UMMAUMMA
Jurnal BinomialJurnal BinomialPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam pembelajaran IPA biologi dengan berupaya meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran Children Learning In Scince pada peserta didik kelas VII SMP Ittihad Makassar selama 2 siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Ittihad Makassar yang berjumlah 23 orang. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi dan tes kemampuan kognitif pada akhir siklus I dan siklus II. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Children Learning In Scince dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan rata-rata persentase hasil belajar biologi pada siklus pertama sebesar 78,26% dan pada siklus kedua meningkat menjadi 91,30%. Model pembelajaran tersebut membuat peserta didik lebih aktif, fokus, dan termotivasi, serta memenuhi semua aspek dan indikator.
Penerapan model pembelajaran Children Learning In Scince pada kelas VII B SMP Ittihad Makassar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII B SMP Ittihad Makassar pada siklus pertama sebesar 78,26% dan pada siklus kedua meningkat menjadi 91,30%.Dengan model pembelajaran tersebut peserta didik lebih aktif, fokus, dan termotivasi, serta terpenuhinya semua aspek dan indikator.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital, seperti simulasi interaktif dan aplikasi belajar, dapat memperkuat model Children Learning In Science dan meningkatkan motivasi siswa. Selain itu, studi longitudinal yang mengukur dampak jangka panjang penggunaan model ini pada pemahaman konsep biologi di tingkat kelas menengah atas akan memberikan gambaran kontribusi strategi belajar tersebut terhadap kurikulum nasional. Penelitian berikutnya juga dapat membandingkan efektivitas model CLIS dengan model pembelajaran tradisional melalui eksperimen terkontrol, sehingga dapat disimpulkan faktor-faktor yang paling signifikan mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa.
- EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING (Talking Chips) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/biotek/article/view/16119EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING Talking Chips TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA journal uin alauddin ac index php biotek article view 16119
- PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS... doi.org/10.20527/jbse.v1i2.9PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE CLIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS doi 10 20527 jbse v1i2 9
| File size | 854 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Penggunaan kartu kata (flashcards) terbukti efektif meningkatkan penguasaan kosa kata siswa kelas IX pada pembelajaran teks iklan di SMPN 1 Sikur. PeningkatanPenggunaan kartu kata (flashcards) terbukti efektif meningkatkan penguasaan kosa kata siswa kelas IX pada pembelajaran teks iklan di SMPN 1 Sikur. Peningkatan
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi edukatif, demonstrasi aktivitas fisik sederhana, praktik ice breaking berupaMetode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi edukatif, demonstrasi aktivitas fisik sederhana, praktik ice breaking berupa
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Pada aspek kepercayaan diri berbicara, skor rata‑rata meningkat dari 6,8 menjadi 7,6 dengan persentase kenaikan sebesar 11,76%. Analisis tambahan menunjukkanPada aspek kepercayaan diri berbicara, skor rata‑rata meningkat dari 6,8 menjadi 7,6 dengan persentase kenaikan sebesar 11,76%. Analisis tambahan menunjukkan
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 69,41 menjadi 85,88, kelengkapan belajar dari 47,05 % menjadi 76,47 %, serta partisipasi aktifHasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 69,41 menjadi 85,88, kelengkapan belajar dari 47,05 % menjadi 76,47 %, serta partisipasi aktif
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai teknik untuk meningkatkan motivasi siswa, antara lain manajemen kelas yang efektif, variasiHasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai teknik untuk meningkatkan motivasi siswa, antara lain manajemen kelas yang efektif, variasi
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program pembelajaran Al‑Quran dan strategi peningkatan minat belajar untuk memperkuat prestasi PAI di kalanganTemuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program pembelajaran Al‑Quran dan strategi peningkatan minat belajar untuk memperkuat prestasi PAI di kalangan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Motivasi, terutama motivasi intrinsik, berperan penting dalam memengaruhi perilaku dan pencapaian siswa. Motivasi intrinsik, didorong oleh minat dan kepuasanMotivasi, terutama motivasi intrinsik, berperan penting dalam memengaruhi perilaku dan pencapaian siswa. Motivasi intrinsik, didorong oleh minat dan kepuasan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Aspek yang mempengaruhi sumber belajar TIK pada pembelajaran PAI diidentifikasi sebagai pesan, manusia, teknik, bahan, dan alat/perlengkapan.media TIKAspek yang mempengaruhi sumber belajar TIK pada pembelajaran PAI diidentifikasi sebagai pesan, manusia, teknik, bahan, dan alat/perlengkapan.media TIK
Useful /
UMPPUMPP Hasilnya terbentuk empat klaster dengan DBI 0,622, merepresentasikan intensitas kasus rendah hingga sangat tinggi, yang dapat dijadikan dasar strategiHasilnya terbentuk empat klaster dengan DBI 0,622, merepresentasikan intensitas kasus rendah hingga sangat tinggi, yang dapat dijadikan dasar strategi
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Penguatan nilai karakter religius juga dilakukan melalui internalisasi nilai keteladanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan syukur terhadap nikmat pangan,Penguatan nilai karakter religius juga dilakukan melalui internalisasi nilai keteladanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan syukur terhadap nikmat pangan,
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Melalui perbandingan kedua pemikiran ini, studi ini bertujuan mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pendekatan pendidikan serta kontribusinya terhadapMelalui perbandingan kedua pemikiran ini, studi ini bertujuan mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pendekatan pendidikan serta kontribusinya terhadap
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pengembangan kesehatan mental dan penguatan nilai‑nilai Islam meliputi empat tahap: penetapan tujuan, perumusan kegiatan,Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pengembangan kesehatan mental dan penguatan nilai‑nilai Islam meliputi empat tahap: penetapan tujuan, perumusan kegiatan,