CAHAYA ICCAHAYA IC

Integrated Science Education JournalIntegrated Science Education Journal

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis hasil program DISKAPROD, khususnya menilai efektivitas dan kualitas instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses dasar siswa di sekolah. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan sampel 21 guru di Al-Hidayah Foundation Kebon IX. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, dan analisis data menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil menunjukkan dukungan kuat guru terhadap program: 57,1 % guru setuju implementasinya, dan 76,1 % memberikan respons positif terhadap dampak program. Temuan ini menunjukkan penerimaan luas dan pengakuan akan efektivitas program dalam meningkatkan pengukuran keterampilan proses siswa, menunjukkan potensi adopsi lebih luas. Studi ini memperkenalkan pendekatan baru dengan menekankan peran pengembangan instrumen penilaian oleh guru untuk secara akurat mengukur hasil belajar siswa. Integrasi program DISKAPROD ke kurikulum dipresentasikan sebagai metode inovatif dan efektif dalam meningkatkan pendidikan sains, khususnya di tingkat MTS, dengan memperkuat aplikasi praktis instrumen penilaian dan memfasilitasi perkembangan keterampilan proses sains siswa.

Program DISKAPROD berhasil memperkuat kemampuan guru dalam membuat, menggunakan, dan menilai instrumen penilaian keterampilan proses dasar sains secara objektif dan berkelanjutan.Hasil evaluasi menunjukkan dukungan positif yang signifikan dari para pendidik, yang pada gilirannya memotivasi peningkatan praktik pengajaran dan pembelajaran berbasis inquiry.Penelitian berikutnya perlu memvalidasi dampak jangka panjang program dengan mengukur peningkatan hasil belajar dan keterampilan siswa serta memperluas penerapan di berbagai konteks pendidikan.

Pertama, lakukan studi longitudinal yang melibatkan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan dan wilayah geografis untuk mengukur dampak jangka panjang DISKAPROD terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar. Kedua, integrasikan teknologi digital dalam pengembangan dan distribusi instrumen penilaian, sehingga data evaluasi dapat dikumpulkan secara real‑time dan analisis dapat dipersonalisasi untuk setiap siswa. Ketiga, kembangkan modul pelatihan berkelanjutan bagi guru yang fokus pada pembuatan instrumen penilaian terintegrasi, menggabungkan proses dasar dan proses terintegrasi, serta menilai efektivitasnya melalui perbandingan kuantitas dan kualitas data hasil belajar. Dengan pendekatan tiga arah ini, program dapat lebih adaptif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan sains di Indonesia.

  1. Analysis of Teacher Response to Problem Based Learning Model and Scaffolding Model in Science Subjects... doi.org/10.37251/isej.v4i3.733Analysis of Teacher Response to Problem Based Learning Model and Scaffolding Model in Science Subjects doi 10 37251 isej v4i3 733
  2. Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPA Tentang Sifat Dan Perubahan Wujud Benda... doi.org/10.17977/um031v4i22018p119Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPA Tentang Sifat Dan Perubahan Wujud Benda doi 10 17977 um031v4i22018p119
  3. Efforts to Improve Student Activities and Outcomes in Physics Learning Using the Two Stay Two Stray Technical... doi.org/10.37251/isej.v4i1.294Efforts to Improve Student Activities and Outcomes in Physics Learning Using the Two Stay Two Stray Technical doi 10 37251 isej v4i1 294
Read online
File size231.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test