UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pengelolaan sampah pada siswa-siswa kelas tinggi SDN 19 Kota Serang sebagai upaya membentuk kesadaran lingkungan sejak dini. Berdasarkan hasil analisis situasi ditemukan bahwa masih rendah pemahaman anak-anak mengenai jenis sampah dan pengelolaannya menjadi salah satu penyumbang tingginya volume sampah di Kota Serang. Permasalahan ini belum teratasi dengan kurangnya media edukatif yang menarik serta keterbatasan keterlibatan aktif dari pihak sekolah dalam pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipastif melalui edukasi interaktif, praktik memilah sampah, serta permainan edukatif bertema lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah ditandai dengan meningkatkan dalam mengidentifikasi dan memilah sampah organik dan anorganik serta partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Pembahasan menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa dan masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan melalui literasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian yang diharapkan dapat terus berkembang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Berdasarkan hasil pembahasan kegiatan pengabdian di SDN 19 Kota Serang dapat disimpulkan adanya peningkatan pemahaman literasi pengelolaan sampah pada siswa kelas tinggi, yang terlihat dari evaluasi pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam mengenali dan memilah sampah organik dan anorganik.Metode partisipatif yang melibatkan media edukasi interaktif, praktik langsung, dan permainan edukatif terbukti dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan.Kolaborasi antara guru, siswa, masyarakat, mahasiswa, dan akademisi dalam membangun budaya sadar lingkungan secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikan keterampilan yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi volume sampah di Kota Serang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari program literasi sampah ini terhadap perubahan perilaku siswa dalam mengelola sampah di lingkungan rumah dan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran literasi sampah yang lebih inovatif dan adaptif, dengan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan spesifik siswa di berbagai jenjang pendidikan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serta dukungan dari berbagai pihak, seperti orang tua, pemerintah daerah, dan sektor swasta, dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di sekolah dan komunitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di masa depan, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Read online
File size617.25 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test