UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Sampah adalah permasalahan global yang tak hanya dijumpai oleh sebagian atau sekelompok orang, namun sudah menjadi isu dunia. Sama halnya yang dijumpai di kota serang, masalah sampah juga menjadi fokus pemerintah. Penganggulangan sampah bisa dimulai dari kelompok terkecil yaitu dimulah dari rumah atau sekolah. Aksi nyata untuk mengatasi permasalahan sampah ialah dengan memilah sampah itu sendiri sesuai dengan kategorinya. Hal ini yang kelompok kami lakukan, pemilahan sampah ini kami terapkan Bersama dengan siswa dan siswa SMKN 6 Kota serang. Sampah yang dihasilkan oleh warga SMKN 6 Kota Serang dalam satu hari dapat dikategorikan banyak dan mayoritas sampah yang dihasilkan adalah sampah plastik bekas makanan dan sampah dedaunan. Oleh karena itu aksi nyata yang dilakukan adalah dengan memilah dan memeriksa sampah sesuai dengan kategorinya. Kami juga melihat kurangnya sarana untuk pemilahan sampah sehingga siswa juga kesulitan dalam kegiatan tersebut, untuk memfasilitasi kegiatan tersebut maka kami melaksanakan kegiatan pembuatan sampah organic dan non organic sehingga kegiatan pemilahan sampah dapat berjalan dengan baik.

Kesimpulan dari kegiatan yang dilakukan pada KKM Kelompok 20 adalah dengan kegiatan yang telah terlaksana diharapkan warga sekolah lebih paham dalam kegiatan pengelolaan sampah.Serta bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang senantiasa menjadi kebiasaan baik serta memberikan dampak positif pada lingkungan sekolah SMKN 6 Kota Serang.

Berdasarkan latar belakang permasalahan sampah yang signifikan di SMKN 6 Kota Serang, serta keterbatasan sarana pemilahan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai komposisi sampah yang dihasilkan di sekolah secara berkala, termasuk analisis kandungan bahan berbahaya dan potensi daur ulangnya. Hasil studi ini dapat menjadi dasar pengembangan program pengelolaan sampah yang lebih spesifik dan efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi sederhana dan ramah lingkungan untuk pengolahan sampah organik, seperti pembuatan kompos atau biogas, yang dapat dimanfaatkan kembali di lingkungan sekolah. Ketiga, penting untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa, guru, dan staf sekolah, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam program daur ulang dan pengurangan sampah.

Read online
File size408.14 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test