JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduBerbagai penelitian mengenai bagaimana anak usia dini memperoleh bahasa pertamanya telah banyak dikaji, namun penelitian mengenai pemerolehan kata sapaan kekerabatan oleh anak usia 4 tahun belum pernah dilakukan padahal kata sapaan merupakan hal penting pada aspek kehidupan sehari-hari dengan tujuan membangun komunikasi dan mematuhi prinsip kesantunan berbahasa. Tujuan penelitian ini berupa mendeskripsikan kata sapaan kekerabatan yang diperoleh anak usia 4 tahun dan bagaimana penggunaannya pada tataran sintaksis. Penelitian ini memberikan suatu kajian baru dalam pemerolehan bahasa anak, yaitu melihat bagaimana anak usia 4 tahun memperoleh dan menggunakan kata sapaan kekerabatan dalam berbagai kalimat. Metode deskriptif kualitatif dan teknik simak dan cakap merupakan bagian penting yang digunakan dalam metodologi penelitian ini. Hasil yang diperoleh yaitu anak usia 4 tahun telah menguasai beberapa kata sapaan kekerabatan baik dalam bentuk bahasa ibu yaitu bahasa daerah maupun juga bahasa Indonesia. Kata sapaan tersebut juga digunakan dalam berbagai bentuk kalimat. Analisis data yang telah dilakukan memperoleh simpulan bahwa kata sapaan yang digunakan oleh anak telah mengalami pergeseran dari bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia. Selain itu peran keluarga dan lingkungan sosial sangat penting. Penggunaan kata sapaan yang tepat juga menunjukkan bahwa anak telah memahami kesantunan berbahasa sedari ia memperoleh bahasa pertamanya.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa anak usia 4 tahun telah menguasai beberapa kata sapaan kekerabatan dan mampu menggunakannya dalam berbagai bentuk kalimat pada tataran sintaksis.Kesantunan berbahasa telah diperoleh anak sejak ia memperoleh bahasa pertamanya, salah satunya melalui penggunaan kata sapaan yang sesuai.Peran keluarga dan lingkungan sosial sangat berpengaruh terhadap pemerolehan bahasa anak, serta terdapat pergeseran penggunaan kata sapaan dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh lingkungan sosial, termasuk interaksi dengan teman sebaya, terhadap variasi dan penggunaan kata sapaan kekerabatan pada anak usia 4 tahun. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan pemerolehan kata sapaan kekerabatan pada anak usia 4 tahun di berbagai daerah dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi proses tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan kata sapaan kekerabatan oleh anak usia 4 tahun berkontribusi pada pengembangan identitas sosial dan pemahaman tentang hubungan kekerabatan dalam keluarga dan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini, khususnya terkait dengan aspek sosiokultural dan pragmatik dari penggunaan kata sapaan kekerabatan.
| File size | 334.5 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Sebagai kontribusi unik, penelitian ini menawarkan pendekatan sintesis antara pembelajaran aktif dan metode literasi multimodal sebagai upaya peningkatanSebagai kontribusi unik, penelitian ini menawarkan pendekatan sintesis antara pembelajaran aktif dan metode literasi multimodal sebagai upaya peningkatan
JBASICJBASIC Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain penelitian menggunakan one grup pretest-posttest. Sampel penelitianMetode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain penelitian menggunakan one grup pretest-posttest. Sampel penelitian
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan, komunikasi, dan dukungan emosional orang tua berperan signifikan dalam membentuk minat anak terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan, komunikasi, dan dukungan emosional orang tua berperan signifikan dalam membentuk minat anak terhadap
JBASICJBASIC Analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubermann dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkanAnalisis data menggunakan teknik Miles dan Hubermann dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan Model Kemmis dan Mc Taggart dalam 2 siklus. Sebanyak 16 anak menjadi subyek. Data dikumpulkan menggunakan observasiPenelitian Tindakan Kelas ini menggunakan Model Kemmis dan Mc Taggart dalam 2 siklus. Sebanyak 16 anak menjadi subyek. Data dikumpulkan menggunakan observasi
SINTHOPSINTHOP Kami tidak memiliki kesempatan untuk melakukan follow-up jangka panjang atau melihat bagaimana pelajaran berhenti saat anak-anak tumbuh lebih tua. CeritaKami tidak memiliki kesempatan untuk melakukan follow-up jangka panjang atau melihat bagaimana pelajaran berhenti saat anak-anak tumbuh lebih tua. Cerita
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bandung pada 280 desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 terhadapPenelitian ini dilakukan di Kabupaten Bandung pada 280 desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 terhadap
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Globalisasi dan pandemi Covid-19 mengharuskan pelaku pendidikan beradaptasi dengan teknologi, namun guru di daerah seringkali memiliki akses terbatas untukGlobalisasi dan pandemi Covid-19 mengharuskan pelaku pendidikan beradaptasi dengan teknologi, namun guru di daerah seringkali memiliki akses terbatas untuk
Useful /
JBASICJBASIC Sebaliknya, penyediaan fasilitas yang memadai terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaanSebaliknya, penyediaan fasilitas yang memadai terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan
JBASICJBASIC Metode studi kasus dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan perwakilan guru kelas dan kepala sekolah menunjukkan bahwa faktor penyebabnyaMetode studi kasus dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan perwakilan guru kelas dan kepala sekolah menunjukkan bahwa faktor penyebabnya
JBASICJBASIC Hasil kajian menunjukkan bahwa kasus keracunan menyebabkan gangguan fisik mual, pusing, muntah, dan diare yang berujung pada penurunan stamina, efek psikologisHasil kajian menunjukkan bahwa kasus keracunan menyebabkan gangguan fisik mual, pusing, muntah, dan diare yang berujung pada penurunan stamina, efek psikologis
LETIGESLETIGES Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode analisis data didasarkan pada langkah-langkah Miles dan Huberman yang meliputi reduksiPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode analisis data didasarkan pada langkah-langkah Miles dan Huberman yang meliputi reduksi