TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana dua tokoh muda, Jerome Polin dan Vina Mauliana, merepresentasikan diri dan membangun personal branding melalui Instagram. Dengan pendekatan studi dokumen dan analisis wacana kritis terhadap unggahan terpilih dari tahun 2023 hingga 2024, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kedua tokoh membangun identitas digital mereka sebagai tokoh populer. Berdasarkan teori penampilan diri Erving Goffman, konsep representasi Stuart Hall, serta kerangka personal branding, penelitian menemukan bahwa keduanya menggunakan media sosial tidak hanya untuk berbagi pengetahuan dan motivasi, tetapi juga untuk membangun persona publik yang inspiratif, profesional, dan mudah dipahami. Analisis menunjukkan bahwa Jerome memproyeksikan citra intelektual produktif dan global melalui gaya komunikasi edutainment, sementara Vina menampilkan sosok reflektif dan spiritual dengan pendekatan narasi emosional dan personal. Perbandingan strategi representasi ini menunjukkan bahwa generasi muda mampu membangun personal branding yang beragam namun konsisten melalui media sosial, tergantung pada nilai pribadi yang mereka tekankan. Temuan ini menegaskan bahwa identitas digital di era media sosial bukan entitas tetap, melainkan konstruksi simbolis yang dibentuk secara sadar melalui interaksi visual dan verbal daring.
Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, terutama Instagram, menjadi ruang penting dalam pembentukan identitas digital Generasi Muda di Indonesia.Melalui analisis konten dua tokoh muda, Jerome Polin dan Vina Mauliana, ditemukan bahwa praktik personal branding dilakukan secara strategis untuk membangun citra sebagai tokoh intelektual-populer.Meskipun menggunakan pendekatan berbeda—Jerome dengan gaya edutainment dan Vina dengan pendekatan reflektif-spiritual—keduanya berhasil membangun identitas diri yang kredibel, inspiratif, dan dekat dengan audiens muda.
Pertama, perlu diteliti bagaimana audiens muda secara aktif menafsirkan dan meniru strategi personal branding tokoh seperti Jerome Polin dan Vina Mauliana dalam kehidupan pribadi mereka, serta bagaimana peniruan ini memengaruhi pembentukan identitas dan ambisi karier mereka. Kedua, penting untuk menggali lebih dalam perbedaan generasi dalam konstruksi citra digital, dengan membandingkan strategi tokoh dari Generasi Z dan Milenial akhir dalam menyampaikan nilai produktivitas, spiritualitas, dan intelektualitas di platform serupa. Ketiga, diperlukan penelitian tentang dampak jangka panjang dari komodifikasi identitas digital ini terhadap kesejahteraan mental pengikutnya, khususnya dalam konteks tekanan untuk tampil produktif dan inspiratif di media sosial. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap dinamika antara citra diri yang dibangun secara strategis dan persepsi audiens, serta implikasi sosial dan psikologis dari budaya personal branding yang semakin dominan di kalangan muda. Dengan memahami proses ini, kita dapat melihat lebih jelas bagaimana media sosial tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi arena penting dalam pembentukan nilai, norma, dan aspirasi generasi muda saat ini.
- The Role of Personal Branding in Increasing Generation Z Career Success | Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan.... jurnal.ibik.ac.id/index.php/jimkes/article/view/2530The Role of Personal Branding in Increasing Generation Z Career Success Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan jurnal ibik ac index php jimkes article view 2530
- koneksi. perbandingan personal branding perempuan kepala daerah ii instagram koneksi main navigation... doi.org/10.24912/kn.v5i1.10174koneksi perbandingan personal branding perempuan kepala daerah ii instagram koneksi main navigation doi 10 24912 kn v5i1 10174
- Identity and Leisure Time: Aspiration of Muslim Influencers on Instagram: Identitas dan Waktu Luang:... doi.org/10.21009/005.01.03Identity and Leisure Time Aspiration of Muslim Influencers on Instagram Identitas dan Waktu Luang doi 10 21009 005 01 03
| File size | 465.14 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan hukum di era modern tidak lagi hanya dipahami secara tekstual. Sebaliknya, mereka harus diposisikan dalam konteksHasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan hukum di era modern tidak lagi hanya dipahami secara tekstual. Sebaliknya, mereka harus diposisikan dalam konteks
IAIN CURUPIAIN CURUP Temuan mengungkapkan tiga pergeseran utama: (1) urf digital merangka ulang peran pernikahan dari hierarkis-patriarkal menjadi berbasis kemitraan, (2) otoritasTemuan mengungkapkan tiga pergeseran utama: (1) urf digital merangka ulang peran pernikahan dari hierarkis-patriarkal menjadi berbasis kemitraan, (2) otoritas
IAIN CURUPIAIN CURUP Studi ini mengevaluasi efektivitas hukum ekonomi syariah di Indonesia menggunakan teori efektivitas hukum Anthony Allott, yang menekankan fungsi preventif,Studi ini mengevaluasi efektivitas hukum ekonomi syariah di Indonesia menggunakan teori efektivitas hukum Anthony Allott, yang menekankan fungsi preventif,
IAIN CURUPIAIN CURUP Dengan mengintegrasikan prinsip maqāṣid al-syarīah, khususnya ḥifẓ al-nasl (perlindungan keturunan), penelitian ini memperkenalkan konsep aktivismeDengan mengintegrasikan prinsip maqāṣid al-syarīah, khususnya ḥifẓ al-nasl (perlindungan keturunan), penelitian ini memperkenalkan konsep aktivisme
IAIN CURUPIAIN CURUP Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan kepastian hukum dan efisiensi, namun masih menghadapi tantangan seperti kesenjanganHasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan kepastian hukum dan efisiensi, namun masih menghadapi tantangan seperti kesenjangan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING The results show that through historiography and the double movement method, Fazlur Rahman emphasizes the importance of ijtihad and rationalism in IslamicThe results show that through historiography and the double movement method, Fazlur Rahman emphasizes the importance of ijtihad and rationalism in Islamic
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini menyimpulkan bahwa hijab tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pakaian, melainkan juga sebagai ekspresi spiritualitas dan identitas keislaman.Penelitian ini menyimpulkan bahwa hijab tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pakaian, melainkan juga sebagai ekspresi spiritualitas dan identitas keislaman.
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Kesenjangan ini menunjukkan urgensi untuk merevitalisasi peran ayah, tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan material, tetapi juga sebagai pendidik danKesenjangan ini menunjukkan urgensi untuk merevitalisasi peran ayah, tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan material, tetapi juga sebagai pendidik dan
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Ketiganya menunjukkan adanya hubungan hierarkis sekaligus integratif, di mana Ushuliyah memberikan kerangka epistemologis, Fiqhiyyah memberikan pedomanKetiganya menunjukkan adanya hubungan hierarkis sekaligus integratif, di mana Ushuliyah memberikan kerangka epistemologis, Fiqhiyyah memberikan pedoman
DAARULHUDADAARULHUDA Dampak negatif meliputi ketidakpastian status hukum istri dan anak, kesulitan memperoleh hak waris, serta minimnya perlindungan hukum. Faktor pendorongDampak negatif meliputi ketidakpastian status hukum istri dan anak, kesulitan memperoleh hak waris, serta minimnya perlindungan hukum. Faktor pendorong
DAARULHUDADAARULHUDA Karena itu, memahami muṭlaq dan muqayyad tidak hanya penting dalam ranah teori uṣūl al-Fiqh, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam fikih, terutamaKarena itu, memahami muṭlaq dan muqayyad tidak hanya penting dalam ranah teori uṣūl al-Fiqh, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam fikih, terutama
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan DP3A dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak dan mengidentifikasi kendala yang dihadapiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan DP3A dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi