STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI
Jurnal Pendidikan ModernJurnal Pendidikan ModernSalah satu tugas guru adalah melakukan strategi maupun menentukan media pembelajaran yang lebih tepat dan bisa menyesuaikan dengan karakteristik perkembangan siswa dalam belajar. Banyak sekali strategi pembelajaran yang telah digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Salah satu hal yang dapat dikembangkan adalah teknik permainan tradisional yang bisa menjadi ide untuk membantu siswa menguasai aspek atau materi yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok kelas eksperimen yang menggunakan metode permainan ular naga dengan kelompok kelas kontrol yang menggunakan lembar kegiatan siswa atau LKS, 2) untuk berapa besar peningkatan hasil belajar siswa antara kelompok kelas eksperimen yang menggunakan metode permainan tradisional ular naga dengan kelompok kelas kontrol yang menggunakan lembar kegiatan siswa atau LKS, 3) untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan permainan tradisional ular naga dalam peningkatan hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MI Maarif Kandangan Garung Wonosobo tahun ajaran 2022/2023 yang kemudian diambil dua kelas sebagai sampel, satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini berupa observasi, dokumentasi, tes yaitu berupa pretest dan posttest selain itu terdapat angket respon siswa dan dokumentasi. Uji hipotesis dalam penelitian ini adalah menggunakan Uji-t dan Uji Lanjut atau Uji-gain dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Hal ini dibuktikan dengan H0 ditolak dan Ha diterima dengan perolehan thitung sebesar 10.232 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 2.012. Sehingga thitung > ttabel yaitu 10,232 > 2,012. Kedua, sesuai dengan uji hipotesis dan N-gain terbukti bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan permainan tradisional ular naga. Nilai rata-rata untuk masing-masing kelas yaitu 50% atau 49.79 dan kelas kontrol 26% atau 26.09. Kemudian dari hasil angket respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan permaianan tradisional ular naga menemukan hasil yang baik, ini dibuktikan dengan presentase perindikator yang memperoleh nilai 88%, 83% dan 78%.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan permainan ular naga dengan kelas kontrol yang menggunakan LKS.Hal ini dibuktikan dengan penolakan H0 dan penerimaan Ha, dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5%.Peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih signifikan, dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 49.79%, dibandingkan kelas kontrol yang hanya 26.Penerapan permainan tradisional ular naga memperoleh respon positif dari siswa, dengan persentase ketertarikan, minat belajar, dan peningkatan hasil belajar masing-masing sebesar 88%, 82%, dan 78%.
Berdasarkan keterbatasan penelitian dan temuan yang ada, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan variasi permainan ular naga yang lebih spesifik untuk meningkatkan pemahaman siswa pada aspek-aspek tertentu dalam materi IPA, misalnya dengan menambahkan elemen kompetisi atau kerja sama tim yang lebih intens. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh permainan ular naga terhadap motivasi belajar siswa, terutama pada siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, sehingga dapat dirancang strategi pembelajaran yang lebih personal dan efektif. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas penerapan permainan ular naga pada mata pelajaran lain atau pada tingkat pendidikan yang berbeda, untuk melihat apakah manfaat yang sama dapat diperoleh dalam konteks yang lebih luas.
| File size | 270.67 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Respon siswa menunjukkan bahwa visual dan teks mudah dipahami, alur cerita jelas, serta mampu memicu rasa ingin tahu terhadap sejarah lokal. Dengan demikian,Respon siswa menunjukkan bahwa visual dan teks mudah dipahami, alur cerita jelas, serta mampu memicu rasa ingin tahu terhadap sejarah lokal. Dengan demikian,
PAPANDAPAPANDA Data angket dianalisis secara kuantitatif dan diinterpretasikan menggunakan kategori penilaian yang telah ditetapkan untuk menentukan kualitas produk.Data angket dianalisis secara kuantitatif dan diinterpretasikan menggunakan kategori penilaian yang telah ditetapkan untuk menentukan kualitas produk.
PAPANDAPAPANDA Selain itu, media dinilai sangat praktis dan positif oleh siswa dengan respon 82,57%, karena meningkatkan minat belajar serta menyediakan fitur interaktifSelain itu, media dinilai sangat praktis dan positif oleh siswa dengan respon 82,57%, karena meningkatkan minat belajar serta menyediakan fitur interaktif
JBASICJBASIC Dengan demikian, media AR layak dijadikan bagian dari strategi pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agarDengan demikian, media AR layak dijadikan bagian dari strategi pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar
UMMUBAUMMUBA Hasil menunjukkan bahwa media dinyatakan valid oleh para ahli, mendapat respon siswa dengan kategori praktis–sangat praktis, dan terbukti efektif meningkatkanHasil menunjukkan bahwa media dinyatakan valid oleh para ahli, mendapat respon siswa dengan kategori praktis–sangat praktis, dan terbukti efektif meningkatkan
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan beberapa respon siswa mengenai materi matematika pada e-modul dalam konteks materi bangun ruang sisiTujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan beberapa respon siswa mengenai materi matematika pada e-modul dalam konteks materi bangun ruang sisi
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pengelolaan pembelajaranSubjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pengelolaan pembelajaran
PRINPRIN Dan juga telah memenuhi kriteria sangat efektif yang ditinjau dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal, penggunaan waktu penelitian sesuai denganDan juga telah memenuhi kriteria sangat efektif yang ditinjau dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal, penggunaan waktu penelitian sesuai dengan
Useful /
JBASICJBASIC Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatifTeknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif
JBASICJBASIC Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas peserta didik dalam pembelajaran sains yang didominasi metode ceramah dan bersifat buku teks.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas peserta didik dalam pembelajaran sains yang didominasi metode ceramah dan bersifat buku teks.
UPMUPM Salah satunya pedagang grosir sebelumnya menyuplai barang yang banyak kini harus mengurangi jumlah barang yang disuplai. Sedangkan para pedagang eceranSalah satunya pedagang grosir sebelumnya menyuplai barang yang banyak kini harus mengurangi jumlah barang yang disuplai. Sedangkan para pedagang eceran
UPMUPM Koperasi diharapkan menjadi badan usaha yang tangguh dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendidikan PerkoperasianKoperasi diharapkan menjadi badan usaha yang tangguh dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendidikan Perkoperasian