UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Masalah sampah hingga kini masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan dan berdampak serius lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah, baik dampak langsung maupun tidak langsung, menjadi salah satu penyebab utama dari semakin memburuknya kondisi ini. Jika tidak ditangani secara tepat dan berkelanjutan, dampak negatif yang ditimbulkan akan semakin meluas. Salah satu upaya strategis dalam mengatasi permasalahan ini adalah melalui edukasi yang intensif kepada berbagai kalangan, mulai dari remaja, dewasa, hingga orang tua. Kegiatan pembekalan dan sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan sadar sampah tingkat sekolah melalui pemahaman terkait isu lingkungan serta sosialisasi tindakan tepat dalam penanganan sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 7 Kota Serang. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa-siswi mengenai isu lingkungan sebagai salah satu isu global terutama mengenai masalah sampah. Selain itu, siswa-siswa menjadi paham dari adanya simulasi pilah sampah dan pendampingan instentif pada tindakan penanganan sampah melalui penerapan prinsip 3R (reuse, recycle dan reduce). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim KKM kelompok 14 tahun 2025 Universitas Serang Raya di SMKN 7 Kota Serang menunjukkan antusiasme dari pihak sekolah dan adanya peningkatan pemahaman siswa-siswi mengenai isu lingkungan terutama mengenai masalah sampah dan pengelolaan sampah yang baik serta paham bagaimana membuat pupuk kompos dari bahan organik.Selain itu, penerapan konsep reuse pada sampah botol plastik air mineral menjadi media tanam sayur.Sebelumnya program bank sampah yang berkolaborasi dengan bank sampah digital masuk dalam perencanaan kegiatan pengabdian oleh tim namun karena tidak ditemukan jadwal yang tepat dari pihak bank sampah digital dan waktu pelaksanaan KKM yang terbatas maka tim KKM hanya dapat membuka networking antara pihak sekolah dengan bank sampah digital yang kemudian kedepan diharapkan dapat di follow up oleh kedua pihak.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program Sekolah Sadar Sampah dalam jangka panjang, dengan mengukur perubahan perilaku siswa dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bank sampah digital yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan sampah sekolah, untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi pengelolaan sampah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan sampah organik selain menjadi pupuk kompos, seperti biogas atau pakan ternak, untuk meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan program pengelolaan sampah.

Read online
File size555.87 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test