TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL

Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah Teunuleh

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan pedagogis dan keterampilan digital guru sekolah dasar melalui program bimbingan bahan ajar digital (DTM). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi implementatif ini dilakukan dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan, pelatihan dan bimbingan, serta evaluasi hasil. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang dipilih berdasarkan keterlibatan mereka yang aktif dalam program. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan teknologi (26% menjadi 87%), kreativitas dalam mempersiapkan DTM (21% menjadi 92%), dan partisipasi siswa (53% menjadi 89%). Bimbingan berfungsi sebagai penguatan yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menggunakan teknologi. Kendala yang dihadapi termasuk infrastruktur yang terbatas dan kebutuhan akan pelatihan lanjutan. Penelitian ini merekomendasikan model bimbingan yang berkelanjutan untuk mempercepat secara sistematis integrasi teknologi dalam pendidikan dasar.

Studi ini menunjukkan bahwa program bimbingan bahan ajar digital (DTM) efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogis dan keterampilan digital guru sekolah dasar.Melalui pendekatan implementatif yang melibatkan identifikasi kebutuhan, pelatihan, dan evaluasi, guru mengalami peningkatan signifikan dalam penguasaan teknologi (26% menjadi 87%), kreativitas dalam mempersiapkan bahan ajar digital (21% menjadi 92%), dan aktivitas serta partisipasi siswa dalam belajar (53% menjadi 89%).Bimbingan berfungsi sebagai penguatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.Meskipun menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang terbatas dan kebutuhan akan pelatihan lanjutan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan berkelanjutan dapat mempercepat transformasi pendidikan dasar secara sistematis dan adaptif terhadap tuntutan era digital.Oleh karena itu, model bimbingan ini harus digunakan sebagai strategi nasional untuk pengembangan profesional guru pada era transformasi digital dalam pendidikan.Penerapan pendekatan ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan, tidak hanya pada tingkat sekolah dasar, tetapi juga pada tingkat pendidikan tinggi.Dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.Selain itu, model bimbingan ini dapat menjadi katalisator untuk inovasi pendidikan berkelanjutan, mendorong kolaborasi antara guru dan menciptakan komunitas pembelajaran yang dinamis.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model bimbingan berkelanjutan yang dapat diterapkan secara luas di berbagai konteks pendidikan dasar. Model ini harus dirancang untuk tidak hanya mentransfer keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mindset inovatif yang adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan dokumentasi sistematis dan refleksi mendalam atas proses bimbingan, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan kebijakan pendidikan berbasis teknologi digital yang inklusif dan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan infrastruktur teknologi, terutama jaringan internet yang stabil dan akses ke perangkat yang sesuai. Pelatihan dan bantuan teknis berkelanjutan untuk guru juga merupakan faktor kunci untuk mengoptimalkan manfaat DTM di kelas. Evaluasi berkala terhadap dampak DTM pada hasil belajar siswa harus dilakukan untuk menyempurnakan pendekatan ini sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era digital. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas juga penting untuk memastikan keselarasan antara pembelajaran di sekolah dan di rumah. Pengembangan konten digital berkualitas yang sejalan dengan kurikulum nasional harus menjadi prioritas dalam implementasi DTM. Selain itu, penting untuk memperhatikan aspek keamanan dan etika dalam penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran untuk melindungi siswa dari dampak negatif potensial.

  1. Perspectives of the Teachers on Challenges and Possibilities to Online System of Education amid COVID-19... doi.org/10.1177/21582440231155063Perspectives of the Teachers on Challenges and Possibilities to Online System of Education amid COVID 19 doi 10 1177 21582440231155063
  2. Analysis of emergency remote teaching in formal education: crosschecking three contemporary techno-pedagogical... doi.org/10.25304/rlt.v31.2982Analysis of emergency remote teaching in formal education crosschecking three contemporary techno pedagogical doi 10 25304 rlt v31 2982
  3. The case for engaging online tutors for supporting learners in higher education in refugee contexts |... journal.alt.ac.uk/index.php/rlt/article/view/2428The case for engaging online tutors for supporting learners in higher education in refugee contexts journal alt ac uk index php rlt article view 2428
Read online
File size365.41 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test