STT SUSTT SU
PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera UtaraTulisan ini bertujuan untuk membahas penyelesaian masalah di jemaat Karvari Sungai Lawang karena perbedaan dukungan dalam pemilihan kepala desa yang mengakibatkan masalah terjadi sehingga berpengaruh kepada hubungan pribadi sebagai anggota jemaat. Nilai karakter cinta damai adalah sikap yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kedamaian dan tidak suka menimbulkan pertengkaran dengan orang lain. Subyek penelitian adalah Gereja Kemah Injil Indonesia jemaat Kalvari Sungai Lawang Daerah Ketungau Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang dipakai adalah kualitatif. Data diambil dengan teknik wawancara dan hasilnya dipaparkan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter cinta damai merupakan upaya mewujudkan gereja yang sehat. Fakta yang terjadi di dalam jemaat bahwa adanya sikap tidak suka terhadap satu dengan yang lain, hubungan yang tidak harmonis diantara anggota jemaat dan tidak jarang juga terjadi permusuhan antara satu dengan yang lainnya. Artikel ini membahas implementasi nilai karakter cinta damai yang di dalamnya setiap anggota jemaat memiliki sikap cinta damai terhadap satu dengan yang lain sehingga persoalan yang terjadi dapat diselesaikan sehingga apa yang menjadi harapan dan cita-cita bersama terwujud yaitu menjadi gereja yang sehat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter cinta damai sangat penting untuk mewujudkan gereja yang sehat, khususnya dalam mengatasi masalah internal jemaat Kalvari Sungai Lawang yang dipicu oleh perbedaan dukungan Pilkades.Karakter ini terwujud dalam sikap peduli kedamaian, menjauhi pertengkaran, dan membangun hubungan baik yang didasari kasih Kristus, sehingga menciptakan lingkungan jemaat yang rukun dan menyatukan.Gereja yang sehat dengan anggota yang aktif melayani dan saling mengasihi akan tumbuh secara alami, baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun organisasi, mencapai pertumbuhan holistik.
Melihat temuan mengenai pentingnya karakter cinta damai dalam mewujudkan gereja yang sehat, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi kuantitatif yang lebih luas, tidak hanya pada satu jemaat saja, guna menguji seberapa efektif program-program pendidikan karakter cinta damai dalam mencegah atau menyelesaikan konflik di berbagai gereja dengan konteks sosial dan demografi yang berbeda. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi praktik terbaik yang bisa direplikasi secara lebih luas. Misalnya, pertanyaan penelitian bisa berfokus pada: Bagaimana korelasi antara intensitas pengajaran nilai cinta damai dengan tingkat kohesi sosial dan spiritualitas jemaat di gereja-gereja perkotaan dan pedesaan? Kedua, mengingat adanya pembahasan tentang era digitalisasi di bagian pendahuluan, sebuah penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dan media sosial memengaruhi dinamika konflik atau perdamaian di dalam gereja. Kita bisa meneliti: Apakah penggunaan platform digital oleh gereja berkontribusi pada peningkatan atau penurunan polarisasi pandangan di antara anggotanya, dan bagaimana cara gereja dapat memanfaatkan alat digital untuk memperkuat persatuan dan nilai cinta damai? Ini relevan untuk memahami tantangan kontemporer yang dihadapi gereja. Terakhir, studi mendalam mengenai peran kepemimpinan gereja pasca-konflik juga sangat diperlukan. Penelitian kualitatif tambahan bisa menyoroti: Model kepemimpinan seperti apa yang paling efektif dalam memulihkan kerukunan dan membangun kembali kepercayaan di antara anggota jemaat yang terlibat konflik, dan bagaimana para pemimpin gereja dapat mengembangkan kapasitas mereka sebagai agen rekonsiliasi? Studi ini dapat mengidentifikasi kompetensi spesifik yang dibutuhkan pemimpin gereja untuk menavigasi dan meredakan ketegangan, sehingga gereja dapat kembali bertumbuh secara holistik.
| File size | 446.75 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
KALBISKALBIS Hasilnya, Model 10P terbukti mampu menjadi instrumen diagnostik bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasiHasilnya, Model 10P terbukti mampu menjadi instrumen diagnostik bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi
KALBISKALBIS Digital narrative dari program Ekspedisi Patriot di Teluk Wondama dapat dibangun melalui strategi Shape, Share, dan Showcase. Strategi ini dapat membantuDigital narrative dari program Ekspedisi Patriot di Teluk Wondama dapat dibangun melalui strategi Shape, Share, dan Showcase. Strategi ini dapat membantu
KALBISKALBIS Implikasinya dikembangkan bagi para pemasar, perusahaan, dan pembuat kebijakan yang ingin membangun model bisnis yang tangguh, terutama di lingkungan denganImplikasinya dikembangkan bagi para pemasar, perusahaan, dan pembuat kebijakan yang ingin membangun model bisnis yang tangguh, terutama di lingkungan dengan
KALBISKALBIS Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel responden yang secara sukarela ikut serta dalam penelitian ini (self-selection). Hasil uji-tPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel responden yang secara sukarela ikut serta dalam penelitian ini (self-selection). Hasil uji-t
STT SUSTT SU Dalam kondisi dunia yang sedang sakit dengan berbagai masalahnya, khususnya terkait pandemi Covid-19, gereja tidak bisa tinggal diam atau bersikap pasif.Dalam kondisi dunia yang sedang sakit dengan berbagai masalahnya, khususnya terkait pandemi Covid-19, gereja tidak bisa tinggal diam atau bersikap pasif.
STT SUSTT SU Salah satu tanda gereja yang sehat dapat dilihat dari para pelayan gereja. Pemaknaan kata huperetes dalam 1 Korintus 4. 1a menawarkan model pelayan atauSalah satu tanda gereja yang sehat dapat dilihat dari para pelayan gereja. Pemaknaan kata huperetes dalam 1 Korintus 4. 1a menawarkan model pelayan atau
STT SUSTT SU Untuk tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Penelusuran tentang ciri-ciri gereja yang sehat dapat memberikan pemahaman bahwaUntuk tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Penelusuran tentang ciri-ciri gereja yang sehat dapat memberikan pemahaman bahwa
STT SUSTT SU Saul dipilih atau mendapat panggilan menjadi pemimpin, tetapi tidak diimbangi dengan karakter yang baik, kehidupan spiritualitasnya buruk, serta gagalSaul dipilih atau mendapat panggilan menjadi pemimpin, tetapi tidak diimbangi dengan karakter yang baik, kehidupan spiritualitasnya buruk, serta gagal
Useful /
UNKRISWINAUNKRISWINA Serta dua regulasi yaitu Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan belumSerta dua regulasi yaitu Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan belum
STT SUSTT SU Musik dalam acara peribadatan gereja begitu penting. Pelayanan gerejawi begitu membutuhkan kehadiran musik yang adalah bagian yang mendominasi dalam pujianMusik dalam acara peribadatan gereja begitu penting. Pelayanan gerejawi begitu membutuhkan kehadiran musik yang adalah bagian yang mendominasi dalam pujian
STT SUSTT SU Melayani adalah mandat Agung dari Allah yang harus dilakukan setiap orang yang sudah percaya Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:19-20). Hal ini sejalan denganMelayani adalah mandat Agung dari Allah yang harus dilakukan setiap orang yang sudah percaya Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:19-20). Hal ini sejalan dengan
STT SUSTT SU Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap bertambahnya pengertian dan pengalaman bagi peneliti secara pribadi dan diharapkan bermanfaatPenelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap bertambahnya pengertian dan pengalaman bagi peneliti secara pribadi dan diharapkan bermanfaat