SGTSGT

PANGARSA : Jurnal Pengembangan Penelitian dan Pengabdian MasyarakatPANGARSA : Jurnal Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era Kurikulum Merdeka memerlukan kesiapan dan kompetensi guru. Untuk itu, dilaksanakan di MI Haji Hasyim Babat Jerawat Pakal Surabaya, yang melibatkan 20 peserta, terdiri dari guru dan kepala sekolah. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, yang fokus pada pengembangan kompetensi siswa dan pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Pelatihan dilakukan melalui diskusi pemetaan kebutuhan, pembuatan modul pembelajaran berbasis kompetensi, dan penyusunan modul projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hasilnya, peserta lebih memahami Kurikulum Merdeka dan mampu menyusun modul ajar yang relevan dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan guru dan menunjukkan potensi keberlanjutan melalui pendampingan lebih lanjut.

In House Training di MI Haji Hasyim Babat Jerawat Pakal Surabaya berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam merancang pembelajaran berbasis kompetensi sesuai Profil Pelajar Pancasila.Guru menjadi lebih percaya diri merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada materi tetapi juga mengembangkan kompetensi, karakter, dan sikap sosial siswa, meskipun masih terdapat tantangan terkait kesiapan guru, keragaman siswa, dan keterbatasan sumber daya.Antusiasme guru untuk melanjutkan pendampingan dan pelatihan lanjutan menunjukkan perubahan positif menuju pembelajaran yang lebih holistik dan adaptif.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas In‑House Training pada penerapan Kurikulum Merdeka di berbagai jenis satuan pendidikan, termasuk sekolah menengah pertama dan sekolah luar biasa, untuk mengetahui apakah peningkatan kapasitas guru serupa dapat dicapai di konteks yang berbeda. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menyelidiki pengaruh dukungan manajemen sekolah, ketersediaan sumber daya, dan peran orang tua terhadap keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka setelah pelatihan, dengan mengukur perubahan kompetensi guru dan profil pelajar selama setidaknya dua tahun. Selain itu, penelitian eksperimen dapat mengembangkan model pendampingan berbasis teknologi digital yang menyediakan umpan balik real‑time bagi guru dalam merancang pembelajaran berbasis kompetensi, dan menilai apakah pendekatan ini dapat mengurangi kendala kesiapan guru serta meningkatkan adaptasi terhadap keragaman karakteristik siswa. Dengan demikian, temuan-temuan tersebut dapat menjadi dasar bagi kementerian pendidikan dalam merumuskan program pelatihan guru yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Read online
File size293.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test