COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL

Kolase : Jurnal Seni Rupa Dan DesainKolase : Jurnal Seni Rupa Dan Desain

Fenomena ketidaktahuan siswa sekolah dasar tentang tokoh sejarah lokal, khususnya sosok Guru Patimpus sebagai pendiri Kota Medan, mendorong perancangan komik edukatif cetak. Karya ini hadir untuk memantik rasa ingin tahu siswa melalui pendekatan visual naratif yang ringan dan mudah dipahami, dengan mengadaptasi peristiwa sejarah menjadi cerita visual. Metode penelitian meliputi observasi di SD Budi Mulia Medan, wawancara dengan guru, dan kajian literatur. Hasil implementasi menunjukkan respon positif, siswa aktif bertanya, antusias membaca, dan tertarik mengenal tokoh sejarah lokal setelah menggunakan komik. Cerita yang disajikan tidak hanya mengenalkan tokoh sejarah, tetapi juga menanamkan nilai empati, keberanian, dan semangat membangun yang relevan dengan kehidupan pembaca muda. Karya ini diharapkan mampu berpartisipasi terhadap fenomena dan menjadi alternatif media edukasi sejarah lokal yang relevan, komunikatif, mendorong ketertarikan, memperkuat literasi sejarah sejak dini serta mudah diterapkan di sekolah dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa komik Perjalanan Guru Patimpus Memberi Nama Kota Medan berhasil berfungsi sebagai media edukatif yang komunikatif bagi siswa sekolah dasar.Respon siswa menunjukkan bahwa visual dan teks mudah dipahami, alur cerita jelas, serta mampu memicu rasa ingin tahu terhadap sejarah lokal.Dengan demikian, karya ini dapat dipandang relevan sebagai intervensi sederhana untuk mengatasi fenomena ketidaktahuan siswa terhadap tokoh Guru Patimpus.Pentingnya tokoh lokal seperti Guru Patimpus terletak pada perannya sebagai pintu masuk pembelajaran sejarah, yang secara berjenjang menuntun siswa dari mengenal tokoh sejarah lokal, ke tokoh daerah, hingga tokoh nasional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas komik ini dalam jangka panjang, dengan membandingkan pemahaman sejarah lokal siswa yang menggunakan komik dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran tradisional. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mengembangkan komik serupa untuk tokoh-tokoh sejarah lokal lainnya di Sumatera Utara, sehingga memperkaya materi pembelajaran sejarah daerah. Ketiga, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan komik interaktif berbasis digital sebagai media pembelajaran sejarah lokal yang lebih menarik dan adaptif, dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan kesenjangan digital di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melestarikan dan mempromosikan sejarah lokal kepada generasi muda, serta meningkatkan minat baca dan pemahaman sejarah di kalangan siswa sekolah dasar.

Read online
File size571.76 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test