UMBUMB
EL-TA’DIB: Journal of Islamic EducationEL-TA’DIB: Journal of Islamic EducationIntegrasi media sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu bentuk adaptasi pedagogis terhadap perkembangan teknologi digital abad ke-21. Media sosial berfungsi bukan hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran kolaboratif antarsiswa yang mendukung pendekatan deep learning dan nilai-nilai Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media sosial seperti WhatsApp, Telegram, dan Instagram digunakan untuk membangun interaksi reflektif, menguatkan metakognisi, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam konteks pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui observasi aktivitas belajar berbasis media sosial pada siswa SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang terarah mampu memperkuat komunikasi spiritual, memperluas keterlibatan belajar, serta menumbuhkan kolaborasi dan empati antarsiswa. Dengan demikian, integrasi media sosial dapat berperan sebagai learning ecosystem yang memperkaya praktik pendidikan Islam di era digital.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media sosial memiliki potensi yang sangat besar sebagai sarana pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterlibatan aktif antar siswa (student engagement) dan proses internalisasi nilai-nilai Islam.Melalui pendekatan integratif, media sosial tidak hanya sebagai ruang interaksi, tetapi juga sebagai ruang reflektif bagi siswa dalam memahami, mengekspresikan, dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam konteks kehidupan di era dunia digital.Namun demikian, keberhasilan integrasi ini akan sangat tergantung pada kemampuan guru sebagai tenaga pendidik dalam merencanakan, mendesain dan melaksnakan aktivitas pembelajaran yang berorientasi nilai-nilai siswa dalam menerapkan etika dan tanggung jawab dalam menggunakan media social untuk menjaga pembelajaran.Diperlukan peningkatan kapasitas pedagogis dan digital agar mampu menciptakan pembelajaran bermakna berbasis media sosial yang bernilai spiritual.Perlu adanya regulasi internal dan pendampingan guru dalam mengelola media sosial sebagai ruang pembelajaran yang aman dan produktif.Dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai efektivitas model ini dalam konteks madrasah atau pendidikan tinggi Islam dengan metode kuantitatif untuk mengukur pengaruhnya terhadap capaian belajar dan moral digital siswa.
Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan proses internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI di sekolah menengah? . 2. Apakah ada perbedaan signifikan dalam efektivitas penggunaan media sosial untuk pembelajaran PAI antara sekolah menengah dan pendidikan tinggi Islam? . 3. Bagaimana peran guru PAI dalam merancang dan memoderasi pembelajaran berbasis media sosial secara efektif, dengan mempertimbangkan aspek pedagogis, spiritual, dan digital secara harmonis?.
| File size | 264.33 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO In the realm of legislation, the maqasid approach contributes to national law without having to be embodied in the symbolic and formal form of sharia.In the realm of legislation, the maqasid approach contributes to national law without having to be embodied in the symbolic and formal form of sharia.
UVAYABJMUVAYABJM Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kesenjangan komunikasi antargenerasi dalam keluarga merupakan persoalan seriusBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kesenjangan komunikasi antargenerasi dalam keluarga merupakan persoalan serius
UVAYABJMUVAYABJM Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting media dalam membentuk persepsi sosial terhadap perempuan, di mana representasi mereka sering kaliSelain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting media dalam membentuk persepsi sosial terhadap perempuan, di mana representasi mereka sering kali
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Pengabdian kepada Masyarakat membangun literasi digital berbasis sastra melalui penerapan jurnalisme naratif di Yayasan El Nama Indonesia, Ciputat, TangerangPengabdian kepada Masyarakat membangun literasi digital berbasis sastra melalui penerapan jurnalisme naratif di Yayasan El Nama Indonesia, Ciputat, Tangerang
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Perbedaan pendekatan Mutazilah dan Asyariyah menggambarkan fleksibilitas tradisi intelektual Islam dalam menempatkan rasio. Pandangan Ibn Rusyd dan al-KindiPerbedaan pendekatan Mutazilah dan Asyariyah menggambarkan fleksibilitas tradisi intelektual Islam dalam menempatkan rasio. Pandangan Ibn Rusyd dan al-Kindi
JIS INSTITUTEJIS INSTITUTE Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan secara statistik dalam konsentrasi, meskipun data deskriptif menunjukkan tren positif. Korelasi antaraNamun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan secara statistik dalam konsentrasi, meskipun data deskriptif menunjukkan tren positif. Korelasi antara
UNIKSUNIKS Analisis dilakukan terhadap argumen-argumen epistemologis, prinsip dasar Islamisasi ilmu, serta kondisi sosial‑intelektual umat Islam di era modernitas.Analisis dilakukan terhadap argumen-argumen epistemologis, prinsip dasar Islamisasi ilmu, serta kondisi sosial‑intelektual umat Islam di era modernitas.
GOLDENRATIOGOLDENRATIO Taksonomi Bloom, yang menyajikan model hierarkis, membantu pendidik mengajar matematika sekolah agar siswa dapat memperoleh pengetahuan dasar yang dikenalTaksonomi Bloom, yang menyajikan model hierarkis, membantu pendidik mengajar matematika sekolah agar siswa dapat memperoleh pengetahuan dasar yang dikenal
Useful /
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Pendidikan adalah media utama untuk menyampaikan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan keterbukaan terhadap keragaman. Dengan pendidikan berbasis pemikiranPendidikan adalah media utama untuk menyampaikan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan keterbukaan terhadap keragaman. Dengan pendidikan berbasis pemikiran
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan hermeneutik, yaitu menelaah teks klasik dan wacana modern secara interpretatif untuk menemukanMetode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan hermeneutik, yaitu menelaah teks klasik dan wacana modern secara interpretatif untuk menemukan
UNRAMUNRAM Melalui pendekatan ini, pembelajaran berbasis lingkungan berhasil meningkatkan pengetahuan dan pengalaman belajar siswa, sejalan dengan implementasi MerdekaMelalui pendekatan ini, pembelajaran berbasis lingkungan berhasil meningkatkan pengetahuan dan pengalaman belajar siswa, sejalan dengan implementasi Merdeka
UNIRAYAUNIRAYA Hasil analisis data menunjukan bahwa ada 30 makna konotatif yang di gunakan dalam 12 lirik lagu dan jenis makna konotatif yang dominan adalah makna asosiatif,Hasil analisis data menunjukan bahwa ada 30 makna konotatif yang di gunakan dalam 12 lirik lagu dan jenis makna konotatif yang dominan adalah makna asosiatif,