PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA
Darma CendekiaDarma CendekiaProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan teknologi alat pembuat biokompos terhadap kesejahteraan masyarakat pada tahap replikasi program. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam upaya penerapan hasil penelitian dan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pelatihan, demonstrasi alat, pendampingan produksi, serta evaluasi terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi biokompos sebesar 70%, penurunan volume limbah organik sebesar 40%, dan peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 20%. Selain itu, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengolahan sampah meningkat signifikan, menunjukkan bahwa adopsi teknologi dapat memperkuat kemandirian ekonomi dan kesadaran lingkungan. Evaluasi menunjukkan keberlanjutan program dapat dicapai melalui penguatan kelembagaan dan dukungan perguruan tinggi.
Penerapan teknologi alat pembuat biokompos memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.Evaluasi tahap replikasi menunjukkan program ini dapat diterapkan di wilayah lain dengan hasil serupa, asalkan didukung oleh kelembagaan dan pendampingan teknis berkelanjutan.Keterlibatan dosen dan mahasiswa memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen transformasi pengetahuan dan teknologi tepat guna di masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai model bisnis yang paling efektif untuk pemasaran biokompos yang dihasilkan oleh masyarakat, termasuk potensi pengembangan merek dan strategi promosi yang tepat sasaran. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan alat pembuat biokompos yang lebih inovatif dan ramah lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan secara optimal atau menggunakan material lokal yang mudah didapatkan. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai pendekatan pendampingan masyarakat dalam memastikan keberlanjutan program, termasuk peran kelompok tani, pemerintah desa, dan organisasi non-pemerintah dalam memberikan dukungan teknis dan pendanaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan skala adopsi teknologi biokompos dan mewujudkan pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
- The theory of planned behavior: Frequently asked questions. theory planned behavior frequently asked... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/hbe2.195The theory of planned behavior Frequently asked questions theory planned behavior frequently asked onlinelibrary wiley doi 10 1002 hbe2 195
- Evaluasi Dampak Penerapan Teknologi Alat Pembuat Biokompos Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Tahap... jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/185Evaluasi Dampak Penerapan Teknologi Alat Pembuat Biokompos Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Tahap jurnal prismasejahtera index php darmacendekia article view 185
| File size | 396.42 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Kegiatan Pelatihan Sintaksis Fungsional pada Level Basic structure dirancang sebagai upaya pemberdayaan profesional guru Bahasa Inggris SMK melalui peningkatanKegiatan Pelatihan Sintaksis Fungsional pada Level Basic structure dirancang sebagai upaya pemberdayaan profesional guru Bahasa Inggris SMK melalui peningkatan
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Penyimpangan bahasa membuat pola interaksi yang tidak selaras dengan kesantunan para penutur Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia juga memiliki nilai luhurPenyimpangan bahasa membuat pola interaksi yang tidak selaras dengan kesantunan para penutur Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia juga memiliki nilai luhur
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, dan agen dukungan bisnis sangat penting untuk memberikan pelatihan berkelanjutan,Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, dan agen dukungan bisnis sangat penting untuk memberikan pelatihan berkelanjutan,
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Permasalahan kedua mitra adalah kurangnya inovasi produk dan kurangnya tehnik marketing kekinian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkanPermasalahan kedua mitra adalah kurangnya inovasi produk dan kurangnya tehnik marketing kekinian. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan
LITERASISAINSLITERASISAINS Metode pengabdian dengan Participatory Action Research yang meliputi sosialisasi konsep silvofishery serta pembangunan kolam secara partisipatif menggunakanMetode pengabdian dengan Participatory Action Research yang meliputi sosialisasi konsep silvofishery serta pembangunan kolam secara partisipatif menggunakan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Keberlanjutan program diupayakan melalui pengembangan modul pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam meningkatkanKeberlanjutan program diupayakan melalui pengembangan modul pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan
UNSERAUNSERA Masalah sampah telah menjadi perhatian global yang semakin mendesak, dengan Indonesia berkontribusi signifikan sebagai penghasil sampah terbesar ketigaMasalah sampah telah menjadi perhatian global yang semakin mendesak, dengan Indonesia berkontribusi signifikan sebagai penghasil sampah terbesar ketiga
UNSERAUNSERA Permasalahan ini belum teratasi dengan kurangnya media edukatif yang menarik serta keterbatasan keterlibatan aktif dari pihak sekolah dalam pengelolaanPermasalahan ini belum teratasi dengan kurangnya media edukatif yang menarik serta keterbatasan keterlibatan aktif dari pihak sekolah dalam pengelolaan
Useful /
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Studi ini mengidentifikasi tren, tantangan, dan peluang dalam pendekatan kolaboratif melalui integrasi Manajemen Rantai Pasokan Hijau (GSCM), Triple BottomStudi ini mengidentifikasi tren, tantangan, dan peluang dalam pendekatan kolaboratif melalui integrasi Manajemen Rantai Pasokan Hijau (GSCM), Triple Bottom
UNSERAUNSERA Penyuluhan, demonstrasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, kemudian pendampingan dalam pembuatan tempat pemilahan sampah merupakan metode yang akanPenyuluhan, demonstrasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, kemudian pendampingan dalam pembuatan tempat pemilahan sampah merupakan metode yang akan
UNSERAUNSERA Meski begitu, muncul persoalan baru karena belum ada cara khusus untuk mengelola sampah organik tersebut. Dari situlah muncul ide membuat lubang bioporiMeski begitu, muncul persoalan baru karena belum ada cara khusus untuk mengelola sampah organik tersebut. Dari situlah muncul ide membuat lubang biopori
UNSERAUNSERA Kegiatan penyuluhan pemilahan dan kegiatan pembagian tempat sampah di Desa Sambilawang pada tanggal 1 Juni 2025 bisa dikatakan berhasil dengan indikatorKegiatan penyuluhan pemilahan dan kegiatan pembagian tempat sampah di Desa Sambilawang pada tanggal 1 Juni 2025 bisa dikatakan berhasil dengan indikator