UNRAMUNRAM
PROGRES PENDIDIKANPROGRES PENDIDIKANPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai media E-Komik untuk mata pelajaran pendidikan Pancasila kepada siswa sekolah dasar kelas IV, yang berfokus pada validitas dan kepraktisannya di kelas. Penelitian dan Pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket validasi yang diisi oleh para ahli, serta lembar umpan balik dari guru dan siswa. Temuan menunjukkan bahwa media E-Komik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV sangat layak diterapkan sebagai media pembelajaran, sehingga diharapkan dapat dijadikan acuan untuk mengkaji lebih lanjut penerapan teknologi dalam pendidikan dan dampaknya terhadap pemahaman siswa serta sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya dengan berbagai konteks pembelajaran.
Proses pengembangan media e-comic dilakukan dengan prosedur pengembangan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation.Desain media pembelajaran E-Comic menggunakan aplikasi berupa Adobe Illustrator untuk mendesain karakter-karakter dan menggunakan Aplikasi Canva untuk menyusun media tersebut menjadi E-Comic.Adapun tingkat kevalidan media pembelajaran E-Comic diperoleh berdasarkan penilaian kevalidan dari ahli materi, bahasa dan media.Penilaian kevalidan oleh ahli materi dilakukan sebanyak dua tahap.Untuk tahap I mendapati persentase 52% berkriteria cukup valid akan tetapi harus melakukan beberapa revisi dan tahap II didapati persentase 84% berkriteria sangat valid.Penilaian kelayakan oleh ahli bahasa dilakukan sebanyak 1 tahapan.Tahap I memperoleh 87,5% berkriteria sangat valid.Penilaian kevalidan oleh ahli media juga dilakukan sebanyak dua tahap.Pada tahap I didapati persentase 56,36% berkriteria cukup valid dan melakukan revisi sesuai saran sedangkan pada tahap II didapati persentase 84% berkriteria sangat valid.Untuk kepraktisan media e-comic, didapatkan dari penilaian angket respon guru dan respon siswa.Berdasarkan angket respon guru dilihat dari aspek kemudahan, kegunaan dan kepuasan diperoleh nilai 100% berkriteria sangat praktis dan angket respon siswa dilihat dari aspek desain, tampilan materi serta ketertarikan siswa didapati persentase 94,45% berkriteria sangat praktis.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut dampak penggunaan media e-comic terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 2. Meneliti efektivitas media e-comic dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis pengaruh media e-comic terhadap perkembangan kreativitas dan inisiatif siswa dalam mengeksplorasi materi pembelajaran. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
| File size | 280.99 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meaningful Learning terwujud melalui strategi pengaitan materi dengan pengalaman nyata siswa, Joyful Learning tampakHasil penelitian menunjukkan bahwa Meaningful Learning terwujud melalui strategi pengaitan materi dengan pengalaman nyata siswa, Joyful Learning tampak
JBASICJBASIC Selain itu, guru mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menegaskan bahwaSelain itu, guru mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menegaskan bahwa
UMMUBAUMMUBA 3. 14. Dengan nilai 90% dan 93,8%, validator ahli materi dan ahli media memvalidasi komik digital tersebut sebagai Sangat Layak. Guru memperoleh nilai3. 14. Dengan nilai 90% dan 93,8%, validator ahli materi dan ahli media memvalidasi komik digital tersebut sebagai Sangat Layak. Guru memperoleh nilai
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Sementara itu, berdasarkan data kuesioner respon siswa dalam uji coba lapangan, masuk dalam kategori “sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembanganSementara itu, berdasarkan data kuesioner respon siswa dalam uji coba lapangan, masuk dalam kategori “sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dan mengetahui bahwa penggunaan video pembelajaran dari akun Instagram kesanUntuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dan mengetahui bahwa penggunaan video pembelajaran dari akun Instagram kesan
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Hal ini dibuktikanHasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Hal ini dibuktikan
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Populasi penelitian yakni siswa kelas IV, V dan VI sebanyak 43 siswa. Pemilihan sampel dilangsungkan dengan teknik stratified random sampling & banyakPopulasi penelitian yakni siswa kelas IV, V dan VI sebanyak 43 siswa. Pemilihan sampel dilangsungkan dengan teknik stratified random sampling & banyak
JBASICJBASIC Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukanMetode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukan
Useful /
UNSRIUNSRI Studi deskriptif kualitatif ini menganalisis peran interaksi simbolik melalui berbagai taktik IMC, termasuk iklan, promosi penjualan, pemasaran langsung,Studi deskriptif kualitatif ini menganalisis peran interaksi simbolik melalui berbagai taktik IMC, termasuk iklan, promosi penjualan, pemasaran langsung,
UNRAMUNRAM Kebijakan ini mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah, namun perlu diimbangi pengelolaanKebijakan ini mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah, namun perlu diimbangi pengelolaan
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR Pada variabel Sumber daya UKL telah memiliki kewenangan yang cukup namun masih adanya permasalahan berupa keterbatasan jumlah sumber daya manusia, kurangnyaPada variabel Sumber daya UKL telah memiliki kewenangan yang cukup namun masih adanya permasalahan berupa keterbatasan jumlah sumber daya manusia, kurangnya
JBASICJBASIC 000 dan diketahui nilai r hitung sebesar 0. 877. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi terhadap tingkat000 dan diketahui nilai r hitung sebesar 0. 877. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi terhadap tingkat