IICETIICET
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya religius dalam menanamkan nilai-nilai karakter religius pada siswa di SMP Alam Al Aiman Tuntungan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya religius yang meliputi sholat duha berjamaah, kegiatan Qiroah Al-Quran dan Hadist, serta penerapan budaya adab secara konsisten mampu membentuk nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, kepercayaan diri, ketenangan jiwa, tanggung jawab, dan sikap hormat kepada guru dan orang tua. Temuan ini diperkuat oleh data angket yang menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori “baik hingga “sangat baik dalam aspek karakter religius. Dengan demikian, terbukti berkontribusi positif dalam pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia dan religius.
Implementasi budaya religius di SMP Alam Ayman melalui shalat dhuha, qiroah Al‑Quran dan hadist, serta pembiasaan adab memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter religius siswa.Kegiatan tersebut meningkatkan ketenangan batin, disiplin, kepercayaan diri, serta rasa hormat dan tanggung jawab, sekaligus memperkuat kemampuan membaca Al‑Quran dan kecintaan terhadap kitab suci.Secara keseluruhan, ketiga pilar budaya religius berfungsi sebagai instrumen pendidikan karakter Islam yang terintegrasi dan berkelanjutan, menghasilkan generasi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab.
Penelitian lanjutan sebaiknya melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan budaya religius terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan psikososial siswa di beberapa angkatan, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan karakter secara berkesinambungan. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran keterlibatan orang tua melalui platform digital seperti grup WhatsApp dalam memperkuat praktik keagamaan di rumah, serta mengukur sejauh mana dukungan tersebut berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Selain itu, perbandingan efektivitas jadwal kegiatan keagamaan yang berbeda, misalnya frekuensi shalat dhuha versus intensitas sesi qiroah Al‑Quran, dapat diinvestigasi dengan pendekatan campuran guna menentukan kegiatan mana yang paling berpengaruh pada dimensi karakter tertentu seperti kedisiplinan, kepercayaan diri, atau rasa hormat. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konteks budaya lokal terhadap keberhasilan program budaya religius, sehingga strategi implementasi dapat disesuaikan dengan karakteristik sekolah berbeda. Dengan mengintegrasikan ketiga fokus penelitian ini, diharapkan dapat menghasilkan model intervensi berbasis bukti yang lebih terarah dalam meningkatkan karakter religius siswa di lingkungan sekolah.
- Implementasi Budaya Religius dalam Membina Akhlak Siswa di MI Rahmatullah Kota Jambi | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.47783/jurpendigu.v2i1.189Implementasi Budaya Religius dalam Membina Akhlak Siswa di MI Rahmatullah Kota Jambi Jurnal Pendidikan doi 10 47783 jurpendigu v2i1 189
- Implementasi Budaya Religius Dalam Peningkatan Kedisiplinan Siswa DI MAPM Cukir Jombang | Lutfiah | JUPE... doi.org/10.58258/jupe.v8i2.4963Implementasi Budaya Religius Dalam Peningkatan Kedisiplinan Siswa DI MAPM Cukir Jombang Lutfiah JUPE doi 10 58258 jupe v8i2 4963
- Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan | Ahsanulkhaq | Jurnal Prakarsa Paedagogia.... doi.org/10.24176/jpp.v2i1.4312Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan Ahsanulkhaq Jurnal Prakarsa Paedagogia doi 10 24176 jpp v2i1 4312
| File size | 434.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
DDIPOLMANDDIPOLMAN Data yang diperoleh melalui alat pengumpul data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulisData yang diperoleh melalui alat pengumpul data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulis
DDIPOLMANDDIPOLMAN Pola komunikasi yang digunakan oleh guru agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa SMP DDI Polewali Mandar telah tercipta dengan baik, ditunjukkan olehPola komunikasi yang digunakan oleh guru agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa SMP DDI Polewali Mandar telah tercipta dengan baik, ditunjukkan oleh
DDIPOLMANDDIPOLMAN Secara mendasar dakwah meliputi isi (esensi) dan cara (metode). Isi (materi) memang harus disampaikan sesuai dengan sumber normativitas agama, namun jugaSecara mendasar dakwah meliputi isi (esensi) dan cara (metode). Isi (materi) memang harus disampaikan sesuai dengan sumber normativitas agama, namun juga
DDIPOLMANDDIPOLMAN Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis soal skala dan perbandingan. Data selanjutnya yang telah diperoleh akan dihitungInstrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis soal skala dan perbandingan. Data selanjutnya yang telah diperoleh akan dihitung
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan guru dalam memanfaatkan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan dapat meningkatkan keaktifan belajarPenelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan guru dalam memanfaatkan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan dapat meningkatkan keaktifan belajar
IAINAMBONIAINAMBON Jenis pendidikan ini menitikberatkan pada pengembangan karakter, khususnya penanaman Akhlakul Karimah (akhlak mulia) pada peserta didik, yang menjadi landasanJenis pendidikan ini menitikberatkan pada pengembangan karakter, khususnya penanaman Akhlakul Karimah (akhlak mulia) pada peserta didik, yang menjadi landasan
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, menurut para mufasir, sholat yang efektif mencegah perbuatan keji dan mungkar harus mencakup tigaPenelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, menurut para mufasir, sholat yang efektif mencegah perbuatan keji dan mungkar harus mencakup tiga
STAISKUTIMSTAISKUTIM cerdas, rasa ingin tahu yang tinggi, sabar, mempunyai biaya, adanya petunjuk dari seseorang guru dan dalam waktu yang lama. Tujuan pendidikan tampaknyacerdas, rasa ingin tahu yang tinggi, sabar, mempunyai biaya, adanya petunjuk dari seseorang guru dan dalam waktu yang lama. Tujuan pendidikan tampaknya
Useful /
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Penelitian ini menyimpulkan bahwa atmosfer toko dan harga secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Selanjutnya, atmosfer toko, harga, dan keputusanPenelitian ini menyimpulkan bahwa atmosfer toko dan harga secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Selanjutnya, atmosfer toko, harga, dan keputusan
STAISKUTIMSTAISKUTIM Dalam pengumpulan data digunakan angket untuk mengetahui data tentang layanan sistem informasi akademik (Siakad) dan kepuasan. Selanjutnya teknik analisisDalam pengumpulan data digunakan angket untuk mengetahui data tentang layanan sistem informasi akademik (Siakad) dan kepuasan. Selanjutnya teknik analisis
STAISKUTIMSTAISKUTIM Sifat penelitiannya adalah Deskriptif analitik dan metode analisisnya adalah analisis isi. Hasil kajian ini bahwa konsep kecerdasan kenabian ada tiga yaituSifat penelitiannya adalah Deskriptif analitik dan metode analisisnya adalah analisis isi. Hasil kajian ini bahwa konsep kecerdasan kenabian ada tiga yaitu
STAISKUTIMSTAISKUTIM Berdasarkan hasil implementasi EDS, sekolah mampu menghasilkan data dan bukti yang lengkap serta akurat untuk membuat rencana kerja sekolah (RKS) yangBerdasarkan hasil implementasi EDS, sekolah mampu menghasilkan data dan bukti yang lengkap serta akurat untuk membuat rencana kerja sekolah (RKS) yang