DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Perkembangan hukum Islam di era modern menuntut adanya metodologi istinbāṭ yang mampu menjawab problematika kontemporer. Namun, dalam praktiknya masih terjadi kerancuan dalam memahami perbedaan fungsi antara Qawāʿid Uṣūliyyah, Qawāʿid Fiqhiyyah, dan Qawāʿid Tasyriʿiyyah. Realitas ini menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai posisi konseptual dan aplikatif ketiga jenis kaidah tersebut dalam penetapan hukum Islam. Penelitian ini merumuskan masalah: bagaimana perbedaan fungsi dan aplikasi Qawāʿid Uṣūliyyah, Fiqhiyyah, dan Tasyriʿiyyah, serta bagaimana integrasi ketiganya dalam memperkuat metodologi hukum Islam kontemporer. Jenis penelitian ini adalah normatif-kualitatif dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Data diperoleh dari literatur klasik ushul fiqh, karya fiqh, dan kajian kontemporer (2018–2025), kemudian dianalisis dengan analisis isi (content analysis) untuk menemukan perbedaan, persamaan, dan pola integrasi di antara ketiga jenis kaidah.
Berdasarkan hasil kajian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Qawāʿid Uṣūliyyah, Qawāʿid Fiqhiyyah, dan Qawāʿid Tasyriʿiyyah memiliki peran yang berbeda tetapi saling melengkapi dalam penetapan hukum Islam.Qawāʿid Uṣūliyyah berfungsi sebagai fondasi metodologis yang memastikan validitas proses istinbāṭ hukum dari sumber-sumber syari, Qawāʿid Fiqhiyyah berfungsi sebagai instrumen praktis yang menyederhanakan hukum cabang dalam bentuk kaidah umum yang dapat diaplikasikan pada berbagai kasus, sementara Qawāʿid Tasyriʿiyyah berfungsi sebagai prinsip normatif yang mengarahkan hukum Islam kepada tujuan maqāṣid al-syarīʿah dan kemaslahatan publik.Ketiganya menunjukkan adanya hubungan hierarkis sekaligus integratif, di mana Ushuliyah memberikan kerangka epistemologis, Fiqhiyyah memberikan pedoman operasional, dan Tasyriʿiyyah memberikan orientasi normatif-legislatif.Dengan demikian, integrasi ketiga kaidah tersebut menjadi keharusan agar hukum Islam tidak hanya kokoh secara metodologis, tetapi juga aplikatif, adaptif, dan relevan dalam menjawab problematika kontemporer seperti fintech, bioetika medis, maupun isu keadilan sosial dan lingkungan.
Untuk memperkuat metodologi hukum Islam kontemporer, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan dan penerapan Qawāʿid Uṣūliyyah dalam berbagai kasus hukum Islam yang kompleks dan kontemporer. Selain itu, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang Qawāʿid Fiqhiyyah dan Qawāʿid Tasyriʿiyyah, terutama dalam konteks legislasi syariah modern dan fatwa keagamaan. Dengan demikian, integrasi ketiga kaidah ini dapat menjadi landasan yang kuat dalam menjawab tantangan hukum Islam di era modern.
| File size | 407.01 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI SYARIFUDDINIAI SYARIFUDDIN Representasi tersebut dibangun oleh media massa. Definisi Islam dalam media Barat sangat berkaitan dengan distorsi makna, sentimen, dan stigma. MeskipunRepresentasi tersebut dibangun oleh media massa. Definisi Islam dalam media Barat sangat berkaitan dengan distorsi makna, sentimen, dan stigma. Meskipun
DINIYAHDINIYAH Secara umum yang mencakup teori, konsep dan sumber-sumber epistemologi adalah suatu disiplin ilmu yang membicarakan dan menyelidiki sumber, kaedah, prosesSecara umum yang mencakup teori, konsep dan sumber-sumber epistemologi adalah suatu disiplin ilmu yang membicarakan dan menyelidiki sumber, kaedah, proses
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO KH. Rahman Syakur menempatkan pendidikan sebagai instrumen dakwah jangka panjang, yang berorientasi pada pembentukan akhlak, integrasi ilmu dengan realitasKH. Rahman Syakur menempatkan pendidikan sebagai instrumen dakwah jangka panjang, yang berorientasi pada pembentukan akhlak, integrasi ilmu dengan realitas
UINSAIDUINSAID Didasari oleh hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai perubahan perilaku sosial mahasiswa akibat dampak penggunaan aplikasi TikTok, dapat disimpulkanDidasari oleh hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai perubahan perilaku sosial mahasiswa akibat dampak penggunaan aplikasi TikTok, dapat disimpulkan
UNISKA BJMUNISKA BJM pemahaman bacaan, literasi informasi, dan kemampuan menganalisis dan menerapkan informasi (big data) dalam lingkungan digital. Lebih jauh, literasi teknispemahaman bacaan, literasi informasi, dan kemampuan menganalisis dan menerapkan informasi (big data) dalam lingkungan digital. Lebih jauh, literasi teknis
IAISAMBASIAISAMBAS Konsep ashabiyah atau solidaritas kelompok penting untuk menjamin hak dan menyelesaikan konflik. Pemimpin yang efektif harus berpengaruh, berwibawa, bijaksana,Konsep ashabiyah atau solidaritas kelompok penting untuk menjamin hak dan menyelesaikan konflik. Pemimpin yang efektif harus berpengaruh, berwibawa, bijaksana,
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Dalam konteks hukum, Brunei Darussalam menerapkan Hukum Syariah yang didasarkan pada ajaran Islam. Hal ini mempengaruhi sistem peradilan, penegakan hukum,Dalam konteks hukum, Brunei Darussalam menerapkan Hukum Syariah yang didasarkan pada ajaran Islam. Hal ini mempengaruhi sistem peradilan, penegakan hukum,
ISQIISQI Penelitian ini bertujuan memformulasikan kerangka kerja untuk mewujudkan Indonesia rahmatan lil alamin. Pada tataran ini pula, pendidikan karakter memilikiPenelitian ini bertujuan memformulasikan kerangka kerja untuk mewujudkan Indonesia rahmatan lil alamin. Pada tataran ini pula, pendidikan karakter memiliki
Useful /
UNIPARUNIPAR 3) Jenis instrumen yang digunakan adalah tes dan non-tes. Instrumen tes terdiri dari tes objektif tipe pilihan ganda dan tes subjektif tipe uraian. Sementara3) Jenis instrumen yang digunakan adalah tes dan non-tes. Instrumen tes terdiri dari tes objektif tipe pilihan ganda dan tes subjektif tipe uraian. Sementara
DAARULHUDADAARULHUDA Transformasi hukum pidana Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 membuka peluang integrasi nilai-nilai syariat Islam dalam kerangka pluralismeTransformasi hukum pidana Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 membuka peluang integrasi nilai-nilai syariat Islam dalam kerangka pluralisme
IAISAMBASIAISAMBAS Argumen yang diajukan oleh kelompok Inkar Sunnah, baik dari sisi naqli maupun non-naqli, terbukti lemah secara metodologis dan historis. Penguatan pemahamanArgumen yang diajukan oleh kelompok Inkar Sunnah, baik dari sisi naqli maupun non-naqli, terbukti lemah secara metodologis dan historis. Penguatan pemahaman
BALIDWIPABALIDWIPA Hal ini kadang membuat wanita hamil di luar nikah terdesak untuk melakukan aborsi. Oleh karena itu, studi ini mengeksplorasi perspektif hukum pidana terhadapHal ini kadang membuat wanita hamil di luar nikah terdesak untuk melakukan aborsi. Oleh karena itu, studi ini mengeksplorasi perspektif hukum pidana terhadap