UNIPDUUNIPDU
Jurnal EDUNursingJurnal EDUNursingObesitas pada remaja merupakan masalah yang semakin mengkhawatirkan di Surabaya, dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terhubung, seperti kebiasaan makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, pengetahuan gizi yang terbatas, perilaku keluarga, tekanan teman sebaya, dan paparan media. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor ini dan memeriksa dampak mereka pada obesitas remaja, didukung oleh teori keseimbangan energi dan epidemiologi perilaku. Temuan menunjukkan bahwa rutinitas keluarga dan persepsi budaya tentang makanan memainkan peran signifikan dalam membentuk perilaku makan remaja. Penelitian ini juga menekankan bagaimana pengaruh teman sebaya dan penggambaran makanan dan citra tubuh di media sosial berkontribusi terhadap pilihan gaya hidup tidak sehat. Solusi yang diusulkan termasuk integrasi pendidikan gizi di sekolah, promosi aktivitas fisik yang menyenangkan dan sosial, serta keterlibatan keluarga yang lebih kuat dalam memantau kebiasaan makan. Selain itu, kebijakan sekolah harus mendukung pilihan makanan sehat, dan profesional kesehatan harus memberikan bimbingan dan konseling secara teratur. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan sekolah, keluarga, dan profesional kesehatan sangat penting untuk perubahan perilaku jangka panjang. Penelitian ini menekankan kebutuhan akan upaya komunitas yang luas untuk menciptakan lingkungan yang mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat dan selaras dengan nilai-nilai budaya lokal.
Obesitas pada remaja di Surabaya disebabkan oleh berbagai faktor yang saling terhubung, seperti kebiasaan makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, pengetahuan gizi yang terbatas, pengaruh keluarga, tekanan teman sebaya, dan persepsi budaya tentang makanan dan citra tubuh.Preferensi terhadap makanan cepat saji dan ukuran tubuh yang lebih besar sering dikaitkan dengan status sosial atau kesehatan dalam konteks budaya tertentu, yang dapat mengurangi kepedulian terhadap obesitas.Temuan ini mendukung teori keseimbangan energi dan epidemiologi perilaku, yang menjelaskan bahwa obesitas terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan energi yang digunakan, terutama dalam gaya hidup yang kurang aktif.Peran keluarga sangat kritis, karena pola makan dan kebiasaan harian di rumah sangat mempengaruhi pilihan makanan remaja.Selain itu, pengaruh teman sebaya dan paparan tren media sosial secara signifikan mempengaruhi bagaimana remaja makan dan hidup.Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menyarankan berbagai strategi, termasuk pendidikan gizi di sekolah, promosi aktivitas fisik yang menyenangkan dan sosial, dorongan bagi keluarga untuk memantau kebiasaan makan di rumah, dan pembuatan kebijakan sekolah yang mendukung perilaku sehat.Libatkan orang tua dan dapatkan dukungan dari profesional kesehatan seperti dokter, ahli gizi, dan psikolog untuk membantu remaja membangun dan mempertahankan kebiasaan sehat.
Untuk mengatasi obesitas remaja di Surabaya, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan sekolah, keluarga, dan profesional kesehatan. Pendidikan gizi di sekolah dapat membantu remaja memahami prinsip-prinsip makan sehat dan membuat pilihan makanan yang lebih baik. Promosi aktivitas fisik yang menyenangkan dan sosial dapat mendorong remaja untuk terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur. Keluarga dapat memainkan peran penting dalam memantau kebiasaan makan di rumah dan mendorong pilihan makanan sehat. Selain itu, penting untuk melibatkan orang tua dan mendapatkan dukungan dari profesional kesehatan seperti dokter, ahli gizi, dan psikolog untuk membantu remaja membangun dan mempertahankan kebiasaan sehat. Akhirnya, penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat, termasuk kebijakan sekolah yang mendukung pilihan makanan sehat dan akses ke fasilitas olahraga yang menarik dan terstruktur.
| File size | 358.47 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara massa otot dan lemak visceral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek peneliitanAnalisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara massa otot dan lemak visceral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek peneliitan
UNIVMEDUNIVMED Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya hubungan antara kadar gula darah sewaktu dalam darah dan gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia. KadarPenelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya hubungan antara kadar gula darah sewaktu dalam darah dan gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia. Kadar
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Pemantauan status gizi pada anak usia dini merupakan salah satu aspek yang sangat penting karena status gizi pada anak usia dini akan menentukan kualitasPemantauan status gizi pada anak usia dini merupakan salah satu aspek yang sangat penting karena status gizi pada anak usia dini akan menentukan kualitas
DINAMIKADINAMIKA Selain itu, komposisi tubuh beberapa lansia kurang ideal. Senam ini membuat lansia lebih bahagia dan energik. Melalui implementasi olahraga ringan dalamSelain itu, komposisi tubuh beberapa lansia kurang ideal. Senam ini membuat lansia lebih bahagia dan energik. Melalui implementasi olahraga ringan dalam
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN di Desa Rantih menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, kader kesehatan,Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN di Desa Rantih menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, kader kesehatan,
UPUP Kegiatan pemeriksaan kesehatan guru di SMAN 2 Bangkinang Kota berhasil memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi kesehatan mereka. Hasil pemeriksaanKegiatan pemeriksaan kesehatan guru di SMAN 2 Bangkinang Kota berhasil memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi kesehatan mereka. Hasil pemeriksaan
NURUL FIKRINURUL FIKRI Pengujian kegunaan dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) yang menghasilkan skor 73, menunjukkan bahwa prototipe aplikasi ini layak digunakanPengujian kegunaan dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) yang menghasilkan skor 73, menunjukkan bahwa prototipe aplikasi ini layak digunakan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Selain itu, jalan santai juga dapat dilakukan di berbagai tempat, baik di lingkungan perkotaan maupun pedesaan. Kegiatan yang dilakukan Mahasiswa KKN iniSelain itu, jalan santai juga dapat dilakukan di berbagai tempat, baik di lingkungan perkotaan maupun pedesaan. Kegiatan yang dilakukan Mahasiswa KKN ini
Useful /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Desa Banyuanyar, Kabupaten Boyolali memiliki potensi usaha lokal yang dapat berkembang melalui pemasaran digital yang tepat. Oleh karena itu, program pengabdianDesa Banyuanyar, Kabupaten Boyolali memiliki potensi usaha lokal yang dapat berkembang melalui pemasaran digital yang tepat. Oleh karena itu, program pengabdian
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Dengan demikian, DBSCAN terbukti lebih unggul dalam mengelompokkan komentar teks, dengan skor siluet tertinggi 0,836% pada kasus perbaikan jalan rusakDengan demikian, DBSCAN terbukti lebih unggul dalam mengelompokkan komentar teks, dengan skor siluet tertinggi 0,836% pada kasus perbaikan jalan rusak
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Aplikasi diuji menggunakan metode black‑box testing dan user acceptance testing. Hasil uji menunjukkan bahwa fungsi aplikasi berjalan sesuai harapanAplikasi diuji menggunakan metode black‑box testing dan user acceptance testing. Hasil uji menunjukkan bahwa fungsi aplikasi berjalan sesuai harapan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Pemberantasan kemiskinan memerlukan tindakan kolektif dengan strategi yang holistik, terpadu dan berkelanjutan. Pemberlakuan peraturan daerah pengentasanPemberantasan kemiskinan memerlukan tindakan kolektif dengan strategi yang holistik, terpadu dan berkelanjutan. Pemberlakuan peraturan daerah pengentasan