UIN SUKAUIN SUKA

Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan HadisJurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis

Gerakan reformasi Islam di Minangkabau, Sumatera Barat pada awal abad ke-20 berkembang melalui tiga fase yang berbeda. Fase pertama ditandai dengan keterlibatan intelektual, diikuti oleh konflik bersenjata, dan kemudian modernisasi melalui pendidikan. Pada fase ketiga, produksi keilmuan meningkat secara signifikan. Namun, literatur reformis umumnya terfokus pada perdebatan seputar tarekat dan fikih, sementara diskursus substantif mengenai tauhid—yang merupakan fondasi akidah—nyaris tidak mendapat perhatian. Studi ini menelaah manuskrip al-Tawhid karya Abdul Latif Syakur (1882–1963) untuk mengkaji aspek teologis Islam yang kurang dieksplorasi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif integratif (analisis filologis-teologis dan historis), penelitian ini mengkaji tiga aspek utama: (1) konstruksi tauhid integratif Syakur yang mensintesis rubūbiyyah, ulūhiyyah, dan asmā wa sifāt; (2) kritiknya terhadap syirik jahiliyah (ritualistik) maupun modern (sekular-materialistik); serta (3) peran ikhlas sebagai jembatan antara tauhid dan praksis sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Syakur menawarkan pendekatan non-polemik yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal Minangkabau (adat basandi syarak) dengan doktrin Islam. Ia juga mengkritik kecenderungan untuk mereduksi tauhid menjadi formalitas ritual semata atau memisahkan secara ketat antara agama dan negara. Konsep syirik modern yang ia rumuskan memberikan wawasan berharga dalam menghadapi tantangan kontemporer, seperti materialisme dan krisis lingkungan. Melalui integrasi pendidikan dan literasi di lembaga yang secara informal dikenal sebagai Surau Si Camin, Syakur turut membentuk reformasi holistik yang menekankan kesatuan antara akidah, etika, dan tanggung jawab sosial. Studi ini menegaskan relevansi tauhid integratif sebagai kerangka dalam resolusi konflik dan dialog antariman dalam masyarakat pluralistik, sekaligus merevitalisasi warisan intelektual Islam di kawasan Nusantara.

Studi ini menemukan bahwa Abdul Latif Syakur mengembangkan konsep tauhid integratif yang mensintesiskan aspek transcendensi dan empirisme.Kontribusinya mencakup (1) kritik terhadap praktik syirik jahiliyah dan modern sebagai penyebab fragmentasi sosial, (2) penekanan pada ikhlas sebagai pilar spiritual dalam praksis sosial keagamaan, serta (3) integrasi nilai adat basandi syarak dengan ajaran tauhid sebagai basis reformasi Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid integratif mampu menjadi solusi untuk konflik pluralistik dan tantangan modern seperti ekologis serta sekularisasi.

Penelitian lanjutan dapat (1) menjelaskan dinamika hubungan antara doktrin tauhid dan adat basandi syarak dalam konteks modern, (2) menganalisis dampak konsep syirik modern terhadap fenomena sekularisasi di masyarakat Nusantara, dan (3) membandingkan pendekatan filologis-teologis Syakur dengan tokoh reformis Islam lain di Asia Tenggara. Kajian ini akan menawarkan wawasan baru dalam menerjemahkan prinsip tauhid ke ranah sosial dan lingkungan kontemporer.

  1. The Policy Development of Social Welfare for Elderly Health Care in the Community: A Case Study of Phitsanulok... doi.org/10.5539/ass.v14n7p1The Policy Development of Social Welfare for Elderly Health Care in the Community A Case Study of Phitsanulok doi 10 5539 ass v14n7p1
  2. Role of Abdullah Ahmad on the Modernization of Islamic Education in Minangkabau | Khalifa: Journal of... kjie.ppj.unp.ac.id/index.php/kjie/article/view/3Role of Abdullah Ahmad on the Modernization of Islamic Education in Minangkabau Khalifa Journal of kjie ppj unp ac index php kjie article view 3
  3. The Neoplatonic Roots of Apophatic Theology in Medieval Islam on the Example of Maqāmāt... doi.org/10.31743/VV.16185The Neoplatonic Roots of Apophatic Theology in Medieval Islam on the Example of MaqyEAAmyEAAt doi 10 31743 VV 16185
  1. #al islam kemuhammadiyahan#al islam kemuhammadiyahan
  2. #tafsir islam#tafsir islam
Read online
File size554.19 KB
Pages24
Short Linkhttps://juris.id/p-36Q
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test