6262

International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola publikasi mengenai kewirausahaan halal melalui pendekatan Tetrapreneur Global Gotong-Royong (G2R). Analisis bibliometrik kuantitatif dilakukan menggunakan basis data Scopus dari 2004 hingga 2025, dengan pencarian kombinasi istilah seperti Entrepreneurship, Halal entrepreneurship, halalpreneurship, halalpreneurial, digital entrepreneurship, dan Halalan-Toyyiban yang menghasilkan 89 artikel. Data diproses melalui RStudio menggunakan paket Bibliometrix (Biblioshiny). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan minat terhadap kewirausahaan halal dari 2010 hingga 2025. Analisis ini juga menjelaskan hubungan antara penulis produktif, negara afiliasi, kolaborasi, dokumen terutama dikutip, kata kunci, dan pengetahuan ilmiah yang digunakan. Tinjauan literatur komprehensif berkontribusi bagi peneliti masa depan dalam membangun kerangka konseptual kuat. Pemetaan ilmiah terbatas pada basis data Scopus dan bahasa pemrograman.

Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman kewirausahaan halal dan pendekatan G2RT melalui analisis bibliometrik sistematis terhadap literatur yang ada.Meskipun volume penelitian meningkat, bidang ini masih kurang terjelajahi, terutama dibandingkan dengan kewirausahaan halal di sektor mikro.Analisis 89 artikel (2010-2025) mengungkap evolusi bidang, tema kunci, dan kontributor utama.Secara teoritis, penelitian menyoroti pentingnya menerapkan nilai Islam dalam kewirausahaan.Secara praktis, temuan menekankan perlunya pengusaha mengadopsi praktik kewirausahaan halal untuk memperkuat kolaborasi, terutama dalam implementasi G2RT.Integrasi nilai Islam dalam pengambilan keputusan dapat meningkatkan kinerja.Tema muncul seperti kewirausahaan halal, kewirausahaan sosial Islam, dan ekonomi digital Islam menunjukkan peluang inovasi untuk menyelesaikan tantangan global.

Penelitian lanjutan dapat mengk bagaimana integrasi teknologi blockchain dalam rantai pasok halal (Tetra1) dapat meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen global Muslim. Bagaimana strategi pemasaran kolaboratif (Tetra2) dapat dikembangkan untuk menghubungkan nilai etika Islam dengan pasar global mainstream. Bagaimana prinsip ihsan (keunggulan moral) dalam manajemen kualitas (Tetra3) dapat distandarisasi di industri halal untuk membangun reputasi merek global. Dengan menggabungkan inovasi teknologi, nilai etika, dan kerjasama lintas budaya, penelitian ini menawarkan kerangka baru untuk kewirausahaan halal yang berkelanjutan dan inklusif. Pendekatan ini juga penting untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pasar global.

  1. The Empowerment of Mosque-Based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) with a Marketpreneur Approach... doi.org/10.15575/ijni.v12i1.32135The Empowerment of Mosque Based Micro Small and Medium Enterprises MSMEs with a Marketpreneur Approach doi 10 15575 ijni v12i1 32135
  2. Islamic Entrepreneurship Research Trends in A Bibliometric Analysis Based on the Scopus Database (2010-2024)... jiebr.umy.ac.id/index.php/jiebr/article/view/351Islamic Entrepreneurship Research Trends in A Bibliometric Analysis Based on the Scopus Database 2010 2024 jiebr umy ac index php jiebr article view 351
Read online
File size1.17 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test