UNSERAUNSERA
Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian MasyarakatDi tahun 2025, program KKM 41 Unsera berfokus pada dua hal; pertama, pemberdayaan UMKM di Rumah Noqti, yang tergabung dalam Poklahsar (Kelompok Pengolah dan Pemasar); kedua, pengelolaan sampah di lingkungan SD ZAIS (Zata Amani Islamic School). SD ZAIS dipilih karena warga sekolah masih kurang memahami jenis sampah seperti organik, an-organik, dan bahan berbahaya beracun (B3) dan kurang kesadaran atas lingkungan berkelanjutan, sehingga menyebabkan sistem pengelolaan sampah sekolah tidak efektif. Sementara UMKM Noqti menghadapi kendala dalam pengembangan bisnis, terutama dalam promosi dan pemasaran, dalam hal ini penggunaan media sosial dan desain produk. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan tentang pengelolaan sampah di SD ZAIS serta membantu dalam pembuatan media promosi dan pemasaran di Rumah UMKM Noqti. Metode partisipatif dipilih dalam melakukan pemberdayaan ini. Pendekatan partisipatif dipahami sebagai pelibatan seluruh komponen dan stakeholder dalam proses tersebut. Hasil yang dicapai memperlihatkan bahwa Pemberdayaan ini cukup efektif dalam meningkatkan pengelolaan sampah di SD ZAIS, terutama meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menjaga lingkungan dalam mengelola sampah secara efektif mulai dari memilah sampai mengolah. Sementara mitra UMKM menunjukkan peningkatan penampilan produk dan kepercayaan diri dalam memasarkannya. Agar tujuan pemberdayaan dapat tercapai dengan baik, diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut di setiap tempat.
Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 41 Universitas Serang Raya dengan tema “Pengelolaan Sampah dan Pemberdayaan UMKM telah berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.Program ini dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu SD ZAIS (Zata Amani Islamic School), Kramatwatu, kabupaten Serang dan UMKM Pempek Noqti di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.Kegiatan di SD ZAIS mencakup edukasi mengenai pengelolaan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pembuatan lubang biopori, komposter sederhana, ecobrick, serta penanaman tanaman hijau.Program ini mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih asri.Di sisi lain, program pemberdayaan UMKM difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan pemasaran digital, perbaikan desain kemasan, pembuatan media promosi, hingga redesain logo dan pemasangan branding visual.Hasilnya, mitra UMKM menunjukkan peningkatan dalam hal penampilan produk dan kepercayaan diri dalam memasarkan produknya.Meskipun terdapat beberapa kendala selama pelaksanaan, seperti keterbatasan alat dan pemahaman mitra, seluruh tantangan tersebut berhasil diatasi dengan solusi yang tepat.Keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama aktif antara mahasiswa, mitra, dan pihak terkait lainnya.
Untuk keberlanjutan dan pengembangan program serupa di masa mendatang, berikut beberapa saran yang dapat dipertimbangkan: Bagi Mitra, diharapkan pihak sekolah dan UMKM dapat terus melanjutkan dan mengembangkan kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti pengelolaan sampah secara mandiri serta pemanfaatan media digital untuk promosi usaha. Bagi Mahasiswa Periode Selanjutnya, disarankan untuk melakukan persiapan yang lebih matang, termasuk pemetaan kebutuhan mitra dan ketersediaan alat sebelum kegiatan dimulai, agar program berjalan optimal. Bagi Pihak Kampus, perlu adanya dukungan lanjutan terhadap hasil program KKM agar dampaknya dapat terus berkembang dan dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
| File size | 779.74 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSERAUNSERA Program pendampingan UMKM Palem Sari berhasil meningkatkan kapasitas usaha di era digital dengan memberikan pelatihan dan praktik langsung, sehingga mitraProgram pendampingan UMKM Palem Sari berhasil meningkatkan kapasitas usaha di era digital dengan memberikan pelatihan dan praktik langsung, sehingga mitra
UNSERAUNSERA Keterlibatan akademisi dalam kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakatKeterlibatan akademisi dalam kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
UNSERAUNSERA Pendidikan tentang pengelolaan sampah harus diberikan kepada semua orang sedini mungkin, agar anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdianPendidikan tentang pengelolaan sampah harus diberikan kepada semua orang sedini mungkin, agar anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian
UNSERAUNSERA Pengabdian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk budaya peduli lingkungan di sekolah dan mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.Pengabdian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk budaya peduli lingkungan di sekolah dan mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
UNSERAUNSERA Selain itu, penerapan konsep reuse pada sampah botol plastik air mineral menjadi media tanam sayur. Sebelumnya program bank sampah yang berkolaborasi denganSelain itu, penerapan konsep reuse pada sampah botol plastik air mineral menjadi media tanam sayur. Sebelumnya program bank sampah yang berkolaborasi dengan
UNSERAUNSERA Perkembangan jaman mengharuskan setiap pelaku UMKM untuk semakin kreatif dalam proses pelaksanaan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali SumberPerkembangan jaman mengharuskan setiap pelaku UMKM untuk semakin kreatif dalam proses pelaksanaan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Sumber
UNSERAUNSERA Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memperkenalkan aplikasi pembukuan atau general journal secara digitalisasi sebagai upaya meningkatkan profit UMKMHasil pengabdian ini diharapkan dapat memperkenalkan aplikasi pembukuan atau general journal secara digitalisasi sebagai upaya meningkatkan profit UMKM
UNSURUNSUR Sistem ini merepresentasikan data nutrisi dari sampah dan kebutuhan tanaman dalam bentuk vektor multidimensi (N, P, K, Ca), kemudian menghitung tingkatSistem ini merepresentasikan data nutrisi dari sampah dan kebutuhan tanaman dalam bentuk vektor multidimensi (N, P, K, Ca), kemudian menghitung tingkat
Useful /
UNAIRUNAIR Analisis korelasi mengungkapkan nitrat berhubungan dengan TSS dan COD pada tahun 2021, tidak signifikan pada tahun 2022, dan berhubungan dengan pH padaAnalisis korelasi mengungkapkan nitrat berhubungan dengan TSS dan COD pada tahun 2021, tidak signifikan pada tahun 2022, dan berhubungan dengan pH pada
UNSURUNSUR Penelitian dilakukan dengan melakukan pengujian sistem dan pengujian delay pengiriman data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pendeteksi IoT dapatPenelitian dilakukan dengan melakukan pengujian sistem dan pengujian delay pengiriman data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pendeteksi IoT dapat
UNSERAUNSERA Program pendampingan pengelolaan sampah di SDN Ketileng 2 Cilegon menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif dapat meningkatkanProgram pendampingan pengelolaan sampah di SDN Ketileng 2 Cilegon menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif dapat meningkatkan
UNSERAUNSERA Sampah yang dihasilkan oleh warga SMKN 6 Kota Serang dalam satu hari dapat dikategorikan banyak dan mayoritas sampah yang dihasilkan adalah sampah plastikSampah yang dihasilkan oleh warga SMKN 6 Kota Serang dalam satu hari dapat dikategorikan banyak dan mayoritas sampah yang dihasilkan adalah sampah plastik