RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Etika profesional sangat penting bagi lingkungan kerja, terutama bagi manajer yang memainkan peran strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan organisasi. Dalam menganalisis etika profesional untuk tujuan pengambilan keputusan, artikel ini memusatkan perhatian pada teori etika profesional, prinsip‑prinsip etika profesional, serta studi kasus pada PT Garuda Indonesia. Studi kasus yang dibahas mencakup manipulasi laporan keuangan tahun 2018 yang berkaitan dengan penerapan etika dan kesadaran manajemen internal. Analisis yang digunakan dalam artikel ini meliputi utilitarianisme, deontologi, dan etika kesejahteraan, di mana manajemen PT Garuda Indonesia gagal memenuhi standar moral yang berlaku. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integritas, tanggung jawab, dan budaya organisasi merupakan komponen penting yang harus dijaga dalam praktik bisnis.

Etika profesional merupakan prinsip moral yang harus dijunjung tinggi oleh semua profesional, termasuk manajer, untuk memastikan integritas, kejujuran, transparansi, dan konsistensi dalam aktivitas mereka.Pelanggaran etika pada PT Garuda Indonesia, khususnya manipulasi laporan keuangan 2018, melanggar prinsip dasar etika profesional seperti kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas, serta terbukti tidak etis menurut perspektif deontologis, utilitarian, dan kebajikan.Kegagalan manajemen dalam memberikan contoh etis menyoroti pentingnya budaya etika yang kuat dan tata kelola perusahaan yang baik.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan etika profesional terhadap perilaku manajer di industri penerbangan, dengan mengukur perubahan sikap, keputusan, dan kepatuhan terhadap standar akuntansi setelah intervensi. Selanjutnya, perlu dikembangkan dan diuji kerangka tata kelola yang mengintegrasikan indikator etika dalam penilaian akurasi pelaporan keuangan perusahaan BUMN, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme pengendalian yang paling efektif untuk mencegah manipulasi laporan. Selain itu, studi komparatif mengenai peran mekanisme whistleblowing serta budaya organisasi dalam mencegah praktik manipulasi laporan keuangan pada perusahaan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pelaporan yang transparan. Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan memperkaya literatur tentang etika manajerial dan memberikan rekomendasi praktis bagi regulator, perusahaan, serta institusi pendidikan dalam membangun lingkungan bisnis yang berintegritas.

Read online
File size188.86 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test