JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran matematika di sekolah dasar yang menuntut pendekatan lebih interaktif, kontekstual, dan selaras dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika kelas II Sekolah Dasar. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan subjek penelitian seorang guru dan sepuluh siswa yang terlibat langsung dalam penggunaan media AR. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan AR serta respon siswa terhadap pengalaman belajar yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih visual, interaktif, dan bermakna sehingga meningkatkan partisipasi, rasa ingin tahu, dan kemampuan siswa dalam menganalisis konsep matematis. Selain itu, guru mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menegaskan bahwa AR memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang tidak hanya memperkuat motivasi dan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, tetapi juga meningkatkan kompetensi digital guru dan mendukung penguatan keterampilan abad ke-21 pada jenjang sekolah dasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan yang mengeksplorasi penggunaan AR pada tingkat kelas dan materi yang lebih beragam.
Implementasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika kelas II Sekolah Dasar terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna.Penggunaan AR memberikan kontribusi teoretis dengan memperkuat pemahaman bahwa pembelajaran visual-kontekstual dapat meningkatkan motivasi serta kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada jenjang pendidikan dasar.Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alternatif media inovatif yang mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran sekaligus meningkatkan kompetensi digital dan pedagogis guru.Dengan demikian, media AR layak dijadikan bagian dari strategi pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar pengembangan AR diuji pada jenjang kelas berbeda, melibatkan materi matematika yang lebih kompleks, serta mengkaji efektivitasnya dalam jangka panjang guna memperoleh gambaran lebih komprehensif mengenai dampaknya terhadap capaian belajar dan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi AR dengan alat digital lainnya untuk meningkatkan kolaborasi siswa dalam pembelajaran matematika. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak AR terhadap siswa dengan gaya belajar atau kemampuan berbeda, seperti siswa dengan disabilitas atau anak berbakat. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan konten AR yang sesuai dengan standar kurikulum nasional atau lokal untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam pembelajaran matematika.
| File size | 257.12 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar dominan siswa disleksia serta menganalisis keterpaduannya dengan penerapan prinsipPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar dominan siswa disleksia serta menganalisis keterpaduannya dengan penerapan prinsip
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap materiHasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap materi
JBASICJBASIC Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima informan kunci (kepala sekolah dan guru), kemudian dianalisis secara interaktif melaluiData diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima informan kunci (kepala sekolah dan guru), kemudian dianalisis secara interaktif melalui
JBASICJBASIC Disimpulkan bahwa PBL berbantuan media ular tangga merupakan inovasi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa secara holistik. PenelitianDisimpulkan bahwa PBL berbantuan media ular tangga merupakan inovasi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa secara holistik. Penelitian
JBASICJBASIC Sebaliknya, penyediaan fasilitas yang memadai terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaanSebaliknya, penyediaan fasilitas yang memadai terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan
JBASICJBASIC Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh narasumber anak dan remaja,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh narasumber anak dan remaja,
UNISLAUNISLA Penggunaan teknik ini juga menunjukkan potensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga mendorong partisipasiPenggunaan teknik ini juga menunjukkan potensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga mendorong partisipasi
UNIVERSITASPGRIDELTAUNIVERSITASPGRIDELTA Metode NHT dengan pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas II Sekolah Dasar, ditunjukkan oleh peningkatanMetode NHT dengan pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas II Sekolah Dasar, ditunjukkan oleh peningkatan
Useful /
JBASICJBASIC Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap kejadian tsunami, sehingga peningkatan kapasitas kesiapsiagaan, khususnya di sektorIndonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap kejadian tsunami, sehingga peningkatan kapasitas kesiapsiagaan, khususnya di sektor
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan partisipasi siswa sekolah dasar dalam P5 melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan partisipasi siswa sekolah dasar dalam P5 melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan
UNISLAUNISLA Hasilnya menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kecepatan membaca dan pemahaman mahasiswa, dengan nilai p 0,879 (p > 0,05). Data tersebut menunjukkanHasilnya menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kecepatan membaca dan pemahaman mahasiswa, dengan nilai p 0,879 (p > 0,05). Data tersebut menunjukkan
UNISLAUNISLA Data reduction, data display and drawing conclusion was used to analyze the data. The result of this research shows that the students of X MIPA 6 haveData reduction, data display and drawing conclusion was used to analyze the data. The result of this research shows that the students of X MIPA 6 have