UNAIRUNAIR
Jurnal Ilmiah Perikanan dan KelautanJurnal Ilmiah Perikanan dan KelautanDaerah aliran sungai Serayu merupakan wilayah penting di Indonesia, di mana limpasan pertanian berkontribusi pada peningkatan nutrien di sungai. Penelitian ini bersifat inovatif karena merupakan analisis pertama mengenai distribusi spatio-temporal nitrat dan fosfat di Sungai Serayu selama tiga tahun (2021–2023). Tujuan penelitian adalah mendukung pengelolaan DAS yang berkelanjutan dengan memeriksa dinamika nutrien serta korelasinya dengan parameter lingkungan seperti oksigen terlarut (DO), pH, total padatan tersuspensi (TSS), dan demand oksigen kimia (COD). Pengambilan sampel air dilakukan di 15 stasiun yang mencakup bagian hulu, tengah, dan hilir. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan PAST 4.03 dengan penerapan Analisis Komponen Utama (PCA) serta metode biplot. Hasil menunjukkan konsentrasi nitrat tertinggi di hilir pada tahun 2021, namun berpindah ke hulu pada tahun 2022–2023, kemungkinan disebabkan oleh dekomposisi bahan organik. Konsentrasi fosfat tetap tertinggi di daerah tengah sepanjang periode, terkait dengan aktivitas domestik dan penggunaan lahan. Konsentrasi nitrat berfluktuasi secara musiman, terutama selama musim hujan, sedangkan fosfat relatif stabil. Pemetaan spasial menyoroti perubahan dinamis nitrat di Banjarnegara dan Cilacap, sementara distribusi fosfat lebih seragam. Analisis korelasi mengungkapkan nitrat berhubungan dengan TSS dan COD pada tahun 2021, tidak signifikan pada tahun 2022, dan berhubungan dengan pH pada tahun 2023. Fosfat secara konsisten berkorelasi dengan COD dan pH. Temuan ini menegaskan bahwa faktor alami dan antropogenik keduanya memengaruhi variabilitas nutrien di DAS Serayu, serta menekankan urgensi pengelolaan terpadu untuk mengendalikan pencemaran nutrien dan melindungi kualitas air.
Penelitian ini mengungkap dinamika spatio‑temporal nitrat dan fosfat di DAS Serayu selama 2021–2023 serta korelasinya dengan parameter lingkungan melalui analisis komponen utama (PCA).Fosfat tetap stabil namun tinggi di daerah tengah dan hilir akibat limpasan pertanian dan limbah domestik, sementara nitrat tinggi di wilayah hulu dan kawasan pemukiman padat seperti Kranji dan Banjaran, dengan nitrat berkorelasi positif dengan TSS dan fosfat dengan COD serta keduanya dipengaruhi oleh pH dan suhu.Temuan menekankan perlunya manajemen nutrien terarah, pemantauan rutin, dan tata kelola DAS berbasis masyarakat untuk mencegah eutrofikasi dan mempertahankan keseimbangan ekologi sungai.
Penelitian lanjutan diperlukan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika nutrien di DAS Serayu. Pertama, bagaimana pola distribusi musiman nitrat dan fosfat berubah bila periode pengamatan diperpanjang hingga satu dekade, sehingga memungkinkan identifikasi tren jangka panjang dan variabilitas ekstrem? Kedua, apakah perubahan tutupan lahan, terutama konversi lahan pertanian menjadi kawasan perkotaan, memengaruhi konsentrasi dan sumber utama nutrien, dan bagaimana hubungan tersebut dapat dimodelkan secara spasial? Ketiga, bagaimana interaksi antara komunitas mikroba perairan dengan siklus nitrat‑fosfat memengaruhi proses denitrifikasi dan mineralisasi organik pada musim hujan, serta apa implikasinya bagi strategi bioremediasi alami? Jawaban atas tiga pertanyaan tersebut akan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pengelolaan terpadu dan upaya mitigasi pencemaran nutrien di wilayah tersebut, yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- Effect of Fertilizer on Water Quality of Creeks over Time | Journal of Emerging Investigators. effect... doi.org/10.59720/20-163Effect of Fertilizer on Water Quality of Creeks over Time Journal of Emerging Investigators effect doi 10 59720 20 163
- Sebaran Nitrat (NO3) dan Fosfat (PO4) Di Perairan Karangsong Kabupaten Indramayu | Utami | Buletin Oseanografi... doi.org/10.14710/buloma.v5i1.11293Sebaran Nitrat NO3 dan Fosfat PO4 Di Perairan Karangsong Kabupaten Indramayu Utami Buletin Oseanografi doi 10 14710 buloma v5i1 11293
- Pola Sebaran Total Nitrogen dan Total Fosfat Akibat Aktivitas Disekitar Danau Sebedang Sambas | Kusnadi... doi.org/10.26418/jtllb.v11i1.57685Pola Sebaran Total Nitrogen dan Total Fosfat Akibat Aktivitas Disekitar Danau Sebedang Sambas Kusnadi doi 10 26418 jtllb v11i1 57685
| File size | 1.21 MB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisikokimia Cibuntu Pond sebagai dasar pengelolaan danau air tawar. Penelitian dilakukan pada SeptemberPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisikokimia Cibuntu Pond sebagai dasar pengelolaan danau air tawar. Penelitian dilakukan pada September
IPBIPB Hasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadiHasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadi
IPBIPB Penggabungan metropolitan Jakarta dan Bandung mempengaruhi perkembangan Kabupaten Cianjur. Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatanPenggabungan metropolitan Jakarta dan Bandung mempengaruhi perkembangan Kabupaten Cianjur. Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan
APTKLHIAPTKLHI Tingkat konvergensi antar pelaku kepentingan sebesar 96,1% dan tingkat divergensi sebesar 3,9%. Hasil ini menunjukkan potensi konflik yang relatif rendahTingkat konvergensi antar pelaku kepentingan sebesar 96,1% dan tingkat divergensi sebesar 3,9%. Hasil ini menunjukkan potensi konflik yang relatif rendah
IPBIPB Daya dukung diukur melalui koefisien regime aliran (Rc) dan koefisien aliran tahunan (Re). Hasil menunjukkan curah hujan tinggi (> 100 mm) selama sepuluhDaya dukung diukur melalui koefisien regime aliran (Rc) dan koefisien aliran tahunan (Re). Hasil menunjukkan curah hujan tinggi (> 100 mm) selama sepuluh
UNILAUNILA Data dianalisis kemudian digunakan untuk menghitung indeks keanekaragaman jenis, kesamarataan, dan kesamaan komunitas. Pengamatan dilakukan selama enamData dianalisis kemudian digunakan untuk menghitung indeks keanekaragaman jenis, kesamarataan, dan kesamaan komunitas. Pengamatan dilakukan selama enam
UNILAUNILA Deforestasi dan alih fungsi lahan merupakan salah satu dampak dari tingginya angka kelahiran dan urbanisasi yang mempengaruhi keadaan ekologis. KetidakseimbanganDeforestasi dan alih fungsi lahan merupakan salah satu dampak dari tingginya angka kelahiran dan urbanisasi yang mempengaruhi keadaan ekologis. Ketidakseimbangan
UNILAUNILA 062), sawah 7. 982 (p= 0. 082), serta kepadatan penduduk -8. 676 (p= 0. 000) terhadap PDRB di sektor pertanian. PDRB di sektor kehutanan dipengaruhi secara062), sawah 7. 982 (p= 0. 082), serta kepadatan penduduk -8. 676 (p= 0. 000) terhadap PDRB di sektor pertanian. PDRB di sektor kehutanan dipengaruhi secara
Useful /
UNSERAUNSERA Meskipun memiliki potensi pasar yang besar, UMKM ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dalam manajemen usaha, pemasaran digital, pencatatanMeskipun memiliki potensi pasar yang besar, UMKM ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dalam manajemen usaha, pemasaran digital, pencatatan
UNSERAUNSERA Hasilnya, siswa dapat memahami perbedaan jenis sampah organik, anorganik, dan berbahaya, serta mendaur ulang sampah menjadi kerajinan. Edukasi pemilahanHasilnya, siswa dapat memahami perbedaan jenis sampah organik, anorganik, dan berbahaya, serta mendaur ulang sampah menjadi kerajinan. Edukasi pemilahan
IAINPTKIAINPTK Studi ini memberi bukti bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor untuk kawasan terpencil dengan pengendalian emisi lanjutan.Studi ini memberi bukti bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor untuk kawasan terpencil dengan pengendalian emisi lanjutan.
IAINPTKIAINPTK Shahrūr menawarkan pembacaan kontemporer (qirāah al-muāshirah) yang menggunakan pendekatan historis-ilmiah dan linguistik untuk merekonstruksi fikihShahrūr menawarkan pembacaan kontemporer (qirāah al-muāshirah) yang menggunakan pendekatan historis-ilmiah dan linguistik untuk merekonstruksi fikih