JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Deep Learning dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis Bahasa Inggris di SMK Negeri Tengaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Deep Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan kontekstual. Siswa tidak hanya menghafal struktur bahasa, tetapi juga memahami makna dan konteks penulisan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan menulis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini membantu meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, serta kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan kosakata, kesulitan dalam grammar, dan penyusunan kalimat kompleks. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan strategi kreatif seperti puzzle writing dan free writing, serta memberikan umpan balik yang konstruktif. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa metode Deep Learning berpotensi besar untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis Bahasa Inggris guna meningkatkan literasi dan kompetensi abad ke-21.
Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan Deep Learning memiliki dampak positif yang bermakna terhadap motivasi, keterlibatan, dan kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa, karena mendorong siswa untuk membangun ide berdasarkan konteks yang relevan, merefleksikan pilihan mereka, dan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan menulis.Secara teoritis, temuan ini memperkuat pandangan bahwa pengembangan kemampuan menulis paling efektif ketika siswa diarahkan untuk memproses informasi secara mendalam alih-alih mengandalkan hafalan permukaan, yang menekankan pentingnya keterlibatan kognitif dan pengalaman belajar yang bermakna dalam penulisan bahasa kedua.Secara praktis, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning di kelas memerlukan guru untuk merancang tugas yang autentik dan berpusat pada siswa, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, dan memberikan umpan balik yang merangsang refleksi dan perbaikan bertahap, terutama untuk siswa dengan berbagai tingkat kompetensi gramatikal dan leksikal.Untuk mengoptimalkan pendekatan ini, sekolah dan institusi pendidikan perlu menawarkan pengembangan profesional berkelanjutan yang melengkapi guru dengan strategi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Deep Learning ke dalam pengajaran menulis dengan cara yang adaptif, relevan secara kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan siswa vokasional.Berdasarkan wawasan ini, disarankan agar guru memperkuat kemampuan mereka untuk memfasilitasi penulisan reflektif, institusi meningkatkan sistem dukungan untuk inovasi pedagogis, dan peneliti masa depan mengeksplorasi efek jangka panjang Deep Learning terhadap otonomi menulis, kreativitas, dan pemikiran kritis siswa di berbagai pengaturan pendidikan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan profesionalisme guru dalam menerapkan pendekatan Deep Learning. Hal ini dapat mencakup pelatihan dan pengembangan berkelanjutan yang berfokus pada pemahaman prinsip-prinsip Deep Learning dan penerapannya dalam pengajaran menulis. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan merangsang refleksi siswa, terutama dalam konteks pembelajaran vokasional. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang Deep Learning terhadap kreativitas, pemikiran kritis, dan kemampuan menulis mandiri siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pengembangan pendidikan yang selaras dengan tuntutan abad ke-21.
| File size | 281.12 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Tujuan penelitian untuk memperbaiki rendahnya antusiasme dan partisipasi siswa dapat tercapai. Secara akademik, seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM.Tujuan penelitian untuk memperbaiki rendahnya antusiasme dan partisipasi siswa dapat tercapai. Secara akademik, seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM.
JBASICJBASIC Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala untuk meningkatkan kreativitas belajar dan keterlibatan siswa akibat keterbatasan media pembelajaranPembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala untuk meningkatkan kreativitas belajar dan keterlibatan siswa akibat keterbatasan media pembelajaran
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap materiHasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap materi
UNIBUNIB Dalam penggunaan media ini dapat meningkatkan kinerja siswa dalam aspek literal. Sementara dalam aspek inferensi, penggunaan media ini tidak efektif. BerdasarkanDalam penggunaan media ini dapat meningkatkan kinerja siswa dalam aspek literal. Sementara dalam aspek inferensi, penggunaan media ini tidak efektif. Berdasarkan
JBASICJBASIC Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi Kementerian Pendidikan dan lembaga pendidikan dasar untuk merancang program pelatihan berbasis kompetensiSecara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi Kementerian Pendidikan dan lembaga pendidikan dasar untuk merancang program pelatihan berbasis kompetensi
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika kelas II Sekolah Dasar.Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran matematika kelas II Sekolah Dasar.
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang Integrated Social Studies (IPAS) di MI NW Tanak Mira melalui strategiPenelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang Integrated Social Studies (IPAS) di MI NW Tanak Mira melalui strategi
JBASICJBASIC Berdasarkan analisis, model Make A Match meningkatkan keaktifan belajar IPS siswa. Hal ini dibuktikan dalam kegiatan pembelajaran siklus I, keaktifan siswaBerdasarkan analisis, model Make A Match meningkatkan keaktifan belajar IPS siswa. Hal ini dibuktikan dalam kegiatan pembelajaran siklus I, keaktifan siswa
Useful /
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PBL dengan media ular tangga secara signifikan efektif dalam meningkatkan tiga aspek kompetensi siswa, yaitu:Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PBL dengan media ular tangga secara signifikan efektif dalam meningkatkan tiga aspek kompetensi siswa, yaitu:
JBASICJBASIC Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap pengembangan kajian pendidikan perkotaan dengan memperkuat konsep teori sistem ekologi yang dikemukakanPenelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap pengembangan kajian pendidikan perkotaan dengan memperkuat konsep teori sistem ekologi yang dikemukakan
JBASICJBASIC Hasil yang diperoleh yaitu anak usia 4 tahun telah menguasai beberapa kata sapaan kekerabatan baik dalam bentuk bahasa ibu yaitu bahasa daerah maupun jugaHasil yang diperoleh yaitu anak usia 4 tahun telah menguasai beberapa kata sapaan kekerabatan baik dalam bentuk bahasa ibu yaitu bahasa daerah maupun juga
JBASICJBASIC Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CIRC diTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CIRC di