BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Kemajuan kecerdasan buatan (AI) menawarkan peluang signifikan bagi guru untuk meningkatkan keterampilan penulisan ilmiah mereka. Namun, penggunaan optimal AI masih terbatas oleh literasi digital yang tidak memadai, keterampilan teknis, dan kurangnya pemahaman tentang pertimbangan etika. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menyelidiki permintaan pelatihan penulisan ilmiah yang menggabungkan AI dan mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya yang efektif. Pendekatan campuran digunakan, dengan memanfaatkan kuesioner terhadap 135 guru dan wawancara dengan 8 hingga 10 guru. Temuan menunjukkan bahwa 53% peserta membutuhkan pelatihan terstruktur yang mencakup praktik menulis, aktivitas reflektif, penguasaan konsep kunci, dan integrasi AI dalam persiapan artikel ilmiah. Untuk mengkontekstualisasikan hasil ini, penelitian ini menarik pada tiga kerangka teoritis: teori belajar pengalaman, dengan 71,25% respons dinilai tinggi; teori belajar orang dewasa (andragogi), dengan 83,33% respons dinilai sangat tinggi; dan Prinsip Asilomar AI, dengan 81,81% respons dinilai sangat tinggi. Secara khusus, tantangan kunci yang diidentifikasi termasuk risiko plagiarisme, kekhawatiran tentang akurasi data, pemahaman kontekstual yang terbatas, dan masalah terkait etika akademik. Sebagai respons, penelitian ini mengusulkan model pelatihan komprehensif yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman, prinsip andragogi, dan etika AI.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan pelatihan penulisan ilmiah menggunakan kecerdasan buatan (AI) di kalangan guru.Dari 135 responden, 71 (53%) menekankan pentingnya pelatihan terstruktur dan berkelanjutan.Hasil ini sejalan dengan tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat kebutuhan, hambatan, dan peluang dalam memanfaatkan AI untuk mendukung profesionalisme guru melalui publikasi ilmiah.Penelitian ini mendorong literatur dengan mengintegrasikan andragogi, teori belajar pengalaman, dan Prinsip Asilomar AI untuk mengembangkan model pelatihan komprehensif untuk instruksi penulisan.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan yang tidak hanya mencakup keterampilan teknis AI, tetapi juga literasi etika dan praktik reflektif, dengan menggunakan metode hands-on untuk membantu guru menjadi lebih adaptif dan produktif.Penelitian lebih lanjut harus mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis AI dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah guru dan membandingkan berbagai alat AI untuk penulisan akademik.Temuan ini menawarkan kontribusi praktis dan teoritis untuk mendorong budaya akademik yang lebih berkualitas di era digital.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan modul pelatihan yang komprehensif: Penelitian ini menunjukkan kebutuhan akan pelatihan terstruktur dalam penulisan ilmiah menggunakan AI. Oleh karena itu, perlu dikembangkan modul pelatihan yang mencakup berbagai aspek, seperti praktik menulis, refleksi, dan integrasi AI. Modul ini dapat dirancang dengan mempertimbangkan teori belajar pengalaman dan andragogi, serta prinsip-prinsip etika AI. . . 2. Meneliti dampak pelatihan AI terhadap kualitas publikasi ilmiah guru: Penelitian ini telah mengidentifikasi kebutuhan akan pelatihan, tetapi dampak nyata dari pelatihan tersebut terhadap kualitas publikasi ilmiah guru masih perlu dieksplorasi. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi efektivitas pelatihan AI dalam meningkatkan kualitas tulisan ilmiah guru, termasuk aspek seperti struktur, argumen, dan tinjauan literatur yang komprehensif.. . 3. Menganalisis tantangan etika dalam integrasi AI: Penelitian ini juga menggarisbawahi tantangan etika dalam penggunaan AI untuk penulisan ilmiah, seperti risiko plagiarisme dan masalah keaslian. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki lebih lanjut tantangan-tantangan etika ini dan mengembangkan strategi untuk memastikan penggunaan AI yang bertanggung jawab dan etis dalam konteks penulisan akademik. . . Dengan menggabungkan modul pelatihan yang komprehensif, evaluasi dampak pelatihan, dan analisis tantangan etika, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dan teoritis yang signifikan dalam mendukung profesionalisme guru melalui penulisan ilmiah yang berkualitas tinggi di era digital.

  1. An Application of Knowles’ Theories of Adult Education to an Undergraduate Interdisciplinary... doi.org/10.1080/07377363.2011.614887An Application of KnowlesyAAAo Theories of Adult Education to an Undergraduate Interdisciplinary doi 10 1080 07377363 2011 614887
  2. 0. iw djd 5x ou goh qry qe mh czp jc sk vz doi.org/10.3389/feduc.2024.14708530 iw djd 5x ou goh qry qe mh czp jc sk vz doi 10 3389 feduc 2024 1470853
  3. 0. ja hm jvr vu4 zve 9t fv xhu ly zsi qr9 za 6t qv safcx axo jw nwj go bau 8g ugc ion 4c5 n3 xg vv vj... doi.org/10.3389/bjbs.2024.126510 ja hm jvr vu4 zve 9t fv xhu ly zsi qr9 za 6t qv safcx axo jw nwj go bau 8g ugc ion 4c5 n3 xg vv vj doi 10 3389 bjbs 2024 12651
Read online
File size545.8 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-3zZ
DMCAReport

Related /

ads-block-test