RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengakuan kinerja dan keseimbangan kerja‑hidup terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Bank Mandiri Outlet Prioritas Medan Pulau Pinang. Penelitian juga menguji pengaruh pengakuan kinerja, keseimbangan kerja‑hidup, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada institusi yang sama, serta meneliti efek tidak langsung pengakuan kinerja dan keseimbangan kerja‑hidup terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan asosiatif dengan sampel sebanyak 93 karyawan, dan analisis jalur dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan kinerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangkan keseimbangan kerja‑hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, pengakuan kinerja, keseimbangan kerja‑hidup, dan kepuasan kerja masing‑masing memberikan pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta secara tidak langsung meningkatkan kinerja melalui peran mediasi kepuasan kerja.

Pengakuan kinerja dan keseimbangan kerja‑hidup secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja karyawan pada PT.Bank Mandiri Outlet Prioritas Medan Pulau Pinang.Kedua variabel tersebut juga memberikan pengaruh positif dan signifikan langsung terhadap kinerja karyawan.Selain itu, pengaruh tersebut bersifat tidak langsung melalui mediasi kepuasan kerja, sehingga meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas ruang lingkup studi dengan membandingkan pengaruh pengakuan kinerja dan keseimbangan kerja‑hidup terhadap kinerja karyawan di cabang‑cabang bank lain atau pada sektor industri yang berbeda, guna menguji generalisasi temuan. Selain itu, penggunaan desain longitudinal dapat membantu mengidentifikasi dinamika hubungan kausal antara variabel‑variabel tersebut selama periode waktu yang lebih panjang, sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perubahan kepuasan kerja dan kinerja. Selanjutnya, penelitian dapat menambahkan variabel mediasi atau moderasi lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, atau karakteristik kepribadian karyawan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor‑faktor tersebut mempengaruhi atau memperkuat hubungan antara pengakuan kinerja, keseimbangan kerja‑hidup, kepuasan kerja, dan kinerja. Dengan mengintegrasikan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam, dapat memberikan insight kontekstual yang melengkapi temuan kuantitatif. Akhirnya, analisis biaya‑manfaat dari program pengakuan kinerja dan inisiatif keseimbangan kerja‑hidup dapat memberikan rekomendasi praktis bagi manajemen dalam mengoptimalkan investasi sumber daya manusia.

  1. Portico. portico doi.org/10.1037/a0013444Portico portico doi 10 1037 a0013444
  2. Portico. portico access.portico.org/Portico/urlHandler?au=phzp94cj7Portico portico access portico Portico urlHandler au phzp94cj7
Read online
File size313.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test