UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Kesadaran dan kepedulian untuk menangani sampah oleh masyarakat desa Sambilawang terlihat masih sangat rendah. Kebiasaan membuang sampahnya langsung ke sungai tanpa memikirkan bertumpuknya sampah dan pencemaran di badan air tersebut akibat sampah yang mereka buang. Hal tersebut tentu akan ditiru oleh anak-anak sebagai generasi penerus sehingga permasalahan sampah ini menjadi masalah yang tidak pernah terselesaikan. Sampah dihasilkan setiap rumah tangga dalam kegiatan setiap harinya, karena segala kegiatan yang dilakukan seperti memasak, makan, mencuci dan lain-lain dapat memproduksi sampah. Dengan pengelolaan yang baik, sampah merupakan sumber daya yang dapat digunakan kembali. Sampah organik masih bisa digunakan untuk pupuk kompos sedangkan sampah anorganik dapat digunakan kembali, didaur ulang, atau dijual. Program penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga Desa Sambilawang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa dalam pemilahan sampah oganik dan non-organik agar bernilai ekonomis dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini juga membagikan tempat sampah sesuai jenisnya dan di letakan di beberapa titik di Desa Sambilawang.

Kegiatan penyuluhan pemilahan dan kegiatan pembagian tempat sampah di Desa Sambilawang pada tanggal 1 Juni 2025 bisa dikatakan berhasil dengan indikator sebagai berikut.Meningkatnya pemahaman masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga (IRT) tentang pemilahan sampah organik dan anorganik sebanyak 89%.Tersebarnya tempat sampah organik dan anorganik di titik-titik strategis pembuangan sampah berdasarkan jenis di desa Sambilawang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program penyuluhan dalam jangka panjang, dengan mengukur perubahan perilaku masyarakat dalam pemilahan sampah secara berkala. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan sampah terpadu di desa, yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah desa, dan sektor swasta. Ketiga, penting untuk meneliti potensi pemanfaatan sampah organik dan anorganik sebagai sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat desa, misalnya melalui pengembangan usaha daur ulang atau produksi pupuk kompos skala rumah tangga.

Read online
File size377.44 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test