SIDUCATSIDUCAT

DAWUH : Islamic Communication JournalDAWUH : Islamic Communication Journal

Dalam sistem pemikiran Muhammad Iqbal, pembahasan nilai-nilai etika tidak mendapat perhatian serius dari para ulama. Hal ini dapat dipahami ketika diskusi direduksi menjadi fakta bahwa Iqbal bukanlah pemikir etika dalam arti sempit dan ia tidak menulis buku-buku etika. Tapi, penekanan Iqbal pada keutamaan tindakan dan kebebasan manusia, seperti yang ditemukan dalam Rekonstruksi dan puisinya, dapat mengkategorikannya sebagai salah satu pemikir etika Muslim dalam arti luas. Tulisan ini berpendapat bahwa pandangan etis Iqbal didasarkan pada penafsirannya terhadap Islam yang menekankan pada tindakan. Selain itu, penghormatan Iqbal terhadap kebebasan eksistensial manusia tidak mengasingkan pandangan etisnya dari kebebasan Tuhan. Oleh karena itu, di satu sisi, Iqbal berbagi idenya dengan seorang eksistensialis religius seperti Kierkegaard. Di sisi lain, ia mengkritisi pandangan etis seperti yang disuarakan oleh Nietzsche.

Para pemikir Muslim modern harus mengadopsi pendekatan dekonstruksi guna menghidupkan kembali relevansi etika Islam dalam konteks global.Melalui perspektif budaya, praktik keagamaan dapat dipahami sebagai makna bersama yang plural dan dinamis.Peran aktif manusia, penuh tanggung jawab, menjadi kunci dalam membangun solidaritas lintas budaya dan kesamaan nilai kemanusiaan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana konsep tindakan moral sebagai dasar etika dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia, guna memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Islam yang relevan dengan tantangan global. Selanjutnya, studi komparatif antara perspektif Iqbal dan filsuf eksistensialis Barat dapat menelaah kemungkinan sinergi dalam membentuk kerangka etika universal yang melampaui batas agama. Akhirnya, evaluasi dampak implementasi nilai kebebasan eksistensial Iqbal dalam praktik kebijakan publik dapat memberikan insight baru tentang bagaimana etika Islam dapat berkontribusi pada kebijakan sosial yang lebih adil dan inklusif.

Read online
File size562.9 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test