UNRAMUNRAM
PROGRES PENDIDIKANPROGRES PENDIDIKANKurikulum memegang peran penting dalam mengatur arah dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu kebijakan yang diterapkan di SDN 25 Cakranegara adalah pengurangan alokasi jam pelajaran wajib untuk memperkuat mata pelajaran pilihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan implikasi kebijakan tersebut serta bagaimana kebijakan ini mencerminkan fleksibilitas kurikulum dalam memenuhi kebutuhan belajar siswa kelas VI. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui studi literatur dan analisis dokumen jadwal pelajaran kelas VI SDN 25 Cakranegara digunakan. Hasil menunjukkan pengurangan jam Bahasa Indonesia dari 192 JP menjadi 160 JP per tahun dan peningkatan jam Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) dari 64 JP menjadi 96 JP per tahun. Kebijakan ini mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, berpikir kritis, dan pemecahan masalah, namun perlu diimbangi pengelolaan alokasi waktu proporsional agar tidak menurunkan pencapaian kompetensi dasar pada mata pelajaran wajib, khususnya literasi Bahasa Indonesia. Dengan demikian, penerapan kebijakan ini mencerminkan fleksibilitas kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap memerlukan pengawasan dan evaluasi agar keseimbangan antara penguasaan kompetensi dasar dan pengembangan keterampilan baru terjaga.
Berdasarkan hasil analisis terhadap pelaksanaan kebijakan pengurangan alokasi jam mata pelajaran wajib untuk penguatan mata pelajaran pilihan di SDN 25 Cakranegara, dapat disimpulkan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan adanya bentuk fleksibilitas kurikulum di tingkat satuan pendidikan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan belajar siswa.Secara struktural, penerapan kurikulum di sekolah ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, namun dalam praktiknya terjadi penyesuaian alokasi waktu, di mana mata pelajaran Bahasa Indonesia mengalami pengurangan jam dari 192 JP menjadi 160 JP per tahun, sedangkan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) mengalami penambahan dari 64 JP menjadi 96 JP per tahun.Kebijakan tersebut membawa implikasi positif dan negatif.Dari sisi positif, penambahan jam pada pelajaran Koding dan AI memberi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan literasi digital, sesuai semangat Kurikulum Merdeka.Namun di sisi lain, pengurangan jam pada mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia berpotensi mengurangi kedalaman pemahaman siswa terhadap kompetensi dasar, khususnya literasi dan kemampuan berbahasa.Dengan demikian, kebijakan pengurangan jam pelajaran wajib untuk penguatan mata pelajaran pilihan di SDN 25 Cakranegara merupakan langkah inovatif, namun perlu dikelola secara seimbang agar tidak menimbulkan ketimpangan antara penguasaan kompetensi dasar dan pengembangan keterampilan baru.
Pertanyaan penelitian baru yang dapat dikembangkan ialah bagaimana dampak pengurangan jam Bahasa Indonesia terhadap kemampuan literasi siswa dalam konteks kompetensi dasar, apakah pengurangan tersebut menurunkan skor literasi bila dibandingkan dengan rekan di sekolah lain yang tidak mengalami pengurangan. Selanjutnya, perlu diteliti seberapa efektif penguatan Koding dan AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa, serta apakah peningkatan waktu ini memicu motivasi belajar atau justru menimbulkan kelelahan akibat penggunaan teknologi berlebih. Terakhir, disarankan untuk memeriksa keseimbangan antara mata pelajaran wajib dan pilihan melalui pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, misalnya dengan membuat indikator kinerja kurikulum yang membandingkan pencapaian kompetensi dasar dan keterampilan abad ke-21, sehingga kebijakan fleksibilitas dapat dioptimalkan tanpa mengorbankan fondasi pembelajaran dasar.
| File size | 330.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Lebih dari 70 % peserta menunjukkan motivasi untuk menabung secara rutin setelah pelaksanaan program. Pendekatan interaktif dan simulasi praktik terbuktiLebih dari 70 % peserta menunjukkan motivasi untuk menabung secara rutin setelah pelaksanaan program. Pendekatan interaktif dan simulasi praktik terbukti
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Selain itu, pelatihan aparatur desa memperkuat pengelolaan sistem secara mandiri. Untuk menjamin keberlanjutan, diperlukan langkah strategis seperti pelatihanSelain itu, pelatihan aparatur desa memperkuat pengelolaan sistem secara mandiri. Untuk menjamin keberlanjutan, diperlukan langkah strategis seperti pelatihan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional. Komunitas UMKMPengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional. Komunitas UMKM
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Desa Kertawangi, yang terletak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata karena memiliki beragam atraksiDesa Kertawangi, yang terletak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata karena memiliki beragam atraksi
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Guru memperoleh pemahaman tentang peran media sosial, keterampilan desain grafis menggunakan Canva, serta pemanfaatan website sekolah. Peningkatan iniGuru memperoleh pemahaman tentang peran media sosial, keterampilan desain grafis menggunakan Canva, serta pemanfaatan website sekolah. Peningkatan ini
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Dengan pendekatan berbasis proyek yang komprehensif dan berkelanjutan ini, pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga memperkuatDengan pendekatan berbasis proyek yang komprehensif dan berkelanjutan ini, pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga memperkuat
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Banyak pengurus koperasi syariah tidak memiliki keterampilan penyusunan laporan keuangan berbasis standar akuntansi syariah yang diperlukan untuk memenuhiBanyak pengurus koperasi syariah tidak memiliki keterampilan penyusunan laporan keuangan berbasis standar akuntansi syariah yang diperlukan untuk memenuhi
UNNUUNNU Sekolah ini dibina untuk dipersiapkan menjadi sekolah unggulan di kabupaten manggarai timur lewat pendampingan oleh sekolah tinggi pertanian flores bajawa.Sekolah ini dibina untuk dipersiapkan menjadi sekolah unggulan di kabupaten manggarai timur lewat pendampingan oleh sekolah tinggi pertanian flores bajawa.
Useful /
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Oleh karena itu, program ini menunjukkan bahwa pengembangan anyaman pandan duri di Desa Rancagede tidak hanya memerlukan digitalisasi pemasaran, tetapiOleh karena itu, program ini menunjukkan bahwa pengembangan anyaman pandan duri di Desa Rancagede tidak hanya memerlukan digitalisasi pemasaran, tetapi
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Meskipun numerasi sendiri tidak secara langsung berkontribusi pada definisi inti literasi multimodal, konsep numerik dapat diajarkan menggunakan pendekatanMeskipun numerasi sendiri tidak secara langsung berkontribusi pada definisi inti literasi multimodal, konsep numerik dapat diajarkan menggunakan pendekatan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwasanya pelatihan penggunaan aplikasi bank sampah digital (E_BAS)Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwasanya pelatihan penggunaan aplikasi bank sampah digital (E_BAS)
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Penerapan prinsip Pemikiran Berbasis risiko dapat mendatangkan manfaat bagi perbaikan sistem informasi akuntansi dan sistem informasi manajemen di KantorPenerapan prinsip Pemikiran Berbasis risiko dapat mendatangkan manfaat bagi perbaikan sistem informasi akuntansi dan sistem informasi manajemen di Kantor