UNAIRUNAIR
Jurnal Ilmiah Perikanan dan KelautanJurnal Ilmiah Perikanan dan KelautanPenelitian ini memberikan informasi pertama tentang parameter populasi Karumballichirus karumba. Sebanyak 902 sampel K. karumba dikumpulkan, terdiri atas 412 ekor jantan dan 490 ekor betina. Parameter von Bertalanffy diperkirakan menghasilkan panjang asimtotik L∞ (mm): jantan = 44,21, betina = 42,8, dan gabungan = 44; faktor kondisi alometrik negatif, laju pertumbuhan K (tahun⁻¹): jantan = 0,58, betina = 0,67, dan gabungan = 0,9. Indeks performa pertumbuhan (ϕ): jantan = 3,05, betina = 3,08, gabungan = 3,24. Tingkat mortalitas alami M (tahun⁻¹): jantan = 0,7, betina = 0,8, gabungan = 1; tingkat mortalitas penangkapan F (tahun⁻¹): jantan = 1,57, betina = 2,89, gabungan = 3,12. Tingkat eksploitasi saat ini sedikit lebih tinggi daripada tingkat eksploitasi optimal = 0,5, menunjukkan perlunya regulasi penangkapan agar berkelanjutan. Ukuran pertama kali tertangkap masih di bawah setengah L∞, sehingga peluang reproduksi K. karumba terjamin, dan dalam hal pemanfaatan termasuk dalam kategori penangkapan berkelanjutan. Perkiraan umur hidup K. karumba adalah 4–6 tahun. Reproduksi terjadi secara berkelanjutan tiap bulan, ditunjukkan oleh temuan betina ovigerus. Rekrutmen tertinggi terjadi pada bulan Januari dan November. Analisis yield‑per‑recruit (YPR) menunjukkan nilai Fcur = 3,12 tahun⁻¹ pada populasi yang diperkirakan lebih rendah daripada Fmax = 5 tahun⁻¹ dan di atas F05 = 1,99 tahun⁻¹ serta F01 = 1,8 tahun⁻¹.
karumba di zona intertidal Selat Madura menunjukkan pertumbuhan alometrik negatif dan laju pertumbuhan lambat (0,5–0,9 th⁻¹).Meskipun tingkat eksploitasi (E = 0,75) melebihi optimum (Eopt = 0,5), panjang pada penangkapan (L50) masih lebih besar dari setengah L∞, menandakan populasi masih berkelanjutan.Rekrutmen terjadi sepanjang tahun dengan persentase bulanan 8–10%.
Penelitian selanjutnya sebaiknya mempelajari pengaruh variabel lingkungan seperti suhu air dan kandungan bahan organik terhadap laju pertumbuhan K. karumba dengan melakukan pemantauan jangka panjang di zona intertidinal Selat Madura; selanjutnya, analisis keragaman genetik dan struktur populasi K. karumba di seluruh wilayah Selat Madura dan daerah sekitarnya diperlukan untuk menilai tingkat aliran gen dan mengidentifikasi unit manajemen yang relevan; terakhir, evaluasi efektivitas penggunaan alat tangkap selektif berdasarkan ukuran dan penerapan penutupan temporer pada musim rekrutmen dapat membantu menurunkan mortalitas penangkapan serta meningkatkan keberhasilan rekrutmen, sehingga mendukung kelestarian sumber daya udang hantu ini.
- Historical Extinctions in the Sea | Annual Reviews. historical extinctions sea annual reviews review... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev.ecolsys.30.1.515Historical Extinctions in the Sea Annual Reviews historical extinctions sea annual reviews review annualreviews content journals 10 1146 annurev ecolsys 30 1 515
- Population Characteristics of the Mud Shrimp Upogebia major (De Haan, 1841) (Decapoda: Gebiidea: Upogebiidae)... mdpi.com/2077-1312/11/12/2304Population Characteristics of the Mud Shrimp Upogebia major De Haan 1841 Decapoda Gebiidea Upogebiidae mdpi 2077 1312 11 12 2304
- Fisheries Management and Ecology | Aquatic Biology Journal | Wiley Online Library. fisheries management... doi.org/10.1111/fme.12232Fisheries Management and Ecology Aquatic Biology Journal Wiley Online Library fisheries management doi 10 1111 fme 12232
- The Society for Conservation Biology. society conservation biology skip article content information journals... doi.org/10.1046/j.1523-1739.1999.97447.xThe Society for Conservation Biology society conservation biology skip article content information journals doi 10 1046 j 1523 1739 1999 97447 x
- A new classification of Callianassidae and related families (Crustacea: Decapoda: Axiidea) derived from... museumsvictoria.com.au/collections-research/journals/memoirs-of-museum-victoria/volume-78-2019/pages-73-146A new classification of Callianassidae and related families Crustacea Decapoda Axiidea derived from museumsvictoria au collections research journals memoirs of museum victoria volume 78 2019 pages 73 146
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas teknis, pemahaman ekologis, dan perubahan perilaku para pemburu lebah menuju praktik pemanenanHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas teknis, pemahaman ekologis, dan perubahan perilaku para pemburu lebah menuju praktik pemanenan
UGMUGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis intrapopulasi tidak menunjukkan keragaman genetik, sedangkan analisis interpopulasi dengan populasi Hong KongHasil penelitian menunjukkan bahwa analisis intrapopulasi tidak menunjukkan keragaman genetik, sedangkan analisis interpopulasi dengan populasi Hong Kong
UNAIRUNAIR 032 gambar), dan set uji 10% (2. 033 gambar). Pola klasifikasi dianalisis menggunakan matriks kebingungan dan metrik standar seperti akurasi, presisi,032 gambar), dan set uji 10% (2. 033 gambar). Pola klasifikasi dianalisis menggunakan matriks kebingungan dan metrik standar seperti akurasi, presisi,
UNAIRUNAIR This study used the environmental DNA (eDNA) metabarcoding method to identify the diversity of molluscs in the coastal ecosystem of Mandalika, CentralThis study used the environmental DNA (eDNA) metabarcoding method to identify the diversity of molluscs in the coastal ecosystem of Mandalika, Central
IAIHPANCORIAIHPANCOR Penelitian ini mengungkap hubungan erat antara tradisi lisan, budaya lokal, dan pendekatan ilmiah, sekaligus menegaskan peran Ayam Tembaga sebagai asetPenelitian ini mengungkap hubungan erat antara tradisi lisan, budaya lokal, dan pendekatan ilmiah, sekaligus menegaskan peran Ayam Tembaga sebagai aset
UNRAMUNRAM melaleuca terhadap habitatnya. melaleuca ditandai oleh sel bulliform dan mesofil berupa parenkim bunga karang. Jaringan pelepah terdiri dari sklerenkimmelaleuca terhadap habitatnya. melaleuca ditandai oleh sel bulliform dan mesofil berupa parenkim bunga karang. Jaringan pelepah terdiri dari sklerenkim
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Pada Faktor kedua, Dosis pupuk cair (K) terdiri: K1 = 50 ml, K2 = 100 ml, K3 = 150 ml. Variebel yang diamati adalah jumlah daun, luas daun, berat segarPada Faktor kedua, Dosis pupuk cair (K) terdiri: K1 = 50 ml, K2 = 100 ml, K3 = 150 ml. Variebel yang diamati adalah jumlah daun, luas daun, berat segar
UNIPAUNIPA Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap genotipe memiliki respon yang berbeda terhadap salinitas. Konsentrasi NaCl 4 gl-1, genotipe sudah mulai menunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa setiap genotipe memiliki respon yang berbeda terhadap salinitas. Konsentrasi NaCl 4 gl-1, genotipe sudah mulai menunjukkan
Useful /
STHBSTHB Analisis kasus-kasus lingkungan utama mengungkapkan kesenjangan yang konsisten antara kepastian hukum dan penegakan, karena denda lingkungan yang dibayarkanAnalisis kasus-kasus lingkungan utama mengungkapkan kesenjangan yang konsisten antara kepastian hukum dan penegakan, karena denda lingkungan yang dibayarkan
UNSERAUNSERA Program Edukasi Waste Management dalam Perspektif Gaya Hidup Islami merupakan upaya strategis untuk mengedukasi generasi muda, khususnya Muslim GenerasiProgram Edukasi Waste Management dalam Perspektif Gaya Hidup Islami merupakan upaya strategis untuk mengedukasi generasi muda, khususnya Muslim Generasi
UNIPAUNIPA Hasil analisis menunjukkan terdapat enam genotipe talas, empat di antaranya digolongkan sebagai Mapia dan dua lainnya sebagai Ifen Putih dan Ifen Ungu.Hasil analisis menunjukkan terdapat enam genotipe talas, empat di antaranya digolongkan sebagai Mapia dan dua lainnya sebagai Ifen Putih dan Ifen Ungu.
UNIPAUNIPA Parameter yang dievaluasi meliputi jenis batuan, kedalaman muka air tanah, kemiringan lereng, jarak ke sungai, panjang garis pantai, jarak ke bandara,Parameter yang dievaluasi meliputi jenis batuan, kedalaman muka air tanah, kemiringan lereng, jarak ke sungai, panjang garis pantai, jarak ke bandara,