosial terhadap AI, menilai dampaknya terhadap nilai-nilai keagamaan. Kedua, teliti perbandingan teori kepribadian digital dengan doktrin imago Dei Calvin melalui eksperimen teologi praktis, guna mengidentifikasi ambiguitas yang mungkin timbul. Ketiga, kembangkan kerangka etika AI berdasarkan prinsip imago Dei, dengan melibatkan akademisi teologi, filsuf, dan insinyur untuk merancang kebijakan teknologi yang menjaga martabat manusia. Paragraf ini mengintegrasikan tiga saran tersebut, menekankan pentingnya interdisipliner dan relevansi praktis bagi masyarakat.
- Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading please wait moment ensure security connection... zygonjournal.org/article/id/14871Making sure youre not a bot making sure re bot loading please wait moment ensure security connection zygonjournal article id 14871
- The question of Calvin’s involvement in the trial of Servetus at Vienne (1553) | Ra | Verbum et... verbumetecclesia.org.za/index.php/ve/article/view/1216The question of CalvinAos involvement in the trial of Servetus at Vienne 1553 Ra Verbum et verbumetecclesia za index php ve article view 1216
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/ken.1999.0023Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 ken 1999 0023
- Calvin and Later Reformed Theologians on the Image of God. calvin later reformed theologians god outdated... doi.org/10.35285/ucc2.1.2016.art9Calvin and Later Reformed Theologians on the Image of God calvin later reformed theologians god outdated doi 10 35285 ucc2 1 2016 art9
| File size | 442 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELIFREL Hasil penelitian ini menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang berakar pada iman dan berorientasi teknologi, sehingga kemajuan digital tidakHasil penelitian ini menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang berakar pada iman dan berorientasi teknologi, sehingga kemajuan digital tidak
STIALANBANDUNGSTIALANBANDUNG Namun demikian, penerapan AI di sektor publik terus menghadapi tantangan signifikan, termasuk bias algoritma, kekhawatiran etis, batasan teknis, hambatanNamun demikian, penerapan AI di sektor publik terus menghadapi tantangan signifikan, termasuk bias algoritma, kekhawatiran etis, batasan teknis, hambatan
UMSUMS The use of AI, respecting or betraying the limits of creation, determines whether these tools serve life and the common good or engender a silent dispossessionThe use of AI, respecting or betraying the limits of creation, determines whether these tools serve life and the common good or engender a silent dispossession
IAPAIAPA Studi ini memeriksa dokumen pemerintah yang sah, artikel jurnal yang diterbitkan, dan makalah. Transformasi pemerintah digital masih berada dalam faseStudi ini memeriksa dokumen pemerintah yang sah, artikel jurnal yang diterbitkan, dan makalah. Transformasi pemerintah digital masih berada dalam fase
UNISSULAUNISSULA Namun, AI tidak dapat menggantikan peran konselor manusia yang memberikan sentuhan empati, panduan spiritual, dan nilai-nilai Islam yang menjadi elemenNamun, AI tidak dapat menggantikan peran konselor manusia yang memberikan sentuhan empati, panduan spiritual, dan nilai-nilai Islam yang menjadi elemen
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Dengan menempatkan otoritas guru dan tata kelola etis sebagai prioritas, studi ini berkontribusi pada penciptaan sistem pendidikan yang siap masa depan,Dengan menempatkan otoritas guru dan tata kelola etis sebagai prioritas, studi ini berkontribusi pada penciptaan sistem pendidikan yang siap masa depan,
IPMIIPMI Seperti pengaruh AI terhadap berbagai karier untuk mencapai prestasi besar, pendidikan inklusif merupakan bidang penting yang dipengaruhi dan berkembangSeperti pengaruh AI terhadap berbagai karier untuk mencapai prestasi besar, pendidikan inklusif merupakan bidang penting yang dipengaruhi dan berkembang
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Hal ini dikarenakan identitas rasional yang dibangun oleh masyarakat modern. Masyarakat seharusnya memahami bahwa dirinya terbelenggu secara individu maupunHal ini dikarenakan identitas rasional yang dibangun oleh masyarakat modern. Masyarakat seharusnya memahami bahwa dirinya terbelenggu secara individu maupun
Useful /
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Untuk mengatasi tantangan akurasi penilaian dan instruksi personalisasi dalam pendidikan musik etnis di sepanjang wilayah Inisiatif Sabuk dan Jalan, sistemUntuk mengatasi tantangan akurasi penilaian dan instruksi personalisasi dalam pendidikan musik etnis di sepanjang wilayah Inisiatif Sabuk dan Jalan, sistem
DRIYARKARADRIYARKARA Dengan adanya kebutuhan untuk memperdalam dialog interdisipliner antara liturgi dan cabang-cabang ilmu lainnya, makalah ini bertujuan memperuncing titikDengan adanya kebutuhan untuk memperdalam dialog interdisipliner antara liturgi dan cabang-cabang ilmu lainnya, makalah ini bertujuan memperuncing titik
UNUDUNUD Oleh karena itu, tugas tidak dapat diselesaikan dengan data yang disediakan. Berdasarkan dokumen yang diberikan, tidak ditemukan teks kesimpulan dari artikelOleh karena itu, tugas tidak dapat diselesaikan dengan data yang disediakan. Berdasarkan dokumen yang diberikan, tidak ditemukan teks kesimpulan dari artikel
DRIYARKARADRIYARKARA Pemulihan korban menjadi penyintas membutuhkan etika belarasa, yang terlahir dari dorongan emosional untuk berbelarasa kepada korban. Etika ini mengandaikanPemulihan korban menjadi penyintas membutuhkan etika belarasa, yang terlahir dari dorongan emosional untuk berbelarasa kepada korban. Etika ini mengandaikan