UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Sebagian Santri di Pondok Pesantren Modern Assaadah belum maksimal dalam melakukan pengelolaan sampah, terlihat dari belum adanya kegiatan pemisahan dan pengelolaan sampah organik dan sampah anorganik, dari ruang kamar hingga lingkungan pesantren belum adanya pemisahan secara maksimal. Jenis sampah yang mendominasi di lingkungan pesantren Modern Assaadah adalah sampah yang dapat terurai secara alami seperti sisa makanan santri, daun-daun, kayu dan ada juga sampah tidak terurai seperti sampah plastik. Eksisting sampah di lingkungan pesantren Assaadah sebagian dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah melalui truk pengangkut sampah, sebagian dibiarkan menumpuk dan dapat menyebabkan aroma tidak sedap, tercemar udara, tanah dan air serta berisiko terhadap kesehatan santri. Berdasarkan hal tersebut, Tim KKM 51 Universitas Serang Raya melalui kegiatan pengabdian masyarakat melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai gerakan pemilahan sampah serta pelatihan pengolahan kompos dari bahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung dengan pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman santri untuk menerapkan pemilahan sampah di kamar, asrama dan lingkungan pesantren, terlihat dari bertambahnya jumlah santri yang memanfaatkan tempat sampah terpilah sesuai jenisnya, yakni sebesar 74%.

Kegiatan pemberdayaan santri melalui gerakan pemanfaatan sampah di Pondok Pesantren Modern Assaadah berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman santri mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan.Hasil yang diperoleh menunjukkan perubahan signifikan dalam perilaku santri, dengan 74% santri mulai memisahkan sampah sesuai jenisnya dan 70% santri mulai mengolah sampah organik menjadi kompos.Meskipun demikian, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas pemilahan sampah yang memadai di beberapa area pesantren, sehingga diperlukan penambahan fasilitas dan penyuluhan berkelanjutan untuk mempertahankan kebiasaan baik ini.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi pengelolaan sampah berbasis komunitas di lembaga pendidikan serupa. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang program pemberdayaan santri dalam pengelolaan sampah perlu dilakukan untuk mengevaluasi keberlanjutan perubahan perilaku. Riset juga dapat menggali potensi pemanfaatan teknologi, seperti aplikasi digital, untuk meningkatkan efisiensi pemilahan sampah di lingkungan pesantren.

Read online
File size502.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test