UNBITAGOUNBITAGO

Jurnal Promosi Komunikasi dan Kesehatan (J-SIKOMKES)Jurnal Promosi Komunikasi dan Kesehatan (J-SIKOMKES)

Perkembangan media sosial telah mengubah praktik promosi kesehatan di Indonesia, khususnya dalam menjangkau remaja sebagai pengguna aktif platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kontemporer media sosial dalam promosi kesehatan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang muncul, serta mengeksplorasi pemanfaatan strategisnya untuk meningkatkan keterlibatan dan perubahan perilaku kesehatan. Penelitian menggunakan metode integrative review terhadap studi dan praktik promosi kesehatan berbasis media sosial di Indonesia periode 2020–2023, dengan sintesis tematik data kualitatif dan kuantitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi kesehatan remaja, namun masih dihadapkan pada tantangan misinformasi, rendahnya literasi kesehatan digital, serta keterbatasan evaluasi dampak jangka panjang. Pembahasan menegaskan pentingnya pemanfaatan strategis media sosial melalui penguatan literasi kesehatan digital, pendekatan sensitif konteks sosial budaya, dan desain intervensi yang interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki potensi strategis dalam promosi kesehatan di Indonesia apabila dikelola secara terencana, berbasis bukti, dan berkelanjutan.

Media sosial terbukti menjadi ruang utama dalam penyebaran informasi kesehatan dan pembentukan sikap serta perilaku kesehatan remaja, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti misinformasi dan kelebihan informasi.Efektivitasnya sangat bergantung pada literasi kesehatan digital dan efikasi diri remaja dalam menilai serta menginterpretasikan informasi secara kritis.Pemanfaatan strategis media sosial perlu mengintegrasikan pendekatan yang sensitif terhadap konteks sosial budaya dan memperkuat literasi digital serta melibatkan pendekatan interdisipliner untuk merancang intervensi yang informatif dan memberdayakan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana keterlibatan remaja di media sosial memengaruhi perkembangan literasi kesehatan digital dan keberlanjutan perubahan perilaku kesehatan dari waktu ke waktu. Kedua, diperlukan studi eksperimental, seperti uji coba terkontrol secara acak, untuk mengidentifikasi jenis konten, format pesan, dan tingkat interaktivitas yang paling efektif dalam mendorong keterlibatan dan perubahan perilaku kesehatan di kalangan remaja Indonesia. Ketiga, penelitian lanjutan sebaiknya mengkaji bagaimana faktor gender dan latar belakang sosial budaya memengaruhi respons terhadap kampanye kesehatan digital, sehingga strategi promosi bisa dirancang lebih inklusif dan relevan secara lokal. Penggabungan tiga arah penelitian ini akan memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mengembangkan intervensi promosi kesehatan berbasis media sosial yang tidak hanya menjangkau luas, tetapi juga berdampak nyata dan berkeadilan. Selain itu, penelitian bisa mengevaluasi efektivitas integrasi modul literasi kesehatan digital dalam kurikulum sekolah sebagai upaya penguatan kapasitas jangka panjang. Pendekatan gabungan antara observasi jangka panjang, eksperimen terkontrol, dan analisis konteks sosial ini penting untuk memastikan bahwa media sosial digunakan secara strategis, bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai lingkungan pembelajaran kesehatan yang aktif. Dengan demikian, remaja tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam proses pengambilan keputusan kesehatan yang kritis dan mandiri. Riset lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung literasi kesehatan digital anak, serta bagaimana platform media sosial bisa dirancang untuk melibatkan orang tua secara efektif. Fokus pada aspek pemberdayaan, konteks lokal, dan evaluasi dampak jangka panjang akan memastikan keberlanjutan dan efektivitas promosi kesehatan digital. Hal ini sangat penting mengingat dinamika media sosial yang terus berubah dan kompleksitas informasi kesehatan yang dihadapi remaja saat ini.

  1. "Educating Adolescent Reproductive Health and Sexuality through the Ins" by Akhriyadi Sofian,... scholarhub.ui.ac.id/mjs/vol27/iss2/21Educating Adolescent Reproductive Health and Sexuality through the Ins by Akhriyadi Sofian scholarhub ui ac mjs vol27 iss2 21
  2. Can Social Media Use Be More Health-Promoting? Description and Pilot Evaluation of a School-Based Program... journals.sagepub.com/doi/10.1177/21582440241249538Can Social Media Use Be More Health Promoting Description and Pilot Evaluation of a School Based Program journals sagepub doi 10 1177 21582440241249538
  3. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan pada Remaja di Sekolah... jonedu.org/index.php/joe/article/view/3036Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan pada Remaja di Sekolah jonedu index php joe article view 3036
Read online
File size193.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test