UNSERAUNSERA
Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian MasyarakatKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dasar melalui pendampingan dan kemitraan dengan bank sampah, termasuk inovasi bank sampah digital. Analisis situasi menunjukkan bahwa sekolah dasar mitra menghadapi permasalahan dalam pemilahan dan pengolahan sampah, sehingga diperlukan solusi berbasis partisipatory yang diperkuat dengan pendekatan teknologi. Metode pelaksanaan mencakup dua komponen utama: (1) pendampingan konvensional melalui sosialisasi, pelatihan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan pembentukan tim pengelola sampah; (2) penerapan sistem bank sampah dengan bekerja sama untuk memfasilitasi pencatatan, penimbangan, dan manajemen transaksi sampah yang profitable. Inovasi bank sampah digital menawarkan beberapa keunggulan, antara lain: sistem pencatatan real-time yang terintegrasi, transparansi nilai ekonomi sampah, serta mekanisme tabungan digital bagi sekolah. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekolah, tetapi juga menciptakan model berkelanjutan yang dapat direplikasi di institusi pendidikan lain.
Program pendampingan pengelolaan sampah di SDN Ketileng 2 Cilegon menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan warga sekolah.Peningkatan pemahaman siswa, guru, dan staf sekolah tentang pemilahan sampah mencapai 90% setelah intervensi dilakukan.Selain itu, penyediaan sarana prasarana berupa tempat sampah terpilah serta terbentuknya kemitraan strategis dengan bank sampah lokal menjadi fondasi penting untuk pengelolaan sampah yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efektivitas model bank sampah digital di berbagai jenis sekolah dengan karakteristik yang berbeda, seperti sekolah di daerah pedesaan atau sekolah dengan tingkat ekonomi yang berbeda. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi bank sampah digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman siswa, serta melibatkan peran aktif orang tua dan masyarakat sekitar. Modul pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi seluruh elemen sekolah dalam pengelolaan sampah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi lain, seperti aplikasi mobile atau platform media sosial, untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah, serta memantau dan mengevaluasi kinerja program pengelolaan sampah secara berkala. Dengan demikian, program pengelolaan sampah dapat menjadi lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
- Edukasi Ekonomi Sirkular: Solusi Pengelolaan Sampah Yang Ramah Lingkungan Dan Berdayaguna | Jurnal Pengabdian... greenpub.org/JPMPT/article/view/528Edukasi Ekonomi Sirkular Solusi Pengelolaan Sampah Yang Ramah Lingkungan Dan Berdayaguna Jurnal Pengabdian greenpub JPMPT article view 528
- Revitalisasi Bank Sampah Sekolah dalam Mendesain Model Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Teknologi... doi.org/10.21009/sarwahita.191.13Revitalisasi Bank Sampah Sekolah dalam Mendesain Model Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Teknologi doi 10 21009 sarwahita 191 13
- Kolaborasi Sekolah Dengan Bank Sampah Sekar Gendis Dalam Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Siswa... journal.unilak.ac.id/index.php/nia/article/view/19989Kolaborasi Sekolah Dengan Bank Sampah Sekar Gendis Dalam Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Siswa journal unilak ac index php nia article view 19989
| File size | 548.25 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIRAUNDIRA Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta anggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi permasalahanRendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta anggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi permasalahan
BERUGAKBACABERUGAKBACA Metode yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah implementasi. Implementasi/penerapan teknologi tungku pembakaran (insinerator) digunakan untuk mengurangiMetode yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah implementasi. Implementasi/penerapan teknologi tungku pembakaran (insinerator) digunakan untuk mengurangi
JOURNALSJOURNALS Namun, banyak kelompok serupa yang menghadapi tantangan keberlanjutan karena lemahnya kepemimpinan, partisipasi rendah, dan kurangnya dukungan eksternal.Namun, banyak kelompok serupa yang menghadapi tantangan keberlanjutan karena lemahnya kepemimpinan, partisipasi rendah, dan kurangnya dukungan eksternal.
STAIDHISTAIDHI Rekomendasi kegiatan lanjutan mencakup uji mutu laboratorium, penyusunan model bisnis sederhana, serta pendampingan teknis untuk penyempurnaan formulasi,Rekomendasi kegiatan lanjutan mencakup uji mutu laboratorium, penyusunan model bisnis sederhana, serta pendampingan teknis untuk penyempurnaan formulasi,
UNIRAYAUNIRAYA Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahap: identifikasi masalah lingkungan, lokakarya edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal, aksi bersihKegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahap: identifikasi masalah lingkungan, lokakarya edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal, aksi bersih
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Diarrhea remains a major public health issue in Indonesia, particularly affecting elementary school-aged children due to their developing immune systemsDiarrhea remains a major public health issue in Indonesia, particularly affecting elementary school-aged children due to their developing immune systems
UNSERAUNSERA Program pengabdian masyarakat ini berhasil membuktikan efektivitas integrasi projek P5 dengan pelatihan pembuatan eco enzim dalam mengurangi sampah organikProgram pengabdian masyarakat ini berhasil membuktikan efektivitas integrasi projek P5 dengan pelatihan pembuatan eco enzim dalam mengurangi sampah organik
ALFARABIALFARABI Meskipun demikian, supervisi yang bersifat reflektif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan guru terbukti meningkatkan kompetensi guru dan efektivitasMeskipun demikian, supervisi yang bersifat reflektif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan guru terbukti meningkatkan kompetensi guru dan efektivitas
Useful /
BERUGAKBACABERUGAKBACA Optimalisasi hasil program memerlukan peningkatan pengelolaan sumber daya, termasuk penambahan koleksi buku dan peningkatan kompetensi guru. Siswa perluOptimalisasi hasil program memerlukan peningkatan pengelolaan sumber daya, termasuk penambahan koleksi buku dan peningkatan kompetensi guru. Siswa perlu
BERUGAKBACABERUGAKBACA Secara keseluruhan, penerapan experiential learning berbasis animasi terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan,Secara keseluruhan, penerapan experiential learning berbasis animasi terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan,
UNSERAUNSERA Metode komposting ini terbukti efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan bersih dan berkelanjutan di Pondok Pesantren Bait Et Tauhied karena dapatMetode komposting ini terbukti efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan bersih dan berkelanjutan di Pondok Pesantren Bait Et Tauhied karena dapat
UNSERAUNSERA Adanya pendekatan yang kreatif dan aplikatif, program ini berhasil mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah anorganik serta mendorongAdanya pendekatan yang kreatif dan aplikatif, program ini berhasil mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan sampah anorganik serta mendorong