DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Nikah sirri merupakan fenomena sosial yang masih marak terjadi di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Praktik ini dianggap sah secara agama karena memenuhi rukun dan syarat nikah, namun tidak tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap pencatatan nikah sirri, mengidentifikasi dampaknya terhadap hak-hak perempuan dan anak, serta mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi maraknya praktik ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pasangan pelaku nikah sirri, tokoh agama, kepala KUA, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, nikah sirri dianggap sah apabila rukun dan syaratnya terpenuhi, namun pencatatan pernikahan sangat penting sebagai bentuk maslahah mursalah untuk melindungi hak‑hak keluarga. Dampak negatif meliputi ketidakpastian status hukum istri dan anak, kesulitan memperoleh hak waris, serta minimnya perlindungan hukum. Faktor pendorong praktik nikah sirri antara lain aspek ekonomi, rendahnya pemahaman hukum, pengaruh budaya lokal, dan keterbatasan akses terhadap pencatatan resmi.
Penelitian menemukan bahwa nikah sirri sah secara syari bila rukun terpenuhi, namun pencatatan pernikahan penting sebagai maslahah untuk melindungi hak‑hak keluarga.Praktik nikah sirri memberikan dampak negatif signifikan bagi perempuan dan anak, termasuk ketidakpastian hukum, kerentanan, beban psikologis, serta kesulitan memperoleh hak waris dan dokumen kependudukan.Faktor‑faktor multidimensional seperti pemahaman agama, kondisi ekonomi, usia, budaya, geografis, dan prosedur administratif mempengaruhi praktik ini, sehingga diperlukan edukasi hukum‑agama, peran aktif tokoh agama, serta peningkatan layanan pencatatan di daerah terpencil.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas layanan pencatatan perkawinan keliling (mobile) dalam meningkatkan akses masyarakat kepulauan, dengan mengukur perubahan angka nikah sirri sebelum dan sesudah program. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan tingkat kesadaran hukum perkawinan di kalangan remaja antara wilayah kepulauan dan daratan, guna mengidentifikasi perbedaan faktor edukasi yang mempengaruhi keputusan menikah sirri. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga berpenghasilan rendah terhadap keputusan mereka untuk melakukan pencatatan pernikahan resmi, serta dampaknya terhadap perlindungan hukum perempuan dan anak. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, ketiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang dapat dijadikan dasar kebijakan publik untuk mengurangi praktik nikah sirri di daerah terpencil.
| File size | 300.31 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINPTKIAINPTK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi Kaum pada perkawinan masyarakat Pekal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empirisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi Kaum pada perkawinan masyarakat Pekal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Pondok PesantrenTeknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Pondok Pesantren
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Ada tiga level konteks dalam metode ini, yaitu konteks keruntutan pewahyuan (siyaq tartib an-nuzul), konteks naratif (siyaq as sard), dan struktur kebahasaanAda tiga level konteks dalam metode ini, yaitu konteks keruntutan pewahyuan (siyaq tartib an-nuzul), konteks naratif (siyaq as sard), dan struktur kebahasaan
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan urf, hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Karo memahami tradisi ini sebagai warisan leluhur yangMenggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan urf, hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Karo memahami tradisi ini sebagai warisan leluhur yang
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Adapun faktor penyebabnya antara lain: minimnya pengetahuan tentang pentingnya pencatatan pernikahan, ekonomi, sulitnya mendapatkan izin poligami dan sosialAdapun faktor penyebabnya antara lain: minimnya pengetahuan tentang pentingnya pencatatan pernikahan, ekonomi, sulitnya mendapatkan izin poligami dan sosial
IAINGAWIIAINGAWI Pendidikan tinggi Islam harus merespons tantangan ini dengan merevisi visi dan kurikulumnya agar lulusannya memiliki pengetahuan mendalam, profesionalisme,Pendidikan tinggi Islam harus merespons tantangan ini dengan merevisi visi dan kurikulumnya agar lulusannya memiliki pengetahuan mendalam, profesionalisme,
IAINGAWIIAINGAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan kelas secara horizontal yang bersifat opsional memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, tetapiHasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan kelas secara horizontal yang bersifat opsional memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, tetapi
UINUIN Namun, dalam konteks Indonesia yang berideologi Pancasila, modernisasi politik tidak akan mengarah kepada negara sekuler, meskipun terdapat sekularisasiNamun, dalam konteks Indonesia yang berideologi Pancasila, modernisasi politik tidak akan mengarah kepada negara sekuler, meskipun terdapat sekularisasi
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Reformasi konstitusi di Indonesia telah memperkuat jaminan Hak Asasi Manusia dan keadilan sosial melalui perubahan Undang-Undang Dasar Negara RepublikReformasi konstitusi di Indonesia telah memperkuat jaminan Hak Asasi Manusia dan keadilan sosial melalui perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik
DAARULHUDADAARULHUDA Sementara maqaṣid al-syarīah menekankan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai tujuan utama syariat, pendekatan yuridis-normatifSementara maqaṣid al-syarīah menekankan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta sebagai tujuan utama syariat, pendekatan yuridis-normatif
IAINPTKIAINPTK Dengan mengklaim bertujuan mulia, globalisasi ekonomi tersebut sebenarnya ditopang oleh ideologi yang sering dianggap timpang, yakni kapitalisme dan liberalisme.Dengan mengklaim bertujuan mulia, globalisasi ekonomi tersebut sebenarnya ditopang oleh ideologi yang sering dianggap timpang, yakni kapitalisme dan liberalisme.
UGMUGM Hasil menunjukkan bahwa pejabat pemerintah daerah kekurangan kapasitas dalam menangani dana dan sudah ada pengelolaan anggaran yang buruk seperti yangHasil menunjukkan bahwa pejabat pemerintah daerah kekurangan kapasitas dalam menangani dana dan sudah ada pengelolaan anggaran yang buruk seperti yang