STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR

Jurnal Administrasi NegaraJurnal Administrasi Negara

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah berupaya untuk memperdekat, mempermudah dan memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan melalui diterapkannya Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2017 tentang Pembentukan Unit Kerja Layanan (UKL) disetiap Kecamatan dalam urusan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini melakukan analisis terhadap pengimplementasian kebijakan dengan menggunakan konsep teori implementasi kebijakan Edward III yakni Komunikasi, Sumber daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data Interactive Model. Hasil penelitian ini mengindikasikan pada variabel komunikasi kebijakan telah berjalan dengan baik. Pada variabel Sumber daya UKL telah memiliki kewenangan yang cukup namun masih adanya permasalahan berupa keterbatasan jumlah sumber daya manusia, kurangnya fasilitas, keterbatasan anggaran dan permasalahan jaringan. Pada variabel disposisi, sikap pelaksana telah mendukung kebijakan dengan komitmen yang dimiliki, tetapi pola pengangkatan birokrat belum mempertimbangkan kualifikasi serta belum tersedianya insentif bagi pegawai fungsional UKL. Pada variabel struktur birokrasi telah terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seragam dalam mendukung pelayanan dan fragmentasi yang ada disikapi dengan konsistensi komunikasi dan koordinasi antar pelaksana.

Meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan menjadi indikasi positif implementasi kebijakan ini.Untuk keberlanjutan kebijakan, perlu adanya perhatian terhadap ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas serta peningkatan fasilitas pelayanan demi kenyamanan masyarakat.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya studi mendalam mengenai efektivitas program inovasi layanan seperti Layanan Berputar (Berkeliling Kampung Jemput Antar) dalam menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan sulit diakses. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pemberian insentif terhadap motivasi dan kinerja pegawai UKL secara lebih objektif. Ketiga, penelitian kualitatif berfokus pada persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan di UKL, terutama terkait dengan kecepatan, ketepatan, dan keramahan petugas, dapat memberikan umpan balik yang berharga bagi perbaikan layanan.

  1. #pelayanan administrasi#pelayanan administrasi
  2. #kualitas pelayanan#kualitas pelayanan
Read online
File size947.25 KB
Pages25
Short Linkhttps://juris.id/p-2lY
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test