AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL
Aksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] JournalAksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] JournalPerkembangan pesat teknologi digital telah secara mendasar mengubah praktik bisnis, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di komunitas perkotaan. Pemasaran digital muncul sebagai instrumen strategis yang memungkinkan UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang dinamis di era digital. Integrasi platform digital ke dalam aktivitas pemasaran memungkinkan bisnis kecil mengatasi keterbatasan terkait modal, lokasi, dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemasaran digital sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi UMKM di komunitas perkotaan. Pemberdayaan ekonomi dalam konteks ini merujuk pada peningkatan pendapatan, keberlanjutan bisnis, dan kemampuan UMKM untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi digital perkotaan. Pemahaman peran ini sangat penting karena UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan ketahanan ekonomi lokal di wilayah perkotaan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana adopsi platform pemasaran digital berkontribusi pada pertumbuhan penjualan, keterlibatan pelanggan, dan pengembangan bisnis UMKM. Temuan menunjukkan bahwa pemasaran digital tidak hanya meningkatkan kinerja bisnis tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme untuk pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih luas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital memainkan peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di komunitas perkotaan.Temuan menunjukkan bahwa adopsi pemasaran digital memungkinkan UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan keterlibatan pelanggan, mengurangi biaya operasional dan promosi, serta meningkatkan keberlanjutan bisnis secara keseluruhan.Hasil ini menunjukkan bahwa pemasaran digital berkontribusi tidak hanya pada peningkatan kinerja penjualan tetapi juga pada ketahanan ekonomi jangka panjang UMKM di lingkungan perkotaan.Dari perspektif sosial-ekonomi, pemasaran digital mendukung pemberdayaan dengan meningkatkan otonomi, kepercayaan, dan kapasitas adaptasi pelaku UMKM dalam ekonomi digital perkotaan.UMKM yang secara aktif mengelola saluran pemasaran digital memperoleh kendali lebih besar atas harga, promosi, dan hubungan pelanggan, sehingga mengurangi ketergantungan pada perantara dan struktur pemasaran tradisional.Namun, efektivitas pemasaran digital sebagai instrumen pemberdayaan dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti literasi digital, akses teknologi, dan dukungan institusional.Keterbatasan keterampilan digital dan kurangnya perencanaan strategis tetap menjadi tantangan bagi sebagian UMKM.Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, dan agen dukungan bisnis sangat penting untuk memberikan pelatihan berkelanjutan, mentoring, dan kebijakan pendukung guna memastikan transformasi digital yang berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan digital yang disediakan pemerintah terhadap peningkatan literasi digital UMKM. Selain itu, studi tentang efektivitas strategi pemasaran digital berbeda di sektor-sektor perkotaan berbeda juga relevan. Penelitian lebih lanjut juga perlu menggali peran dukungan institusional dalam mengatasi kesenjangan digital untuk UMKM, seperti kebijakan insentif atau program mentorship. Penelitian kuantitatif atau pendekatan campuran dapat digunakan untuk mengukur dampak jangka panjang adopsi pemasaran digital di berbagai konteks perkotaan. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengembangan model pemasaran digital yang inklusif untuk meningkatkan partisipasi UMKM di ekonomi digital. Penelitian juga dapat membandingkan perbedaan penggunaan platform pemasaran digital antar daerah perkotaan dengan tingkat kesiapan digital yang berbeda. Studi tentang keterkaitan antara pemasaran digital dan inovasi produk UMKM juga menarik. Penelitian bisa mengevaluasi dampak kebijakan pemerintah terhadap pengadopsian teknologi digital oleh UMKM. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran komunitas digital dalam membangun jaringan dukungan untuk UMKM. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh budaya konsumen perkotaan terhadap strategi pemasaran digital UMKM juga layak dikaji.
| File size | 303.25 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IOCSIOCS Bank di Indonesia seringkali memilih lebih untuk meminjamkan modalnya kepada masyarakat menengah ke atas ketimbang menengah ke bawah. Karena itulah tidakBank di Indonesia seringkali memilih lebih untuk meminjamkan modalnya kepada masyarakat menengah ke atas ketimbang menengah ke bawah. Karena itulah tidak
KALBISKALBIS Penelitian ini mengembangkan Model 10P, yaitu kerangka konseptual yang memperluas bauran pemasaran tradisional menjadi sepuluh dimensi—Process, Partnership,Penelitian ini mengembangkan Model 10P, yaitu kerangka konseptual yang memperluas bauran pemasaran tradisional menjadi sepuluh dimensi—Process, Partnership,
KALBISKALBIS Nilai mean tertinggi menunjukkan bahwa Attractiveness menjadi faktor dominan dalam mendorong perilaku pembelian impulsif, sedangkan nilai mean terendahNilai mean tertinggi menunjukkan bahwa Attractiveness menjadi faktor dominan dalam mendorong perilaku pembelian impulsif, sedangkan nilai mean terendah
JOMPARNDJOMPARND Kelompok Bahari Jaya adalah kelompok yang menjadi mitra sasaran dalam pelaksanaan PKM ini yang beranggotakan 10 orang. Masalah prioritas adalah anggotaKelompok Bahari Jaya adalah kelompok yang menjadi mitra sasaran dalam pelaksanaan PKM ini yang beranggotakan 10 orang. Masalah prioritas adalah anggota
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Temuan awal menunjukkan bahwa meskipun kredit dari KSP dapat menjadi solusi keuangan jangka pendek, dampaknya kompleks. Di satu sisi, kredit dapat meningkatkanTemuan awal menunjukkan bahwa meskipun kredit dari KSP dapat menjadi solusi keuangan jangka pendek, dampaknya kompleks. Di satu sisi, kredit dapat meningkatkan
UNJANIUNJANI Iran merespons dengan diversifikasi ekspor, memperkuat hubungan bilateral terutama dengan negara-negara Asia, dan menerapkan strategi inovatif sepertiIran merespons dengan diversifikasi ekspor, memperkuat hubungan bilateral terutama dengan negara-negara Asia, dan menerapkan strategi inovatif seperti
STT SUSTT SU Penulis melakukan analisis dan menyajikan secara deskriptif, sehingga membentuk kerangka konseptual sebagai acuan bagi para gembala. Hasil yang ditemukanPenulis melakukan analisis dan menyajikan secara deskriptif, sehingga membentuk kerangka konseptual sebagai acuan bagi para gembala. Hasil yang ditemukan
STT SUSTT SU Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter cinta damai merupakan upaya mewujudkan gereja yang sehat. Fakta yang terjadi di dalam jemaat bahwa adanyaHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter cinta damai merupakan upaya mewujudkan gereja yang sehat. Fakta yang terjadi di dalam jemaat bahwa adanya
Useful /
KALBISKALBIS Representasi ini menggeser stereotipe lama menjadi citra positif yang modern namun tetap berakar pada budaya lokal. Temuan ini menegaskan peran strategisRepresentasi ini menggeser stereotipe lama menjadi citra positif yang modern namun tetap berakar pada budaya lokal. Temuan ini menegaskan peran strategis
UNIPASBYUNIPASBY Metode ini berkembang sebagai solusi bagi masyarakat perkotaan atau mereka yang memiliki keterbatasan lahan. Budidaya ikan lele dalam ember yang dipadukanMetode ini berkembang sebagai solusi bagi masyarakat perkotaan atau mereka yang memiliki keterbatasan lahan. Budidaya ikan lele dalam ember yang dipadukan
UWGMUWGM Ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap, kontrol diri, pola asuh permisif ibu, konformitas teman sebaya, dan ketersediaan rokok dengan perilaku merokok.Ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap, kontrol diri, pola asuh permisif ibu, konformitas teman sebaya, dan ketersediaan rokok dengan perilaku merokok.
UWGMUWGM Jumlah kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Wonosobo saat ini (Mei 2020) berjumlah 64 kasus. Untuk itu diperlukan upaya pemutusan rantai penularanJumlah kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Wonosobo saat ini (Mei 2020) berjumlah 64 kasus. Untuk itu diperlukan upaya pemutusan rantai penularan