DRIYARKARADRIYARKARA

DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA

Artikel ini hendak menunjukkan bagaimana etika Emmanuel Levinas yang menjangkarkan tanggung jawab moral pada perjumpaan antar subjek yang bertubuh melepaskan diri dari metaÞ sika tradisional Barat. Kebertubuhan menjadi kunci dalam perjumpaan antara seorang subjek moral dengan Yang Lain, di mana kesadaran moral tumbuh dari kerentanan Þ sik mereka. Alih-alih dari prinsip-prinsip abstrak, kewajiban moral muncul dari perjumpaan Þ sik yang konkret. Dalam perjumpaan antar wajah tersebut, kerapuhan dan kebutuhan masing-masing tersingkap. Tanggung jawab moral terwujud dalam respons baik yang menubuh dan dalam substitusi, melalui mana subjek merengkuh penderitaan dan kebutuhan Yang Lain. Lewat keterarahan pada Yang Lain, ada membebaskan diri dari ada-di-sana (il y a) dan dari keterpusatan diri seraya menegaskan identi-tasnya di luar diri sendiri. Etika Levinas menuntut pergeseran dari penalaran moral yang abstrak menuju kepekaan praktis pada panggilan Yang Lain, yang hadir dalam perjumpaan langsung dan melibatkan realitas kebertubuhan manusia.

In conclusion, this exploration of Levinass embodied ethics presents a radical departure from traditional Western metaphysics, ultimately grounding moral responsibility in the corporeal encounter between subjects.Levinas redirects philosophical inquiry towards the ethical demand of the Other.This shift necessitates a reimagining of subjectivity, one that recognizes the limitations of self-knowledge and the inescapable responsibility that arises from our shared corporeal vulnerability.By examining the emergence of the ethical subject from the anonymous “there is through “hypostasis and “economic existence, and then tracing the transformative potential of the face-to-face encounter with the embodied Other in their shared vulnerable corporeality, this analysis demonstrates the centrality of embodiment in Levinass ethical vision.Unlike approaches that prioritize abstract principles or rational calculation, the approach of Levinas locates ethical obligation in the concrete, physical realm of vulnerable bodies encountering one another in speciÞ c moments of space and time.Through his phenomenological examination of experiences such as nausea, fatigue, pain, and aging, Levinas exposes the ever-present threat of the “il y a, a force that seeks to reduce everything to non-being, and highlights the ethical imperative to resist this depersonalization by embracing our responsibility for the Other.

Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Bagaimana etika Levinas dapat diterapkan pada hubungan manusia dengan hewan dan alam, mengingat fokus antropocentrisnya? Apakah ada cara untuk memperluas konsep tanggung jawab moral ke luar lingkup manusia, tanpa mengorbankan prinsip-prinsip inti etika Levinas?. . 2. Bagaimana konsep il y a dan hypostasis dapat dihubungkan dengan pengalaman spiritual atau religius? Apakah ada potensi untuk mengeksplorasi dimensi spiritual dalam etika Levinas, dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi pemahaman kita tentang tanggung jawab moral?. . 3. Apakah ada cara untuk mengintegrasikan pemikiran Levinas dengan teori-teori etika kontemporer, seperti utilitarisme atau deontologi, untuk menciptakan kerangka kerja etika yang lebih komprehensif? Bagaimana kita dapat menggabungkan elemen-elemen dari berbagai teori etika untuk menciptakan pendekatan yang lebih holistik terhadap tanggung jawab moral?.

  1. The fundamental violence of physiotherapy: Emmanuel Levinas’s critique of ontology and its implications... openphysiojournal.com/art/908The fundamental violence of physiotherapy Emmanuel LevinasAos critique of ontology and its implications openphysiojournal art 908
  2. The fundamental violence of physiotherapy: Emmanuel Levinas’s critique of ontology and its implications... doi.org/10.14426/art/908The fundamental violence of physiotherapy Emmanuel LevinasAos critique of ontology and its implications doi 10 14426 art 908
  3. DOI Name 10.5840 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 14z crossref desc 48z philosophy... doi.org/10.5840DOI Name 10 5840 Values doi name values index type timestamp data hs serv 14z crossref desc 48z philosophy doi 10 5840
Read online
File size291.33 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test